Ngawur.

Komposisi penganut agama di Malaysia menurut CIA, the world factbook: 

Muslim (or Islam - official) 60.4%, Buddhist 19.2%, Christian 9.1%, Hindu 6.3%, 
Confucianism, Taoism, other traditional Chinese religions 2.6%, other or 
unknown 1.5%, none 0.8% (2000 census)

Jadi suara Islam adalah mayoritas di Malaysia.


--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote:
>
> 
> > "pemerhatidunia" <pemerhatidunia@> wrote:
> > Politikus Cina di Malaysia sudah
> > berani berkata bahwa hukum syariah
> > itu kembali ke abad primitif.
> > Ini karena di alam gaib kekuatan
> > Iblis yang mendalangi Islam sudah
> > dipatahkan. Coba kalau 10 tahun
> > lalu, apa tidak dibunuh tuh orang
> > cina dgn berteriak allahu barbar ???
> 
> Komposisi Melayu Islam di Malaysia hanya 45%, sedangkan Cina 30%, India 20%, 
> etnis lainnya 5%.  Jadi kalo mau membicarakan urusan agama Islam dan 
> non-Islam, maka komposisi Islam cuma 45% dan non-Islam 55% sehingga suara 
> non-Islam adalah suara mayoritas.
> 
> Hanya gara2 ada perlindungan etnis native dari pihak Inggris-lah yang 
> menyebabkan Malaysia boleh menetapkan UU Syariah-nya sebatas muslimin dan 
> tidak bisa dipaksakan kepada non-Muslim.
> 
> Tapi kalo Malaysia dilepas betul2 oleh Inggris tidak dibawah naungan 
> commonwealth lagi, maka etnis Melayu dan islam bisa terdesak dan punah.
> 
> Menjadikan Malaysia negara Syariah akan lebih banyak untungnya bagi Inggris 
> daripada menjadi negara demokratis.  Negara Syariah akan mengikat dan 
> memenjarakan masyarakatnya tetap terkebelakang dan tergantung kepada Inggris 
> selamanya.
> 
> Itulah sebabnya, meskipun etnis non-Islam lebih mayoritas, tapi karena 
> dipecah belah dalam ethnicity-nya maka secara politis justru kelompok 
> Melayu-muslim menjadi lebih dominant.  Tapi kondisi ini sebenarnya sangat 
> rapuh, secara lambat tapi pasti, Melayu-muslim terus menerus terdesak dan 
> mengalami kemunduran dan dalam kehidupan berpolitik pun mereka makin terpecah 
> belah.
> 
> Bahkan dalam industrialisasi, perdagangan, dan pendidikan boleh dikatakan 
> Melayu muslim tertinggal jauh sekali dan cendrung menjadi budak2 dinegeri 
> sendiri meskipun dengan susah payah Inggris menekan untuk mengangkat dan 
> melindungi keberadaan ethnis Melayu Islam ini.
> 
> Apalagi, dengan situasi seperti ini, makin banyak ethnis Melayu yang pindah 
> ke agama lain yang bukan Islam sehingga ulama2 Islam di Malaysia makin kuatir 
> dan makin fundamental dalam mengikat umatnya.
> 
> Juga tidak bisa dicegah, pengaruh Inggris makin melemah dalam perjalanan 
> waktu sedangkan persaingan antara India-China makin meningkat sesuai dengan 
> peningkatan kekuatan ekonomi Cina dan India itu sendiri.
> 
> Dimasa depan tidak bisa disangsikan lagi, Malaysia akan didominasi oleh dua 
> kekuatan besar ekonomi yang saling bersaing yaitu Cina dan India, bukan cuma 
> dalam perdagangan, juga pendidikan dan politik.  Sedangkan etnis Melayu Islam 
> lebih mendominasi dunia pembantu Rumah Tangga sementara tki yang sekarang 
> masih banyak menjadi pembantu disana akan dideportasi semuanya untuk memberi 
> kesempatan kepada pembantu2 lokal dari etnis Melayu-Islam ini.  Malaysia 
> dimasa depannya akan makin membatasi masuknya pekerja2 ilegal dari Indonesia.
> 
> Pada mulanya, pekerja2 ilegal dari Indonesia memang sengaja dibiarkan masuk 
> dengan tujuan politis untuk meningkatkan populasi Melayu-Islam yang terancam 
> oleh populasi Cina-India.  Tetapi akibat yang tidak di-duga2 timbul, ternyata 
> persaingan antara Melayu Islam dengan para tki makin menajam sehingga banyak 
> mayoritas Melayu Islam di Malaysia membenci pendatang2 dari Indonesia.  
> Apalagi Melayu Islam di Malaysia merasa lebih tinggi kebanggaan mereka 
> terhadap negaranya yang nyatanya lebih maju dalam segala bidang daripada 
> Indonesia.
> 
> Juga dimasa depan, hubungan RI dan Malaysia akan makin memburuk.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke