Assalamualaikum wr.wb.

Kalau Ambo manilai,bukan dari suduik Lazim indaknyo dalam islam
tapi adolah makna yang tersirat di baliak pembagian peti mati itu,
karano kalau urang lah bapikiah hiduikko akan mati, Isyak Allah inyo pasti
akan takuik babuek salah(KKN), apolagi mereka-mereka itu duduak pado jabatan
yang basah.

Maaf kalau Ambo salah menanggapinyo

Wassalam

Salmi sarkis

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of uda yoel
Sent: Tuesday, February 17, 2004 10:48 AM
To: Komunitas MINANGKABAU (Urang Awak) Pertama di Internet (sejak 1993)
Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] Setelah Bupati Bagikan Peti Mati (Islam indak
pakai Peti Mati?)


Manuruit ambo, dengan maraknyo pemberian Peti Mati,itu
indak lazim untuak urang ISLAM, karano banyak urang
islam indak mamakai Peti Mati, nan di Pakai adolah
Liang lahat yang di tutupi Papan,,jadi kalo mau
maagiah urang Islam, kasih ajo Kuburan atau kain
Kapan...nnn



--- Ephi Lintau <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> untuk bahan renungan saja.
> 
> salam
> Ephi
> =========================
> 
> Setelah Bupati Bagikan Peti Mati
> Jefry Noer Melawan Aksi Unjuk Rasa Masyarakat       
>  
> 
> Senin, 16 Pebruari 2004
> Bupati paling top se Indonesia minggu ini sudah
> tentu
> Jefry Noer. Dia lagi melawan demo yang dilakukan
> seluruh murid dan guru di ibukota kabupaten Kampar,
> Bangkinang. ??Saya tidak akan mundur,?? tegasnya.
> ??Kalau guru terus mogok, masih banyak orang yang
> mau
> menjadi guru di sini,?? tambahnya kepada pers.
> Catatan: Dahlan Iskan 
> 
> PUNCAKNYA Sabtu lalu ketika lautan guru dan murid
> dari
> semua tingkatan sekolah di sana berunjuk rasa minta
> Jefry turun jabatan. Bahkan sudah hampir seminggu
> ini
> mereka mogok mengajar-belajar. Baik demo maupun
> mogok
> itu, kata mereka, masih akan diteruskan sampai Jefry
> turun tahta. ??Saya tetap tidak akan mundur,?? ujar
> Jefry di depan DPRD setempat hari itu. 
> 
> Organisasi guru, tokoh-tokoh masyarakat dan
> pemberitaan media terus memberi angin pada gerakan
> menggulingkan Jefry. Tapi Jefry bergeming. ??Saya
> pilih kegiatan belajar mengajar di sini kacau
> sebulan
> dari pada masa depan Kampar rusak seterusnya,??
> katanya. 
> 
> Saya yang minggu ini melakukan serangkaian
> perjalanan
> ke Manado, Makassar, Batam, Pekanbaru, Medan dan
> Pontianak akhirnya ingin juga mampir ke Bangkinang.
> Saya pernah beberapa kali melewati kota ini kalau
> lagi
> jalan darat dari Pekanbaru ke Padang. 
> 
> Kota Bangkinang terletak 60 Km dari Pekanbaru.
> Inilah
> kota di tepi sungai Kampar yang terkenal itu. Saya
> ingin merasakan suhu di kota itu, ketika pesawat
> yang
> akan membawa saya ke Medan baru akan terbang empat
> jam
> lagi. 
> 
> Begitu banyak suara-suara aneh yang saya dengar
> tentang bupati dari PAN ini. Mulai dari soal nama
> yang
> dikeren-kerenkan menjadi Jefry (konon nama asalnya
> Djapri), ijazah STM-nya yang diisukan palsu, isu
> sembarangannya memberhentikan dan mengangkat
> pejabat. 
> 
> Yang juga tidak kalah seru adalah mengenai
> instruksinya agar semua pejabat melakukan salat
> malam
> semalam suntuk setiap Kamis malam. Ibadah itu harus
> dilakukan bersama-sama sehingga ketahuan kalau ada
> yang absen. Dan yang paling mengherankan adalah
> kejutan yang dia buat selanjutnya: semua kepala
> dinas
> dia beri keranda agar mereka ingat mati. 
> 
> Saya ingin benar tahu apakah semua itu benar adanya.
> Terutama soal keranda itu. Maka meski pun kunjungan
> saya ke Bangkinang terjadi hari Ahad, saya mencoba
> masuk ke salah satu kantor dinas. Kantor dinas di
> sebuah kota kecil biasanya juga dilenghkapi rumah
> dinas beberapa pegawainya. Maka tak sulit mencari
> kantor dinas yang ada penghuninya di hari libur. 
> 
> Saya bertanya kepada pegawai di situ, diletakkan di
> mana keranda pemberian Jefry. ??Ditaruh di ruang
> kepala dinas??, katanya. Kebetulan kuncinya ada di
> situ sehingga saya bisa melihatnya. Benarlah adanya.
> Di atas meja si kepala dinas terdapat sebuah kotak
> kaca berukuran 10 x 20 cm. Di dalam kaca tersebut
> terlihat miniatur peti mati. 
> 
> Lalu di dalam peti itu ada mayat yang dipocong kain
> putih, seperti pocongan dalam cerita misteri. 
> 
> Di alas kayunya terdapat tulisan begini: ??Wahai
> sahabatku Ir?..(nama si kepala dinas sengaja tidak
> saya tulis). Kematian adalah suatu kepastian,
> sebagaimana adanya sorga dan neraka. Jabatan adalah
> merupakan amanah dari Allah swt. Gunakanlah untuk
> mendapatkan sorga??. Di bawah kalimat itu ada kata
> ??Wafat tanggal?.?? (masih belum diisi tanggal
> berapa). 
> 
> Setelah mengamati peti mati tersebut saya
> melihat-lihat papan pengumuman di kantor dinas itu.
> Di
> sini ternyata terdapat pengumuman mengenai kegiatan
> yang harus dilakukan seluruh kepala dinas pada hari
> Kamis malam yang lalu, yang rupanya belum dicopot.
> Tertempel di situ petunjuk di masjid mana saja para
> kepala dinas harus dibagi untuk melakukan ??malam
> muhasabah?? Kamis malam itu. Kegiatan itu
> dikoordinasikan oleh Lajnah Daurah Usbu?iyah (LDU)
> bentukan Jefry. 
> 
> Acara tersebut dilakukan sejak salat Maghrib. Bagi
> yang hari itu puasa Senin-Kamis, maka buka puasanya
> di
> masjid tersebut. Sejak maghrib itulah, para kepala
> dinas harus terus melakukan ibadah berupa salat,
> membaca Quran, pengajian, salat malam dan zikir
> sampai
> tiba waktu subuh. Setelah salat subuh berjamaah,
> mereka baru boleh pulang, untuk kemudian langsung
> masuk kantor. 
> 
> Profil Jefry sendiri dikenal oleh masyarakat sebagai
> pengusaha kayu yang kaya, lengkap dengan konotasi
> negatipnya dalam kaitan dengan kayu gelap. Kemudian
> dia insyaf dan taubat dan bahkan menjadi amat
> religius. Lalu, dua tahun lalu, agak setengah hati
> mencalonkan diri sebagai bupati. Namun karena dua
> calon kuat lainnya bersaing seru, akhirnya Jefry
> jadi
> kuda hitam dan terpilih. 
> 
> Maka dia ingin jadi bupati yang memegang amanah,
> menurut versinya sendiri. Dia sangat risau akan
> praktek korupsi yang terjadi di negeri ini sehingga
> terbetik niat untuk menginsyafkan para pejabatnya
> melalaui perbaikan akhlak. Kalau bupati sebelumnya
> naik Land Cruiser dia pilih naik Kijang. Dia giatkan
> peribadatan. Dia bangn pesantren. Dia juga sedang
> merencanakan membangun Islamic Center tercantik di
> Indoensia. Dia kemukakan juga bahwa Kabupaten Kampar
> akan dia jadikan Serambi Mekah. 
> 
> Tapi yang lebih dia risaukan adalah soal pendidikan.
> Menurut dia pendidikan di Indonesia jauh
> ketinggalan.
> Karena itu harus dirombak. Harus ada kurikulum
> terpadu
> dan sekolah terpadu. Dia tidak puas dengan aparat di
> dinas pendidikannya. Dia berhentikan kepala dinasnya
> yang lama, lalu dia angkat pelaksana tugas yang
> baru. 
> 
> Belum lama ini, si pelaksana tugas pun dia pecat
> pula.
> Ketidak puasannya akan pelaksanaan pendidikan itu
> lantas dia wujudkan dalam bentuk yang kontroversial
> pula. Dia kirim surat ke BPPT. Dia minta BPPT
> mengirimkankan ahli-ahlinya untuk membenahi
> pendidikan
> di Kampar. Lalau dia mengeluarkan ancaman aparat
> dinas
> pendidikan di Kampar lebih baik diserahkan ke ahli
> dari BPPT. 
> 
> Konstroversi inilah yang kemudian membawa sentimen
> yang panjang dan dalam dari kalangan pendidikan.
> Puncaknya ketika Jefry melakukan rapat dengan
> masyarakat pendidikan dua pekan lalu. Dalam dialog
> itu
> seorang kepala sekolah mengajukan pertanyaan. 
> 
> Pertama, terlalu berlebihan mengundang BPPT untuk
> memperbaiki pendidikan di Kampar. Kedua, mengapa
> anggaran pendidikan di APBD kecil. Ketiga, mengapa
> bupati yang terus menerus menegaskan akan
> memberantas
> korupsi tapi masyarakat masih mengkaitkan bupati
> dengan proyek yang dikorupsi. 
> 
> ??Saya tidak marah dengan pertanyaan itu. Yang saya
> marah adalah si penanya tidak mau mendengarkan
> ketika
> saya menjawab pertanyaan itu,?? katanya. Saat bupati
> memberikan jawaban si penanya justru bicara terus
> dengan orang yang duduk di kiri dan kanannya. 
> 
> Saat itulah Jefry marah dan mengusir si kepala
> sekolah. Nah. Bara yang sudah menyala lama, seperti
> disiram bensin saja. Isu terus meluas bahwa bupati
> menghina pendidik dengan cara mengusir seorang
> kepala
> sekolah. Buntutnya terus berkembang sampai sekarang.
> Bahkan kini DPRD akan membentuk pansus. Singkatnya
> DPRD akan meng-impeachnya. 
> 
> Itu bukan untuk yang pertama kalinya DPRD berusaha
> 
=== message truncated ===


=====
Lautan Sati Rantau Batuah
 
Sutan Palito Alam
33 th




__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Finance: Get your refund fast by filing online.
http://taxes.yahoo.com/filing.html
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke