Antahlah yuang.....

Bak cando ma nan daulu talua apo ayam..... ( dlm tulisan iko talua )

Ado politisi busuak, ado nan anti politisi busuak, ado pulo nan anti - anti politisi busuak, sampai malah ado urang nan anti anti-anti politisi busuak......

Jadi tatap nan manang nan busuak-busuak juo ?

Kok dibaliak baa...., supayo nan nampak lo di kami ko ... nan politisi harum itu si bana Dra ?
Alias sia bana urangnyo tu.......


Z Chaniago - Palai Rinuak -http://photos.yahoo.com/bada_masiak/

======================================================================
Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================

From: "Indra J.Piliang" <[EMAIL PROTECTED]>

Didepan peserta dialog publik ini, saya mengkritik pers yang hanya melipat tangan, menunggu, dalam perkembangan politik di tanah air, termasuk soal daftar hitam politisi busuk. padahal, media kan punya berbagai alat untuk melakukan investigasi, dllnya. Dari berita yang dimuat di harian-harian medan ini, terlihat betapa akurasinya sangat parah, mulai dari pembicara (yang dimuat berdasarkan proposal-undangan, bukan yang hadir), sampai pengutipan yang mengedepankan ucapan gubernur yang membuka acara ini.

Dialognya sendiri berlangsung panas. Ada yang menuduh gerakan kita sebagai provokator, dan saya balikkan dengan marah "Kalau kami provokator, sekarang kami ada di penjara!" Ada juga yang menghempang dengan argumen, jangan suka membuka aib orang. Saya katakan, "Yang dibuka bukan aib orang, tetapi track record calon pejabat publik."

Koordinasi gerakan kita di Medan juga belum maksimal, karena teman-teman lsm dan mahasiswa yang hadir mengeluhkan kurangnya informasi, sehingga mereka kebingungan. mungkin perlu ada iklan besar-besaran di media massa, termasuk soal sekretariat.

Secara khusus, Hendry Yosodiningrat mengatakan mengkritik gerakan kita soal kriteria poligami (dia mengaku ke saya punya tiga istri). Dia berjanji di hadapan 250-an peserta yang memenuhi ruangan (sampai berdiri) bahwa dia akan membangun kekuatan sendiri dan dia mampu melakukannya, apabila kriteria itu tidak dicabut. Saya langsung menjawab kritikan itu dengan mengatakan kriteria poligami belum final, karena masih masukan dari Pokja, belum diputuskan oleh Pleno GNTPPB.

sekian sekilas uneg-uneg. sayang, saya lupa merekam keseluruhan pembicaraan.

salam,

ijp
NB: Hari Rabu saya juga kembali ke Medan, untuk voters education bersama kaukus perempuan Aceh. Sore ini ke Yogya, sampai Rabu pagi, untuk seminar di UGM. orang yang mau berkuasa, kita yang sibuk, duh.....

_________________________________________________________________
Create your own personal Web page with the info you use most, at My MSN. http://click.atdmt.com/AVE/go/onm00200364ave/direct/01/


____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke