http://epaper.korantempo.com/PUBLICATIONS/KT/KT/2011/12/18/index.shtml?ArtId=004_010&Search=Y#

Heli Freeport Ditembak, Satu Terluka 

TIMIKA

Pesawat perintis tergelincir dan menewaskan pilot. TIMIKA — Sebuah helikopter 
Hevilift Mil Mi-8 yang mengangkut 26 karyawan PT Freeport Indonesia ditembak 
orang tak dikenal di kawasan Kampung Banti, Distrik Tembagapura, Timika Papua, 
kemarin. 
Satu penumpang menderita lukaluka terkena serpihan peluru. 

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.20 WIT. Helikopter bernomor registrasi 
BER86 MHL yang dioperasikan PT Nyaman Air itu baru saja mengudara sekitar dua 
menit dan berada di ketinggian 600 kaki di atas Kampung Banti. 


Tiba-tiba sebuah tembakan peluru mengenai jendela belakang hingga menembus 
langit-langit kabin heli buatan Rusia itu. “Ada dua lubang di jendela paling 
belakang,” kata Kepala Polisi Udara Bandar Udara Moses Kilangin,Timika, Ajun 
Komisaris Muhammad Mukasib. 
Helikopter yang dioperasikan tiga awak asal Rusia, yakni pilot Igor Knyazen, 
kopilot Vladinir Tskin, serta teknisi Sergey Aleksandrivch, itu bisa didaratkan 
di Bandara Moses Kilangin. Tapi seorang penumpang perempuan asal Filipina, 
Maria Jane Mather, terluka akibat serpihan peluru. Ia lantas dilarikan ke 
klinik Kuala Kencana, Timika.

Polisi masih menyelidiki insiden itu. Petugas dari Laboratorium Forensik 
Kepolisian Resor Mimika tengah meneliti badan helikopter yang diparkir di 
hanggar Freeport tersebut. 

Belum bisa dipastikan siapa pelaku ataupun motif penembakan ini. 
Helikopter itu disewa Freeport untuk mengangkut karyawan setelah penembakan 
liar marak beberapa waktu terakhir. Kawasan Kampung Banti dikenal rawan konflik 
antarwarga dan ancaman keamanan lainnya. 

Masih di Papua, pesawat jenis PAC 750 XL yang dioperasikan 
Associated Mission Aviation tergelincir dan jatuh 400 meter di sekitar Lapangan 
Terbang Abmisibil, Distrik Okbibab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Pilot, 
bernama Arnold Burung, 54 tahun, tewas, sedangkan empat penumpang, yakni Yakob 
Uropmabin, Timotius Uropmabin, Ramli, dan Rady, menderita luka bakar. 

Kecelakaan ini terjadi pukul 07.40 WIT pada saat pesawat bernomor PK-RCD itu 
mendarat setiba dari Bandara Sentani, Jayapura. 
Menurut Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar Wachyono, 
pesawat itu kehilangan keseimbangan saat rodanya menyentuh landasan. “Pesawat 
ini hilang kendali sejauh satu kilometer sebelum kemudian masuk jurang di 
sebelah kiri landasan,“ kata dia. 
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bhakti 
Singoyuda Gumay mengatakan kecelakaan ini terjadi pertama kalinya di Lapangan 
Terbang Abmisibil. Lapangan terbang itu, menurut dia, agak sulit dilintasi 
karena berada di ketinggian 5.900 kaki. Namun ia belum bisa menyimpulkan 
penyebab insiden maut tersebut.
TJAHJONO E.P. (TIMIKA)| JERRY OMONA (SENTANI) | SUTJI DECILYA | FERY FIRMANSYAH 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke