Betul Bikin BT nih si XL itu.
Diskon yang i dapat menurun nih gara-gara pindah upline.

Tapi mau gimana lagi. lagi laku keras nih XL.

ikutprihatingaragaraXLbuataturanbaru


> -----
> ENTAH apa yang mendasari XL
> merencanakan penjualan voucher elektronik dari pemilik chip Dompet 
XL
> D1 ke D2 dengan sistem regional yang wilayah penjualannya hanya
> mencakup kecamatan saja.
> 
> Dalam hal ini, saya selaku pemilik
> chip Dompet XL (D1) merasa kecewa dan tidak nyaman apabila aturan 
ini
> diberlakukan. Hal ini terjadi karena, pertama, saya akan kehilangan
> banyak downline karena tempat mereka berjualan berbeda kecamatan 
dengan
> tempat saya. Kedua, saya terpaksa bersaing dengan sesama penjual 
yang
> levelnya tidak sama dengan saya. Ketiga, saya harus memulai kembali
> mendistribusikan chip Dompet XL (D2), padahal hal ini sangat berat
> karena membutuhkan tenaga dan perhatian yang sangat melelahkan.
> 
> Dari sisi pemilik chip Dompet XL
> (D2), kesulitan yang akan terjadi apabila sistem regional ini
> diberlakukan adalah, pertama, saya akan kesulitan mencari upline 
karena
> tidak tahu harus mencari ke mana chip D2 untuk berjualan voucher
> elektronik XL. Kedua, belum tentu persentase diskon yang diberikan 
sama
> dengan upline sebelumnya. Ketiga, belum tentu kenyamanan berbelanja
> dari upline baru sama dengan upline lama, misalnya dapat 
berbelanja di
> hari libur, malam hari, atau saat cuaca yang tidak bersahabat, yang
> sebelumnya dengan upline lama bisa dilakukan karena sistem 
pembayaran
> yang dilakukan melalui layanan perbankan atau dengan berbagai
> kesepakatan lain misalnya kredit.
> 
> Saya yakin aturan regional ini
> apabila diberlakukan hanya menguntungkan XL karena XL tidak turut
> campur dalam pendistribusian chip Dompet XL D2 secara total, 
misalnya
> ke gang-gang kecil atau ke tempat yang penduduknya sedikit. Yang 
paling
> mengecewakan, menurut saya, XL tidak memerhatikan pemilik chip D1
> seperti yang sampai saat ini mendistribusikan produk XL, yang telah
> merintis penjualan Dompet XL yang dijejali dan dipaksa membeli 
Perdana
> XL di mana penjualannya saat itu tidak sebaik penjualan Perdana XL 
saat
> ini. Dengan demikian, sering sekali tidak mendapatkan laba bahkan
> terkadang merugi.
> 
> XL juga tidak memberi perhatian atas
> usaha-usaha yang sudah saya lakukan sehingga saya memiliki jumlah
> downline yang cukup banyak, yang mungkin satu per satu akan lepas
> akibat aturan regional diberlakukan. Saya merasa sebenarnya 
penjualan
> XL sejauh ini sudah baik karena persaingannya tidak begitu ketat
> sehingga harga di pasaran relatif stabil.
> 
> Saya berharap keluhan saya
> diperhatikan, dan semoga aturan regional kecamatan dalam penjualan
> voucher XL ini tidak jadi diberlakukan.
> 
> Ali Anwar
> Gg. Sukaasih II No. 80/102E
> RT 04 RW 10 Bandung
> Telf. 022-91565325
> 
> Pikiran Rakyat : http://pikiran-rakyat.com/index.php?
mib=beritadetail&id=21734
> 
> 
> ----------------
> Salam,
> Si iPul Ganteng
> Website : http://spotpulsa.com
> Webblog : http://blog.spotpulsa.com
> "Pererat Silaturahim Dengan Bisnis Penuh Barokah

Kirim email ke