Sanak Ronal Chandra,
Adalah juga kebahagiaan bagi saya bisa berbagi rasa
dan berbagi pemikiran dengan sanak dan sanak-sanak
kita yang lainnya.

Tanya 1: Apa hal mendasar yang mendorong bapak untuk
tampil menjadi Caleg?
Jawab: Saya didorong oleh sejumlah kawan di Padang
agar maju sebagai calon DPD. Saya juga tanya diri saya
dan beristikharah apakah saya perlu tampil sebagai
calon DPD. Jawab dari dalam diri: Jika dengan itu kamu
bisa berbuat dalam rangka menegakkan kalimah Allah,
amar makruf nahyi munkar, dan menegakkan kebenaran
serta ikut membangun tanah air ini, bismillahkanlah.
Kamu sudah punya pengalaman satu kali duduk di MPR RI
dan pernah duduk di BP MPR RI mewakili Fraksi PBB, dan
kemudian FUD setelah fraksi tersebut terbentuk. Dan
kamu laksanakan itu sebagai amanah dari Allah dan dari
ummat, sehingga kamu tekuni tugas kamu itu dengan
secara sepenuh hati, nyaris tidak pernah absen, dan
tidak ada kerja rangkap di mana-mana,tak punya bisnis
apa-apa, dan kamu tampil dengan konsep-konsep yang
kemudian tertuang dalam keputusan-keputusan MPR RI.
Kamu lalu pertanggung-jawabkan amanah itu secara
tertulis yang kamu tuangkan dalam bentuk buku: Suara
Wakil Rakyat: Pertanggungan jawab kepada rakyat
Sumbar, FPBB, FUD dan PUI, setebal lebih 300 halaman.
Kamu satu-satunya yang melakukan itu dari 700 wakil
rakyat di MPR RI. Walaupun kamu sudah berumur 71
tahun, tetapi fisik kamu dan pikiran kamu masih
seperti anak muda saja. Bahkan masih mau bertanding
dengan anak muda dalam hal ketekunan, kegesitan,
istiqamah dalam pendirian, tegar dalam berjuang, dsb.
Tanya 2: Apa yang pertama kali Bapak lakukan untuk
membawa Minang keluar dari Masalah? 
Jawab: Pertama kali: bermunajad dengan Allah, lalu
berdialog dengan diri dan kawan-kawan, dan dengan
warga serta tokoh-tokoh masyarakat. Karena pekerjaan
di DPD, seperti juga di MPR dan DPR, terutama adalah
pekerjaan otak, maka saya akan berbuat semaksimum
mungkin memikirkan yang terbaik untuk daerah Sumbar
dan daerah-daerah lain di seluruh Indonesia sebagai
bahagian yang integral dari negeri tercinta Indonesia
ini. Soal implementasinya adalah soal semua kita di
semua lapisan masyarakat, termasuk pemerintah, DPRD,
dan lembaga-lembaga sosial lainnya. Masalah nomor satu
kita di Sumbar bukan masalah menangisi nasib karena
kita tidak punya SDA � walau kita punya laut yang
terbentang sepanjang lk 1000 km yang belum
diapa-apakan --, tetapi terutama adalah masalah SDM.
Orang Minang harus terdidik, harus cerdas, harus
tangkas dan harus punya watak dan kepribadian. Kita
harus tiru itu orang Cina, orang Yahudi dan
bangsa-bangsa besar lainnya yang besarnya adalah
karena kecerdasan dan kepintarannya. Persoalan nomor
satu kita, oleh karena itu, bagaimana kita harus
keluar dari keterpurukan dan dilema pendidikan ini.
Konsep Parabek (Madrasah Sumatera Thawalib Parabek)
dan konsep Pesantren Terpadu Prof Hamka perlu
diterapkan dan disebar-luaskan ke seluruh Sumbar.
Memperlakukan semua ilmu sama � agama dan umum � dan
menguasai bahasa-bahasa (Arab, Inggeris, Indonesia,
dll) secara aktif. Mendidik anak untuk mendapatkan
pendidikan intelektual, emosional dan spiritual secara
serasi dan seimbang, teori dan praktek.
Tanya 3: Seberapa yakin bapak bahwa ide yang bapak
bawa akan diterima oleh rekan-rekan lainnya (wakil
rakyat lainnya)karena tentunya bapak tidak bisa
bekerja sendiri?
Jawab: Saya telah mendapatkan kiat-kiat bagaimana
membawa kawan-kawan lainnya menerima ide yang saya
bawakan. Sebagai sanak mungkin sudah dengar juga, saya
berjuang untuk mendisfungsikan ABRI keluar dari jalur
politik praktis di DPR, MPR, DPRD, dsb, bermula
sendiri saja, sementara yang lain-lain pada takut.
Saya sampai digelari: "Hulubalang" oleh kawan-kawan di
PAH II MPR RI, karena saya membawakan contoh tugas
hulubalang (Min: �dubalang�) dalam kehidupan
bermusyawarah di balairung dalam setting kebudayaan
Minangkabau. Yang dubalang itu tidak ikut-ikut naik ke
balairung, apalagi mau langsung pula duduk di kepala
balai dan bahkan langsung pula mau jadi ketua segala,
tetapi dubalang tinggal di bawah dan menjaga dan
berjaga-jaga di sekitar kampung memastikan bahwa
kampung aman, pembangunan jalan.
Yang penting adalah kita harus bisa meyakinkan dengan
kekuatan argumentasi kita, tetapi dengan cara yang
baik dan rendah hati. Bagaimanapun orang akan juga
membaca apa yang tersirat dalam diri kita itu.
Tetapi, bagaimanapun, kita juga perlu belajar dan
memanfaatkan kelebihan dan ekspertis dari orang-orang
lain; apalagi kalau pikiran mereka itu lebih bagus
pula dari kita.
  Bagaimana itu kira-kira Sanak Ronal? Nah bagaimana
pula pikiran sanak sendiri. Kita ini katanya
berdialog, bukan menempatkan calon DPD untuk diuji
atau bahkan jadi pesakitan segala. Cara-cara orang
yang tidak cocok dengan budaya kita itu dibuang saja.
Yang dipakai cara kita yang islami dan beradab, penuh
sopan santun, seperti yang sanak perlihatkan
sendiri.Saya sungguh bangga bisa berdiskusi dengan
sanak. Semoga Allah swt meridhai, amin. 

--- ronal chandra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamu�alaikum Wr�Wb
> 
> Teriring salam dan doa semoga Bapak Mochtar Naim dan
> keluarga penuh dalam limpahan rahmat allah dan
> dimudahkan semua urusannya amiin. Saya sebagai anak
> muda Minang ingin juga mengajukan beberapa
> pertanyaan
> berkenaan apabila Bapak terpilih sebagai wakil
> rakyat.
> Tapi sebelumnya biarkan lah saya melakukan
> perkenalan
> diri kepada Bapak.
> 
> Nama Saya             :       Ronal Chandra
> Suku                  :       Melayu
> Nagari Asal           :       Cupak ( Solok )
> Pekerjaan             :       Project Manager Perusahaan Tekhnologi
> Umur                  :       26th .
> 
> Semoga perkenalan ini menjadi awal yang baik dalam
> melakukan komukasi nantinya. Ada beberapa hal yang
> ingin saya tanyakan kepada bapak.
> 
> 1.    Apa hal mendasar yang mendorong bapak untuk  
>         tampil menjadi Caleg ?   
> 2.    Apa yang pertama kali Bapak lakukan untuk 
>         membawa Minang keluar dari Masalah? 
> 3.    Seberapa yakin bapak bahwa ide yang bapak bawa
> akan
> diterima oleh rekan � rekan lainnya (wakil rakyat
> lainnya)karena tentunya bapak tidak bisa bekerja
> sendiri?
> 
> Terima kasih, Kebahagian bagi saya bila semua
> pertanyaan saya mendapatkan penjelasan dari Bapak.
> Salam hormat saya.
> 
> Ronal Chandra
> Dari Bumi Timur Indonesia.
> 
> 
> __________________________________
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! Hotjobs: Enter the "Signing Bonus"
> Sweepstakes
> http://hotjobs.sweepstakes.yahoo.com/signingbonus




__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Hotjobs: Enter the "Signing Bonus" Sweepstakes
http://hotjobs.sweepstakes.yahoo.com/signingbonus
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke