Dua hari yang lalu kami melakukan pembatasan pengisian nomor luar regional dan
hari ini adalah hari ke tiga, jumlah komplen yang masuk pada hari kemarin
sangat luar biasa, ada 909 komplenan yang masuk (biasanya sekitar sekitar
200an) dan kebanyakan menanyakan mengenai transaksi tsel yang kami gagalkan
karena nomor luar regional.
Kasus ini ibarat buah simalakama buat kami, jika kami buka transaksi luar
regional tentu kami kena tegur Dealer dan bisa jadi kami tidak diberi barang
jika kami tutup tentu siap2 kami akan kehilangan pelanggan luar kota.
Membingungkan memang tapi kami memilih untuk membatasi pengisian nomor luar.
Ada pengalaman unik pada saat mitra kami melakukan komplen ke 116
pertanyaannnya adalah Mengapa Telkomsel melakukan pembatasan untuk pengisian
nomor regional, dan jawabannya adalah Semua area manapun bisa diisi dimanapun.
Jawaban yang sederhana tapi tidak mudah bagi pasar untuk menjalankannya.
Pertanyaaannya adalah apakah betul saat ini Telkomsel sudah bisa membedakan
cross region "Inner" dan cross region "Outer" ? Saya belum yakin betul bahwa
Telkomsel sudah bisa membedakannya. Kalopun sudah bisa pertanyaannya adalah
bagaimana kita tahu bahwa nomor luar yang akan diisi sedang berada di wilayah
kita? Pasti sulit, baik untuk outlet sekalipun apalagi bagi server hal yang
mustahil kita tahu nomor yang akan diisi ada di wilayah kita.
Yang paling tepat jika hal ini akan diberlakukan pihak Telkomsellah yang
melakukan pembatalan secara sistem karena Telkomsel yang lebih tahu nomor yang
akan kita isi berada dimana. Sehingga tidak akan terjadi pertengkaran antara
pembeli dan pedagang. Untuk saat ini menunggu kepastian yang lebih jelas kami
memilih untuk membatasi pengisian nomor luar dan kemungkinan besok atau lusa
retail kamipun akan melakukan hal yang sama yaitu tidak melakukan pengisian
kepada nomor luar region. Lebih baik kami kehilangan sebagian transaksi kami
daripada harus berhenti berjualan telkomsel karena ancaman chip mkios yang akan
diblokir atau alokasi barang yang dikurangi.
Tetap Semangat !