setuju gann, saya pilih nomor 2 dan 4 .... D1 di tempat kita udah ngak bisa 
tambah downline lagi padahal downline saya tinggal 6 chip .... jadi target akan 
datang dealer => outlet. untuk server, subdealer, pasar grosir bakal keloncat 
neeh ... tapi bagaimana pun .. semangat semangat semangat, 2010 posisi kita 
lagi dibawah awan :D


=========================================================================

--- On Mon, 3/15/10, zaki_quantum <[email protected]> wrote:

From: zaki_quantum <[email protected]>
Subject: [pulsa] Gilanya Kebijakan Operator
To: [email protected]
Date: Monday, March 15, 2010, 7:06 AM

     
      
      Kalo ditanya siapa perusahaan skala nasional yang "paling gila" dalam 
mengeluarkan kebijakan?

Setelah mengeluarkan kebijakan cluster saat ini XL mengeluarkan kebijakan 
penyamaan harga antara Retail Outlet dengan Server dan lebih gilanya lagi 
alokasi buat pemain server dibatasi hanya 20% dan yang 80% untuk retail outlet. 
Suatu hal yang imposible!karena saat ini justru yang paling banyak menghabiskan 
alokasi adalah pemain server.



Walaupun saya tidak memiliki data akurat namun saya sangat yakin saat ini 
pemain server memegang diatas 60% pangsa pasar pulsa.



Mengapa server atau all operator lebih diminati ketimbang chip sendiri? Karena 
lebih menguntungkan! Silahkan Anda berhitung jika memiliki outlet (retail) 
anggap dengan rata-rata transaksi 30 perhari jika menggunakan chip sendiri maka 
modal yang dibutuhkan minimal Rp. 1.575.000,- dengan keuntungan Rp.1000/pcs 
total Rp. 30.000,- maka keuntungannnya adalah 1,9% Tapi jika menggunakan all 
operator modal yang dibutuhkan maksimal Rp.450.000,- dengan keuntungan lebih 
kecil memang yaitu Rp. 850/pcs total Rp.25.500 namun keuntungannya adalah 5,7% 
!!! Jelas lebih untung dan sangat praktis menggunakan chip all operator!!!



Menurut saya hanya outlet yang tidak bisa berhitung yang masih menggunakan chip 
sendiri. (Maaf jika ada yang tersinggung)



Pertanyaannya adalah mengapa pemain server sangat dimusuhi oleh operator besar?



Mengapa mereka bisa semena-mena dalam mengeluarkan kebijakan? Apakah karena 
kita dianggap terlalu lemah untuk menggulingkan tampuk kekuasaan mereka? Apakah 
karena kita selalu diam dengan apapun kebijakan yang dikeluarkan? Bahwa kalopun 
kita berteriak-teriak itu tidak akan berpengaruh? Begitu lemahkah kita?



Menurut Anda, dengan kebijakan ini apa yang akan Anda lakukan?

1. Berdiam diri?

2. Buka usaha baru?

3. Cari cara, ngakalin seperti bikin banyak data ke Dealer yang berbagai nama 
supaya dianggap outler?

4. Buka mini server di berbagai tempat agar bisa ambil ke banyak Dealer?



Belum cukupkah ini semua untuk menyatukan kita semua?



~Salam Sedih~



      

Kirim email ke