Kita bikin jadi 1000 dulu lalu kita beli rame-rame lantas kebijakannya kita 
rubah no cluster, no limit gimana... ha ha


________________________________
From: Fahmy Aria Bangun <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wed, April 28, 2010 10:07:10 AM
Subject: Bls: [pulsa] Vivanews: Siapa Menang, Telkom, Singtel atau Axiata

   
Harga per lembar saham XL 3450... hayo siapa mau beli hehe...


XL Axiata Tbk. 
 Last 3,450  Change   0 
 Prev 3,450  (%) 0.00 
 Open 3,425  Freq 2 
 High 3,450  Volume 31 
 Low 3,425  Value 53.46 M 





________________________________
Dari: "izzispulsa@ yahoo.com" <izzispu...@yahoo. com>
Kepada: pu...@yahoogroups. com
Terkirim: Rab, 28 April, 2010 09:58:56
Judul: Re: [pulsa] Vivanews: Siapa Menang, Telkom, Singtel atau Axiata

  
Kalo saya ga salah, untuk membeli  20 persen saham xl sekitar 5,104-5,615 
triliun rupiah
www.izzispulsa. com
________________________________

From:  yohansuyatno@ yahoo.com 
Date: Wed, 28 Apr 2010 02:24:46 +0000
To: <pu...@yahoogroups. com>
Subject: Re: [pulsa] Vivanews: Siapa Menang, Telkom, Singtel atau Axiata
  
60 % lebih, saham Mali*gsia di XL!
Kenapa masih boleh yah?
Gimana kalau kita beli saham nya mali*gsia.
( Serius ).
Pemain server seluruh Indonesia Beli saham XL.

Ada yang tau untuk beli 20% saham XL membutuhkan uang brp rupiah?


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
________________________________

From:  wavepulsa reload <wavepu...@gmail. com> 
Date: Wed, 28 Apr 2010 09:17:41 +0700
To: <pu...@yahoogroups. com>
Subject: [pulsa] Vivanews: Siapa Menang, Telkom, Singtel atau Axiata
  
http://bisnis. vivanews. com/news/ read/146972- siapa_menang_ _telkom__ 
singtel__ axiata
Siapa Menang, Telkom, Singtel atau Axiata
Ketiga perusahaan milik pemerintah ini masuk dalam daftar 2000 perusahaan 
terbesar dunia.
VIVAnews - Pekan lalu majalah Forbes mempublikasikan daftar 2000 perusahaan 
terbesar di dunia. Forbes mengurutkan semua perusahaan publik dari semua 
sektor, dan juga lintas negara.

Pada sektor telekomunikasi, sejumlah nama muncul mulai dari AT&T, Telefónica, 
China Mobile, Nippon Telegraph & Tel, hingga Vodafone. Nama-nama itu masuk 
dalam 100 perusahaan besar di dunia.

Sementara itu, tiga perusahaan telekomunikasi di kawasan Asia Tenggara yang 
masuk dalam daftar 2000 perusahaan terbesar adalah Singapura Telecom, PT 
Telekomunikasi Indonesia Tbk, dan Axiata group.
Singtel mendapat peringkat 310. Lebih tinggi dibandingkan PT Telekomunikasi 
Indonesia Tbk dan Axiata Group, milik pemerintah Malaysia. Telkom mendapat 
peringkat 684 sedangkan Axiata duduk di posisi 904.

Bila dilihat dari aset, sebenarnya Telkom berada di bawah Singtel dan Axiata. 
Namun, dari penjualan, Telkom bisa di atas Axiata. Dalam data Forbes, penjualan 
Telkom US$ 5,42 miliar. Sedangkan penjualan Axiata hanya US$ 3,83 miliar. 
Sementara Singtel jauh di atas dua perusahaan itu. Penjualan Singtel sebesar 
US$ 9,81 miliar.

Dari keuntungan, Singtel mendapat US$ 21,27 miliar, Telkom US$ 8,37 miliar, dan 
Axiata US$ 0,48 miliar. Sedangkan kapitalisasi pasar,  Singtel berada di urutan 
pertama dengan nilai US$ 34,66 miliar, Telkom US$ 17,74 miliar, dan Axiata US$ 
9,71.

Anehnya, ketiga perusahaan itu memiliki pasar yang besar di Indonesia. Singtel 
memiliki Telkomsel, perusahaan patungan dengan Telkom. Singtel memiliki 35 
persen, sedangkan Telkom 65 persen. Dalam laporan keuangan Telkom 2009, 
Telkomsel menyumbang pendapatan Telkom hingga 60 persen. 

Sedangkan Axiata memiliki pasar yang cukup besar di Indonesia melalui XL, 
operator seluler terbesar ketiga di Indonesia. Axiata mengendalikan 66,7 persen 
XL melalui Indocel Holding Sdn Bhd. (hs)
 
Rangking Perusahaan Asal Penjualan Laba Aset Kapitalisasi Pasar 
310 Singapore Telecom Singapura 9.81 2.27 21.34 34.66 
684 Telekom Indonesia Indonesia 5.42 0.95 8.37 17.74 
904 Axiata Group Malaysia 3.83 0.48 10.80 9.71 
 *dalam miliar dolar AS.

 


      

Kirim email ke