Saya lihat memang banyak juga pemain server yang tumbang. Mayoritas pemain server kecil (transaksi di bawah 1000). Tapi menurut saya ini bukan indikator bisnis pulsa secara absolut sudah kiamat. Harus diselidiki lebih cermat sebab musabab matinya pemain server kecil tersebut.
Yang saya baca, justru pertumbuhan pelanggan masing-masing operator naik terus. Karena pengguna telepon seluler (subscriber) diperkirakan paling banyak 50 juta pelanggan. Bandingkan dengan total penduduk yang 232 juta (menurut sensus tahun 2000). Jumlah tersebut, sepertinya dilihat dari jumlah penjualan kartu perdana atau jumlah nomor yang beredar untuk tiap operator. Belum diketahui persis berapa nomor yang tidak aktif, mengingat perilaku pelanggan suka ganti-ganti nomor atau cuma sekali pakai (trus dibuang). Bagaimana dengan pertumbuhan munculnya pemain-pemain baru dibandingkan laju tumbangnya pemain-pemain lama? Wah, saya tidak berkompeten untuk menjawabnya dan ngga berani spekulasi soal itu. Menurut saya distributor atau pemain server lebih kompeten untuk menjawabnya. Sebetulnya yang jadi pokok masalah: faktor eksternal (kebijakan operator, kompetitor/persaingan, dll) atau faktor internal (manajemen, SDM, perilaku owner, dll) ? Dari beberapa contoh, saya lebih cenderung ke faktor internal. Bagaimana dengan yang lain? -- Voucha Developer Team http://pulsa.web.id http://blog.pulsa.web.id
