Refl: Bisa dibayankan keadaannya, kalau di medan pertempuran, anak buah tidak 
patuhi jenderalnya, pasti bukan saja kalah, tetapi seluruh pasukan hanya 
menjadi umpan peluru musuh. Benar ataukah keliru asumsi demikian?

http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=41&id=35907
SELASA, 06 Desember 2011 | 156 Hits


Iberamsjah : SBY Tidak Dipatuhi di Partai dan Kabinet
Jakarta, AE.- Pengamat Politik dari Universitas Indonesia, Iberamsjah, menilai 
Susilo Bambang Yudhoyono tidak lagi dipatuhi oleh anak buahnya baik di kabinet 
maupun di internal Partai Demokrat. 

Jakarta, AE.-
Pengamat Politik dari Universitas Indonesia, Iberamsjah, menilai Susilo Bambang 
Yudhoyono tidak lagi dipatuhi oleh anak buahnya baik di kabinet maupun di 
internal Partai Demokrat. 

Keluhan SBY mengenai tidak tanggapnya jajaran kabinet dalam menanggapi isu dan 
kejadian, serta keputusannya yang memecat Nazaruddin pada 23 Mei usai pertemuan 
dirinya dengan Nazaruddin merupakan bukti nyata betapa SBY kehilangan 
legitimasi didepan anak buahnya sekaligus menggambarkan betapa anak buahnya 
tidak peduli padanya. 

“Coba tengok saja keluhan SBY, yang justru lebih dulu mendapatkan laporan 
mengenai runtuhnya jembatan di Kutai Kertanegara melalui SMS, padahal dia sudah 
punya sistem dan menteri-menterinya pun tidak ada yang melaporkan. Juga 
keputusan dirinya memecat Nazaruddin sebagai bendahara umum usai pertemuannya 
itu yang tidak langsung ditindaklanjuti oleh bawahannya dengan pemecatan 
sebagai kader PD. Ini menandakan bawahannya baik di partai maupun kabinet tidak 
takut pada dirinya. Dia seperti sudah kehilangan legitimasi,” ujar Iberamsjah 
kepada wartawan di Jakarta, Minggu (4/11).

Hal seperti ini menurutnya, akan terus berlangsung mengingat sifat SBY yang 
tidak tegas dan peragu, sehingga bisa terus dipermainkan. SBY pun terus 
dianggap lemah dihadapan rakyat.Para menteri SBY dan kader-kader partainya pun 
terlihat asik dengan urusan masing-masing tanpa peduli dengan urusan SBY baik 
sebagai presiden maupun pendiri partai. 

Terkait kasus Nazaruddin, Iberamsjah melihat banyak anak buah SBY yang terkesan 
masih mau melindungi Nazaruddin meski SBY sudah menindak dia dengan memecatnya 
sebagai bendahara umum. “Kalau dia tegas, begitu dia dipecat jadi bendahara 
umum, anak buahnya seharusnya menindaklanjuti dengan pemecatan dia sebagai 
kader PD. Bukan malah terus dilindungi,” imbuhnya

Partai Demokrat sendiri tercatat baru resmi memecat Nazaruddin tanggal 4 Juli 
yaitu setelah dirinya kabur ke Singapura dan meneriakkan nyanyian tidak sedap 
yang diarahkan kepada petinggi-petinggi Demokrat atau setelah KPK menetapkannya 
menjadi tersangka pada tanggal 30 Juni. Hal ini tentunya menjadi pertanyaan 
mengapa keputusan SBY memecat Nazaruddin tidak diikuti oleh DPP PD memecatnya. 

Selain itu dirinya melihat para petinggi Demokrat, juga sudah melakukan 
kebohongan publik mengeni pelarian Nazaruddin. Kemungkinan besar, tambahnya 
para petinggi ini bisa dituduh membantu pelarian seorang tersangka dan untuk 
itu kemungkinan besar para petinggi ini bisa diproses secara hukum. “Yah bisa 
saja mereka diproses secara hukum karena berusaha menutupi tindak pidana dan 
membantu pelarian seorang tersangka. Tapi yang jelas mereka telah melakukan 
kebohongan publik. Publik sudah tidak percaya bahwa Nazaruddin tidak ada 
kaitannya dengan para petinggi partai ini,” katanya lagi. 

Terakhir dirinya pun menyarankan kepada SBY untuk bisa bertindak tegas kepada 
siappaun bawahannya baik di kabinet maupun partai, jika memang 
bawahan-bawahannya tidak menjalankan apa yang dia perintahkan. 

“Jadi jangan heran SBY tidak diacuhkan di kabinet, sama anak buahnya saja di 
internal PD dia tidak diindahkan kan ? Gimana mau minta mentri menjalankan 
tugasnya yang berasal dari partai lain yang punya kepentingan lain, sementara 
kepada kader sendiri saja yang jelas berbuat salah dan tidak melakukan 
perintahnya, dia tidak bisa bertindak tegas,” tandasnya. 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke