TKI itu kan jadi sapi perahan pemerintah, krn dr tki pemerintah dpt banyak duit 
dr segala macam dokumen dan tetek bengek lainnya. Belum lagi dr punglinya.

Hehehe... mungkin bentar lagi akan ada yg kaing2 ngejilat pantat pemerintah.





>________________________________
> From: Sunny <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Saturday, November 26, 2011 11:45 AM
>Subject: [proletar] Mudahnya Menjadi TKI Legal
> 
>
>  
>http://www.antaranews.com/berita/286264/mudahnya-menjadi-tki-legal
>Mudahnya Menjadi TKI Legal 
>Kamis, 24 November 2011 17:10 WIB | 773 Views
>
>Advertorial*
>
>Tenaga kerja Indonesia (TKI), (FOTO ANTARA/Ismar Patrizki) 
>
>Ingin memperoleh upah tinggi, namun menempuh jalan instan dengan menabrak 
>prosedur baku yang berlaku. Niscaya bukan rezeki yang didapatkan, tetapi 
>malapetaka siap menghadang. 
>
>Simak saja, bagaimana nasib beberapa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang 
>bekerja di Malaysia atau Arab Saudi. Mereka tak hanya ditangkap, diperas 
>uangnya, bahkan juga terancam hukuman berat tanpa mendapatkan bantuan dan 
>perlindungan hukum sebagaimana mestinya.
>
>Masalahnya mengapa para calon pekerja ini nekat mengambil jalur ilegal, 
>ketimbang legal dan prosedural? Salah satu alasan yang sering muncul adalah 
>birokrasi yang rumit, yang menjadikan TKI legal bisa jadi sangat mahal dan 
>rumit.
>
>Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi TKI legal antara 
>lain, dikirim melalui agen resmi yang membantunya membuat paspor dan visa, 
>memperoleh surat keterangan kesehatan, memiliki keterampilan dan kemampuan 
>bahasa, serta membayar asuransi dan kewajiban lainnya.
>
>Namun masalah mulai muncul saat agen TKI mengontrol hampir seluruh proses 
>awal, mulai dari rekrutmen, paspor dan aplikasi visa, pelatihan, transit, dan 
>penempatan TKI. Banyak TKI yang baru pertama kali ke luar negeri, direkrut 
>makelar yang datang ke desanya, dengan janji upah tertentu, pilihan pekerjaan 
>yang banyak, dan menawarkan bantuan kemudahan proses.
>
>Rendahnya pendidikan calon TKI mengakibatkan mereka mudah ditipu. Mereka tidak 
>memahami aturan dan persyaratan untuk bekerja di luar negeri. Identitas palsu 
>menjadi hal yang lumrah. Banyak calon berusia terlalu muda, namun demi 
>kelancaran proses, usia di dokumen dipalsukan. Pemalsuan tidak hanya usia, 
>tetapi juga nama dan alamat. Dari sini persoalan mulai muncul.
>
>Banyaknya masalah yang dihadapi para TKI ilegal mendorong Pemerintah lewat 
>Instruksi Presiden (Inpres) No 14 tahun 2011 tentang Percepatan Pelaksanaan 
>Prioritas Pembangunan Nasional 2011, memerintahkan Badan Nasional Penempatan 
>dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) agar menghapus keberadaan 
>TKI ilegal hingga 100 persen.
>
>Tak hanya perbaikan sistem pelayanan, langkah sosialisasi dan kampanye TKI 
>legal langsung kepada masyarakat pun dilakukan BNP2TKI lewat media kesenian 
>tradisional di lokasi basis TKI. Dengan menggunakan media seni tradisional 
>diharapkan pesan-pesan agar masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri, 
>dapat menjadi TKI legal, prosedural serta resmi tercatat di pemerintah akan 
>lebih mudah diserap dan dicerna. (*Advertorial Persembahan BNP2TKI)
>
>Editor: Ruslan Burhani
>
>COPYRIGHT © 2011
>
>Berita Terkait
>a.. TKI Wajib Memiliki KTKLN
>b.. BNP2TKI Terus Genjot Pasar TKI Formal 
>c.. TKI Lombok Timur meninggal dunia di Yordania
>d.. DPR minta pemerintah pulangkan jenazah TKI Juju Juhana
>e.. Wirana: TKI perlu miliki kontrak kerja 
>Video
>a.. Penanganan Asuransi TKI 
>b.. Komitmen BNP2TKI Lindungi TKI 
>c.. Pemerintah Komitmen Benahi Regulasi TKI
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke