Sebetulnya nikmat juga makan pake tangan, asal sebelum & sesudahnya cuci tangan dengan sabun.
Liat aja telatennya perempuan-perempuan Sunda kalo nyolekin lalapan ke sambel. Atau, lahapnya cewek-cewek kotaan nyantap iga panggang sampe mengulum jari-jarinya di mulut yang belepotan saus. Yang penting memang cuci tangan, juga mulut, pake sabun. Jangan kayak si uplik, pake sabun untuk cuci tangan doang, sedangkan ceboknya cuma diseka kertas... http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/272209 --- Habe Proletar <proletar4@...> wrote: > kok mengelak sih lu plik? > orang minang tulen dari gunung seperi elo lah bukannya makan pake > tangan telanjang? > jijay ah plik, geli gue tau... > > > ________________________________ > From: Bukan Pedanda <bukan.pedanda@...> > > > Hasan Basri makin lama makin gila saja.. > > > > Kali ini dia menulis: > > > > "yang menjijikan adalah si jusplik,Ã > > hari gini makan aja masih pake tangan bersenjata kobokan..." > > > > Kasihan saya melihatnya. > > > > Sayangnya, seperti juga Dipo yang sama-sama gilanya, dia menolak > > pergi berobat ke psikiater. > > > > --- Habe Proletar <proletar4@...> wrote: > > > > wan, > > bagi orang agnostik seperti gua aja gue masih mengakui agama itu > > penting tapi bukan lebih penting dari sains, atau sains lebih > > penting dari agama > > > > menurut gue agama adalah urusan intern, jika beragama dengan baik > > atau memilih agama/kepercayaan dengan baik, penganutnya cenderung > > memiliki moral yang baik > > > > sedang sains adalah urusan exterior, segala penelitian dan hasil > > dari sains berguna dan memperbaiki nasib orang,ÃÂ > > > > jadi opini gue, agama dan sains itu adalah seperti sendok dan > > garpu > > 22nya memiliki fungsi sendiri sendiri > > kalau makan sop elu mesti pake sendok > > sedang memakan spageti atau steaks memerlukan garpu plus pisau > > steaks > > > > yang menjijikan adalah si jusplik,ÃÂ > > hari gini makan aja masih pake tangan bersenjata kobokan... > > > > jijay menehna > > > > > > > > > > > > ________________________________ > > From: wawan <selarasmilis@...> > > > > > Propaganda memang tidak baik, namun apabila fakta mengatakan IQ > > > masyarakat masih relatif rendah (89), so jika sains dan agama > > > kita anggap terlebih dahulu menjadi propaganda (meski > > > sebenarnya sains bersifat empirisme, rasionalisme, verifikasi > > > dan falsifikasi), maka lebih baik mempropagandakan sains > > > terlebih dahulu, dan setelah IQ rata2 masyarakat sudah relatif > > > tinggi (100), jangan pernah ada propaganda, dan silakan memilih > > > sendiri antara sains dan agama (ws-26-11-11) > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
