Refl: Apa yang bisa dibandingkan dalam satu atau dua hari, selain tamasya musim 
dingin?


http://www.antaranews.com/berita/287741/anggota-dpr-studi-banding-ke-sejumlah-negara
Anggota DPR studi banding ke sejumlah negara
Senin, 5 Desember 2011 12:24 WIB | 838 Views

 
(ANTARA/Yudhi Mahatma)

  Studi banding ini sangat penting.." 
Berita Terkait
  a.. Rombongan anggota DPR kunker ke Swedia dan India
  b.. Abraham prioritaskan kasus korupsi besar
  c.. Bambang Widjojanto akhirnya masuk KPK
  d.. KPPU dalami kebijakan penataan frekuensi 3G
  e.. DPR RI akan revisi UU tentang pangan 
Video
  a.. BNPB Serahkan Pada Pemda DKI 
  b.. Komisi 8 Dan BNPB 
  c.. Komisi - Komisi Suburkan Birokrasi
Jakarta (ANTARA News) - Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Amerika 
Serikat, Jepang, China dan India dalam rangka pembahasan RUU Pangan dan RUU 
Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

Rombongan Komisi IV DPR RI ke AS dipimpin Ketua Komisi IV Romahurmuziy dari 
FPPP), ke Cina dipimpin Wakil Ketua Komisi Firman Subagyo dari F Golkar, 
rombongan ke Jepang dipimpin Wakil Ketua Komisi Herman Khaeron dari FPD, 
sedangkan yang ke India dipimpin Anna Muawanah dari Fraksi PKB.

"Studi banding ini sangat penting karena berkaitan dengan sistem tarif, 
proteksi, lembaga keuangan petani, subsidi, promosi, asuransi pertanian, 
lembaga pangan, serta peran dan keterlibatan pemerintah, swasta, dan 
masyarakat," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron di Jakarta, Senin.

Sementara itu, Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Penanganan Konflik Sosial 
juga melakukan kunjungan kerja ke Swedia dan India.

"Kunjungan kerja itu dalam rangka mendalami RUU PKS. Mulai tanggal 3-9 Desember 
2011," kata Wakill Ketua Pansus RUU ini Eva Kusuma Sundari melalui rilisnya 
dari Swedia.

Tim Pansus RUU Penanganan Konflik Sosial yang ke Swedia dipimpin oleh Eva 
sendiri, diikuti 7 anggota Pansus RUU PKS dan 2 staf sekretariat DPR RI.

Menurut Eva, kunjungan kerja ke dua negara itu adalah untuk memastikan agar RUU 
PKS memuat aspek-aspek lengkap sehingga memberikan kemanfaatan yang maksimal.

"Beberapa isu yang menjadi fokus diskusi adalah kelembagaan terutama untuk 
mekanisme Alternative Dispute Solutions, azaz-azaz dalam penanganan konflik, 
pengaturan peran-peran dari stakeholders terutama partisipasi masyarakat, dan 
penetapan status keadaan konflik," kata Eva.

Di Swedia, kata Eva, tim Pansus RUU PKS akan bertemu dengan Mr Jasenko 
Selimonic, penasehat Kementerian Integrasi dan Mr Hans Dahlgren yang merupakan 
Duta Besar HAM Kementrian Luar Negeri Swedia. 

Di Parlemen Swedia, tim akan bertemu dengan Ms Ulrika Karlson dari Partai 
Moderat yang membidangi Komisi Hukum dan HAM. 

Di Center for Peace Study, Universitas Upsshala, Ketua Tim akan memberikan 
presentasi tentang RUU PKS sebelum mendiskusikannya dengan tim University of 
Uppsala. 

"Tim Pansus RUU PKS juga akan bertemu dan berdialog dengan masyarakat 
Indonesia," kata Eva.

Setibanya di Indonesia, tim akan bmengkonsolidasikan hasil studi dengan hasil 
dari tim Pansus RUU PKS dari India yang dipimpin Adang Daradjatun. 

"Hasil proses tersebut akan dilaporkan ke publik," kata Eva.(*)

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke