Tujuan anggota DPR itu emang bukan unt cari informasi, tp unt jalan2. Cuma betul, mereka itu orang2 yg ga tau malu, udah jelas2 orang tau mereka pergi jalan2, tp masih jg ngaku studi banding. Ga beda dgn orang2 Islam plus plus di milis ini yg udah jelas2 ngefitnah, tp msh jg ngaku mereka ga ngefitnah.
Kalo orang2 Islam plus plus di milis ini jadi anggota DPR, kelakuan mereka akan persis sama dgn kelakuan anggota DPR saat ini. >________________________________ > From: Bukan Pedanda <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Monday, December 5, 2011 9:29 PM >Subject: [proletar] Re: Anggota DPR studi banding ke sejumlah negara > > > > >Tu anggota DPR betul-betul manusia yang nggak punya malu... > >Kayaknya mereka belum tahu bahwa ada internet untuk mencari informasi dan >diplomat di berbagai KBEI buat mencari informasi yang tidak ada internet.. > >--- In [email protected], "Sunny" <ambon@...> wrote: >> >> Refl: Apa yang bisa dibandingkan dalam satu atau dua hari, selain tamasya >> musim dingin? >> >> >> http://www.antaranews.com/berita/287741/anggota-dpr-studi-banding-ke-sejumlah-negara >> Anggota DPR studi banding ke sejumlah negara >> Senin, 5 Desember 2011 12:24 WIB | 838 Views >> >> >> (ANTARA/Yudhi Mahatma) >> >> Studi banding ini sangat penting.." >> Berita Terkait >> a.. Rombongan anggota DPR kunker ke Swedia dan India >> b.. Abraham prioritaskan kasus korupsi besar >> c.. Bambang Widjojanto akhirnya masuk KPK >> d.. KPPU dalami kebijakan penataan frekuensi 3G >> e.. DPR RI akan revisi UU tentang pangan >> Video >> a.. BNPB Serahkan Pada Pemda DKI >> b.. Komisi 8 Dan BNPB >> c.. Komisi - Komisi Suburkan Birokrasi >> Jakarta (ANTARA News) - Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke >> Amerika Serikat, Jepang, China dan India dalam rangka pembahasan RUU Pangan >> dan RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani >> >> Rombongan Komisi IV DPR RI ke AS dipimpin Ketua Komisi IV Romahurmuziy dari >> FPPP), ke Cina dipimpin Wakil Ketua Komisi Firman Subagyo dari F Golkar, >> rombongan ke Jepang dipimpin Wakil Ketua Komisi Herman Khaeron dari FPD, >> sedangkan yang ke India dipimpin Anna Muawanah dari Fraksi PKB. >> >> "Studi banding ini sangat penting karena berkaitan dengan sistem tarif, >> proteksi, lembaga keuangan petani, subsidi, promosi, asuransi pertanian, >> lembaga pangan, serta peran dan keterlibatan pemerintah, swasta, dan >> masyarakat," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron di Jakarta, >> Senin. >> >> Sementara itu, Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Penanganan Konflik >> Sosial juga melakukan kunjungan kerja ke Swedia dan India. >> >> "Kunjungan kerja itu dalam rangka mendalami RUU PKS. Mulai tanggal 3-9 >> Desember 2011," kata Wakill Ketua Pansus RUU ini Eva Kusuma Sundari melalui >> rilisnya dari Swedia. >> >> Tim Pansus RUU Penanganan Konflik Sosial yang ke Swedia dipimpin oleh Eva >> sendiri, diikuti 7 anggota Pansus RUU PKS dan 2 staf sekretariat DPR RI. >> >> Menurut Eva, kunjungan kerja ke dua negara itu adalah untuk memastikan agar >> RUU PKS memuat aspek-aspek lengkap sehingga memberikan kemanfaatan yang >> maksimal. >> >> "Beberapa isu yang menjadi fokus diskusi adalah kelembagaan terutama untuk >> mekanisme Alternative Dispute Solutions, azaz-azaz dalam penanganan konflik, >> pengaturan peran-peran dari stakeholders terutama partisipasi masyarakat, >> dan penetapan status keadaan konflik," kata Eva. >> >> Di Swedia, kata Eva, tim Pansus RUU PKS akan bertemu dengan Mr Jasenko >> Selimonic, penasehat Kementerian Integrasi dan Mr Hans Dahlgren yang >> merupakan Duta Besar HAM Kementrian Luar Negeri Swedia. >> >> Di Parlemen Swedia, tim akan bertemu dengan Ms Ulrika Karlson dari Partai >> Moderat yang membidangi Komisi Hukum dan HAM. >> >> Di Center for Peace Study, Universitas Upsshala, Ketua Tim akan memberikan >> presentasi tentang RUU PKS sebelum mendiskusikannya dengan tim University of >> Uppsala. >> >> "Tim Pansus RUU PKS juga akan bertemu dan berdialog dengan masyarakat >> Indonesia," kata Eva. >> >> Setibanya di Indonesia, tim akan bmengkonsolidasikan hasil studi dengan >> hasil dari tim Pansus RUU PKS dari India yang dipimpin Adang Daradjatun. >> >> "Hasil proses tersebut akan dilaporkan ke publik," kata Eva.(*) >> >> [Non-text portions of this message have been removed] >> > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
