Ragam budaya terbanyak bukan di Indonesia, di China dan India juga banyak 
banget.
SBY akan kena todong bila bicara ragam budaya....
----- Original Message ----- 
From: "pemerhatidunia" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, October 31, 2011 11:37 AM
Subject: [proletar] RI jadi contoh negara beragam budaya- SBY akan pidato 
utama di forum UNESCO


> Dipertahankan dan dikembangkan, aku ingat masa di foto-foto lama itu, 
> waktu itu kalau natalan yang muslim memberi salam pd yg nasrani, 
> sebaliknya waktu idul fitri. sekarang mah, ogah!!
> waktu itu jarang ada perempuan pake jilbab, semua perempuan bebas enak 
> pakai dan lihatnya di negeri yang panas gerah pol seperti ini dan tingkat 
> zinah perkosaan rendah gak spt sekarang (wong rambut aja ditutupi, apa 
> gunanya, perempuan indonesia tua jelek kayak item abu aja ditutupi, untuk 
> apa, ngelihat telanjang juga ogah !!)  waktu itu gak ada borobudur dibom 
> lalu patung gatotkaca dan patung lele dirubuhkan demi menegakkan ideologi 
> entah darimana, belum ada militan bersenjata macam FPI yang meniru pasukan 
> nabi yg merebut mekkah dan menghancurkan khaybar, masjid juga gak sekeras 
> ini dibangun di setiap eRTe dan berteriak sekeras kerasnya dengan suara 
> sumbang yang itu-itu juga lima kali sekian kali sehari (jaman sekarang 
> sudah jaman ipod iphone mp4 kenapa gak diputer aja itu suaranya si Wali 
> atau neng neng merdu penyanyi rohani islam yang bagus itu di corong toa 
> masjid), juga belum ada masjid dilempari dan dianiaya habis spt ahmadiyah 
> celaka itu,
>
> Kalau bukan karena dasar ajaran non-arab di Indonesia yang bagus dan 
> multikultural, mustahil Indonesia jadi rukun multikultural.
>
> RI jadi contoh negara beragam budaya
>
> Oleh Irsad Sati, Linda T. Silitonga
>
> Senin, 31 Oktober 2011 | 09:23 WIB
>
> Large_budayaa
> Berita Terkait
>
>    Presiden SBY ke Prancis hadiri KTT G-20
>    SBY akan pidato utama di forum UNESCO
>    Pertemuan UNESCO di Bali bahas warisan budaya
>    Dunia diminta tak abaikan negara berkembang
>    SBY instruksikan antisipasi banjir
>
> JAKARTA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan UNESCO menjadikan 
> Indonesia  sebagai contoh negara yang dinilai mampu membangun bangsa di 
> atas keragaman budaya.
>
> Kepala Negara mengatakan atas penilaian tersebut juga yang menjadi alasan 
> badan PBB itu meminta Yudhoyono menyampaikan pidato kunci pada sesi khusus 
> perayaan Ulang Tahun ke-10 Deklarasi Universal Keragaman Budaya pada 2 
> November.
>
> "Mengapa kita dipilih untuk bisa menyampaikan pidato utama itu, karena 
> mereka menilai Indonesia adalah salah satu contoh negara yang memiliki 
> budaya yang amat beragam," kata Presiden Yudhoyono dalam jumpa pers di 
> Lanud Halim Perdanakusuma hari ini sesaat sebelum bertolak ke Prancis.
>
> Namun, ujarnya, UNESCO menyadari tentu bukanlah hal yang mudah untuk 
> mengelola keragaman budaya tersebut. Untuk itu mereka ingin mengetahui 
> bagaimana Indonesia bisa melakukannya.
>
> Yudhoyono mengatakan kehadirannya dalam acara yang digelar di UNESCO juga 
> ingin menyampaikan mengenai pandangan dan usulannya tentang bagaimana 
> dunia bisa lebih bersatu, dan menghormati perbedaan budaya dan nilai 
> peradaban.
>
> "Mereka [UNESCO] juga tentu tahu managing diversity itu bukan sesuatu 
> mudah. Oleh karena itu mereka ingin dengar apa saja yang kita lakukan 
> dalam kaitan itu," kata SBY. (tw)
>
>
>
> ------------------------------------
>
> Post message: [email protected]
> Subscribe   :  [email protected]
> Unsubscribe :  [email protected]
> List owner  :  [email protected]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
>
>
>



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke