Kalo ditanya siapa perusahaan skala nasional yang "paling gila" dalam mengeluarkan kebijakan?
Setelah mengeluarkan kebijakan cluster saat ini XL mengeluarkan kebijakan penyamaan harga antara Retail Outlet dengan Server dan lebih gilanya lagi alokasi buat pemain server dibatasi hanya 20% dan yang 80% untuk retail outlet. Suatu hal yang imposible!karena saat ini justru yang paling banyak menghabiskan alokasi adalah pemain server. Walaupun saya tidak memiliki data akurat namun saya sangat yakin saat ini pemain server memegang diatas 60% pangsa pasar pulsa. Mengapa server atau all operator lebih diminati ketimbang chip sendiri? Karena lebih menguntungkan! Silahkan Anda berhitung jika memiliki outlet (retail) anggap dengan rata-rata transaksi 30 perhari jika menggunakan chip sendiri maka modal yang dibutuhkan minimal Rp. 1.575.000,- dengan keuntungan Rp.1000/pcs total Rp. 30.000,- maka keuntungannnya adalah 1,9% Tapi jika menggunakan all operator modal yang dibutuhkan maksimal Rp.450.000,- dengan keuntungan lebih kecil memang yaitu Rp. 850/pcs total Rp.25.500 namun keuntungannya adalah 5,7% !!! Jelas lebih untung dan sangat praktis menggunakan chip all operator!!! Menurut saya hanya outlet yang tidak bisa berhitung yang masih menggunakan chip sendiri. (Maaf jika ada yang tersinggung) Pertanyaannya adalah mengapa pemain server sangat dimusuhi oleh operator besar? Mengapa mereka bisa semena-mena dalam mengeluarkan kebijakan? Apakah karena kita dianggap terlalu lemah untuk menggulingkan tampuk kekuasaan mereka? Apakah karena kita selalu diam dengan apapun kebijakan yang dikeluarkan? Bahwa kalopun kita berteriak-teriak itu tidak akan berpengaruh? Begitu lemahkah kita? Menurut Anda, dengan kebijakan ini apa yang akan Anda lakukan? 1. Berdiam diri? 2. Buka usaha baru? 3. Cari cara, ngakalin seperti bikin banyak data ke Dealer yang berbagai nama supaya dianggap outler? 4. Buka mini server di berbagai tempat agar bisa ambil ke banyak Dealer? Belum cukupkah ini semua untuk menyatukan kita semua? ~Salam Sedih~
