615 triliun itu uang semua apa sebagiannya daun pohon…

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
[email protected]
Sent: Wednesday, April 28, 2010 9:59 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [pulsa] Vivanews: Siapa Menang, Telkom, Singtel atau Axiata

 

  

Kalo saya ga salah, untuk membeli 20 persen saham xl sekitar 5,104-5,615
triliun rupiah

www.izzispulsa.com

  _____  

From: [email protected] 

Date: Wed, 28 Apr 2010 02:24:46 +0000

To: <[email protected]>

Subject: Re: [pulsa] Vivanews: Siapa Menang, Telkom, Singtel atau Axiata

 

  

60 % lebih, saham Mali*gsia di XL!
Kenapa masih boleh yah?
Gimana kalau kita beli saham nya mali*gsia.
( Serius ).
Pemain server seluruh Indonesia Beli saham XL.

Ada yang tau untuk beli 20% saham XL membutuhkan uang brp rupiah?

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  _____  

From: wavepulsa reload <[email protected]> 

Date: Wed, 28 Apr 2010 09:17:41 +0700

To: <[email protected]>

Subject: [pulsa] Vivanews: Siapa Menang, Telkom, Singtel atau Axiata

 

  

http://bisnis.vivanews.com/news/read/146972-siapa_menang__telkom__singtel__a
xiata

Siapa Menang, Telkom, Singtel atau Axiata

Ketiga perusahaan milik pemerintah ini masuk dalam daftar 2000 perusahaan
terbesar dunia.

VIVAnews - Pekan lalu majalah Forbes mempublikasikan
<http://bisnis.vivanews.com/news/read/146793-10_perusahaan_indonesia_masuk_k
elas_dunia> daftar 2000 perusahaan terbesar di dunia. Forbes mengurutkan
semua perusahaan publik dari semua sektor, dan juga lintas negara.

Pada sektor telekomunikasi, sejumlah nama muncul mulai dari AT&T,
Telefónica, China Mobile, Nippon Telegraph & Tel, hingga Vodafone. Nama-nama
itu masuk dalam 100 perusahaan besar di dunia.

Sementara itu, tiga perusahaan telekomunikasi di kawasan Asia Tenggara yang
masuk dalam daftar 2000 perusahaan terbesar adalah Singapura Telecom, PT
Telekomunikasi Indonesia Tbk, dan Axiata group.

Singtel mendapat peringkat 310. Lebih tinggi dibandingkan PT Telekomunikasi
Indonesia Tbk dan Axiata Group, milik pemerintah Malaysia. Telkom mendapat
peringkat 684 sedangkan Axiata duduk di posisi 904.

Bila dilihat dari aset, sebenarnya Telkom berada di bawah Singtel dan
Axiata. Namun, dari penjualan, Telkom bisa di atas Axiata. Dalam data
Forbes, penjualan Telkom US$ 5,42 miliar. Sedangkan penjualan Axiata hanya
US$ 3,83 miliar. Sementara Singtel jauh di atas dua perusahaan itu.
Penjualan Singtel sebesar US$ 9,81 miliar.

Dari keuntungan, Singtel mendapat US$ 21,27 miliar, Telkom US$ 8,37 miliar,
dan Axiata US$ 0,48 miliar. Sedangkan kapitalisasi pasar,  Singtel berada di
urutan pertama dengan nilai US$ 34,66 miliar, Telkom US$ 17,74 miliar, dan
Axiata US$ 9,71.

Anehnya, ketiga perusahaan itu memiliki pasar yang besar di Indonesia.
Singtel memiliki Telkomsel, perusahaan patungan dengan Telkom. Singtel
memiliki 35 persen, sedangkan Telkom 65 persen. Dalam laporan keuangan
Telkom 2009, Telkomsel menyumbang pendapatan Telkom hingga 60 persen. 

Sedangkan Axiata memiliki pasar yang cukup besar di Indonesia melalui XL,
operator seluler terbesar ketiga di Indonesia. Axiata mengendalikan 66,7
persen XL melalui Indocel Holding Sdn Bhd. (hs)

 


Rangking

Perusahaan

Asal

Penjualan

Laba

Aset

Kapitalisasi Pasar


310

Singapore Telecom

Singapura

9.81

2.27

21.34

34.66


684

Telekom Indonesia

Indonesia

5.42

0.95

8.37

17.74


904

Axiata Group

Malaysia

3.83

0.48

10.80

9.71

 *dalam miliar dolar AS.



Kirim email ke