Assalamuailakum ww,

Sabananyo tadinyo ambo agak skeptik untuk sato sakaki dalam percakapan jo Pak MN, tapi satalah ambo baco jawaban Pak MN ka sanak nan lain, ambo pun tagarik hati.

Partamo, ambo kenalkan diri ambo saketek :

Namo : Heri       . Suku : Tanjuang. Umua : 40, Asa dari Tabiang. Kini jadi kuli di Paris untuak sasuok pagi , sasuok patang.

Walaupun ambo alun ado punyo pilihan untuk pemilu tahun kiniko, dan sayangnyo, suaro kami nan tingga di LN ko kabanyo masuak kotak suaro Jakarta, sadiah juo hati ambo. Tapi baa lah. Cuman ditangah galaunyo pemilu ko , jo banyaknyo anggota legislatif nan lupo daratan ( walaupun Pak MN, ndak masuak dalam golongan ko) ambo iyo labiah banyak gamang dari pado eloknyo. Mungkin ndak kiro kiro  manuruik Pak MN, nagari RI ko ka makmur baliak? Mungkin ndak rakyat RI, terutama Minang bisa marasoan apo makmur tu? Mungkin ndak pembangunan di Minang bisa jalan tanpa harus menghancurkan alam jo adaik Minang nan rancak tu? Baa langkah Pak MN dalam ko?

Ciek lai, Pak MN manyabuik an, bahaso labiah dari 1000 km wilayah pantai Minang (Sumbar) alun di kelola secara maksimal, apo langkah nan ka Pak MN ambiak untuk manarik investor baik dalam negeri ataupun LN? Baik untuak bidang industri, ataupun pariwisata (untuk iko, ambo ndak banyak harapan, walaupun kapasitas pantai awak ndak kalah dari nan lain) .Karano dek ambo dari daerah pantai, (Pasie Sabalah), banyak nelayan nan mangaluah banyak kapa asiang nan mancilok lauak di kawasan laut bagian barat . Apo kiro kiro nan mungkin dilakukan ( polisi, hukum atau lainnya?)

Baliak ka Pemilu, baa manuruik pandapek Pak MN satantangan rombongan KPU nan sosialisasi ke LN , yang notabene suaronyo ndak banyak. Sadangkan banyak di tanah air nan alun mangarati bana apo itu pemilu dengan pemilihan presiden secara langsung. Apo ndak labiah rancak disosialisasikan sajo labiah banyak di tanah air?

Trus soal pemilihan presiden , jarak antaro hasil pemilihan putaran I terlalu jauh. ( kurang lebih 2 minggu), apa hal ini tidak akan menimbulkan hil -hil yang mustahal, jangankan 2 minggu, sehari pun akan terjadi kongkalingkong, karena memang di nagari awak ko, hal macam tu, sudah lumrah. Karano rakyat awak alun tabiaso jo pemilihan langsung ko, jadi ambo caliak banyak nan alah bagadang hati se sabalun tau sakiknyo satalah mencoblos ,dek karano nan manang ndak dapek kursi atau menduduki jabatan nan saharusnyo inyo tampek i.

Di Perancis, pemilihan presiden memang sudah langsuang dan rakyat tahu siapa yang menang hari itu juga , karena hal ini diliput oleh media massa dengan peralatan komunikasi yang canggih, sehingga kemungkinan terjadinya hil hil yang mustahal sangat minim. Di Indonesia, walaupun dibantu dengan peralatan canggih, Hp dibagi - bagikan oleh produsen ternama dunia, dan bantuan komputer untuk bisa online juga nampaknya sudah disebarkan diseluruh tanah air, tapi penentuan hasil putaran pertama dan kedua pemilihan presiden masih saja memakan waktu 2 mingguan. Baa pandapek Pak MN dalam hal iko ? Apo alasan pemerintah dalam hal iko?

Sakitu se dulu Pak MN ( maaf ambo singkek namo Apak tanpa mengurangi rasa hormat. ).

Heri

Paris

 



Mochtar Naim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Sanak Ronal Chandra,
Adalah juga kebahagiaan bagi saya bisa berbagi rasa
dan berbagi pemikiran dengan sanak dan sanak-sanak
kita yang lainnya.

Tanya 1: Apa hal mendasar yang mendorong bapak untuk
tampil menjadi Caleg?
Jawab: Saya didorong oleh sejumlah kawan di Padang
agar maju sebagai calon DPD. Saya juga tanya diri saya
dan beristikharah apakah saya perlu tampil sebagai
calon DPD. Jawab dari dalam diri: Jika dengan itu kamu
bisa berbuat dalam rangka menegakkan kalimah Allah,
amar makruf nahyi munkar, dan menegakkan kebenaran
serta ikut membangun tanah air ini, bismillahkanlah.
Kamu sudah punya pengalaman satu kali duduk di MPR RI
dan pernah duduk di BP MPR RI mewakili Fraksi PBB, dan
kemudian FUD setelah fraksi tersebut terbentuk. Dan
kamu laksanakan itu sebagai amanah dari Allah dan dari
ummat, sehingga kamu tekuni tugas kamu itu dengan
secara sepenuh hati, nyaris tidak pernah absen, dan
tidak ada kerja rangkap di mana-mana,tak punya bisnis
apa-apa, dan kamu tampil dengan konsep-konsep yang
kemudian tertuang dalam keputusan-keputusan MPR RI.
Kamu lalu pertanggung-jawabkan amanah itu secara
tertulis yang kamu tuangkan dalam bentuk buku: Suara
Wakil Rakyat: Pertanggungan jawab kepada rakyat
Sumbar, FPBB, FUD dan PUI, setebal lebih 300 halaman.
Kamu satu-satunya yang melakukan itu dari 700 wakil
rakyat di MPR RI. Walaupun kamu sudah berumur 71
tahun, tetapi fisik kamu dan pikiran kamu masih
seperti anak muda saja. Bahkan masih mau bertanding
dengan anak muda dalam hal ketekunan, kegesitan,
istiqamah dalam pendirian, tegar dalam berjuang, dsb.
Tanya 2: Apa yang pertama kali Bapak lakukan untuk
membawa Minang keluar dari Masalah?
Jawab: Pertama kali: bermunajad dengan Allah, lalu
berdialog dengan diri dan kawan-kawan, dan dengan
warga serta tokoh-tokoh masyarakat. Karena pekerjaan
di DPD, seperti juga di MPR dan DPR, terutama adalah
pekerjaan otak, maka saya akan berbuat semaksimum
mungkin memikirkan yang terbaik untuk daerah Sumbar
dan daerah-daerah lain di seluruh Indonesia sebagai
bahagian yang integral dari negeri tercinta Indonesia
ini. Soal implementasinya adalah soal semua kita di
semua lapisan masyarakat, termasuk pemerintah, DPRD,
dan lembaga-lembaga sosial lainnya. Masalah nomor satu
kita di Sumbar bukan masalah menangisi nasib karena
kita tidak punya SDA � walau kita punya laut yang
terbentang sepanjang lk 1000 km yang belum
diapa-apakan --, tetapi terutama adalah masalah SDM.
Orang Minang harus terdidik, harus cerdas, harus
tangkas dan harus punya watak dan kepribadian. Kita
harus tiru itu orang Cina, orang Yahudi dan
bangsa-bangsa besar lainnya yang besarnya adalah
karena kecerdasan dan kepintarannya. Persoalan nomor
satu kita, oleh karena itu, bagaimana kita harus
keluar dari keterpurukan dan dilema pendidikan ini.
Konsep Parabek (Madrasah Sumatera Thawalib Parabek)
dan konsep Pesantren Terpadu Prof Hamka perlu
diterapkan dan disebar-luaskan ke seluruh Sumbar.
Memperlakukan semua ilmu sama � agama dan umum � dan
menguasai bahasa-bahasa (Arab, Inggeris, Indonesia,
dll) secara aktif. Mendidik anak untuk mendapatkan
pendidikan intelektual, emosional dan spiritual secara
serasi dan seimbang, teori dan praktek.
Tanya 3: Seberapa yakin bapak bahwa ide yang bapak
bawa akan diterima oleh rekan-rekan lainnya (wakil
rakyat lainnya)karena tentunya bapak tidak bisa
bekerja sendiri?
Jawab: Saya telah mendapatkan kiat-kiat bagaimana
membawa kawan-kawan lainnya menerima ide yang saya
bawakan. Sebagai sanak mungkin sudah dengar juga, saya
berjuang untuk mendisfungsikan ABRI keluar dari jalur
politik praktis di DPR, MPR, DPRD, dsb, bermula
sendiri saja, sementara yang lain-lain pada takut.
Saya sampai digelari: "Hulubalang" oleh kawan-kawan di
PAH II MPR RI, karena saya membawakan contoh tugas
hulubalang (Min: �dubalang�) dalam kehidupan
bermusyawarah di balairung dalam setting kebudayaan
Minangkabau. Yang dubalang itu tidak ikut-ikut naik ke
balairung, apalagi mau langsung pula duduk di kepala
balai dan bahkan langsung pula mau jadi ketua segala,
tetapi dubalang tinggal di bawah dan menjaga dan
berjaga-jaga di sekitar kampung memastikan bahwa
kampung aman, pembangunan jalan.
Yang penting adalah kita harus bisa meyakinkan dengan
kekuatan argumentasi kita, tetapi dengan cara yang
baik dan rendah hati. Bagaimanapun orang akan juga
membaca apa yang tersirat dalam diri kita itu.
Tetapi, bagaimanapun, kita juga perlu belajar dan
memanfaatkan kelebihan dan ekspertis dari orang-orang
lain; apalagi kalau pikiran mereka itu lebih bagus
pula dari kita.
Bagaimana itu kira-kira Sanak Ronal? Nah bagaimana
pula pikiran sanak sendiri. Kita ini katanya
berdialog, bukan menempatkan calon DPD untuk diuji
atau bahkan jadi pesakitan segala. Cara-cara orang
yang tidak cocok dengan budaya kita itu dibuang saja.
Yang dipakai cara kita yang islami dan beradab, penuh
sopan santun, seperti yang sanak perlihatkan
sendiri.Saya sungguh bangga bisa berdiskusi dengan
sanak. Semoga Allah swt meridhai, amin.

---



Do You Yahoo!? -- Une adresse @yahoo.fr gratuite et en fran�ais !
Testez le nouveau Yahoo! Mail
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke