http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0402/24/daerah/872737.htm


Gempa Kembali Guncang Sumbar - 44 Rumah Hancur dan 4 Orang Luka



Painan, Kompas - Gempa hebat kembali mengguncang Sumatera Barat. Kali ini pusat gempa diketahui berada di Selat Mentawai, sekitar 83 kilometer tenggara Padang atau tepatnya 1,6 derajat lintang selatan dan 100,67 bujur timur. Kekuatan gempa 5,9 pada skala Richter melebihi gempa bumi yang menghantam kawasan Batipuah, Kabupaten Tanah Datar, pada 16 Februari lalu dengan kekuatan 5,6 pada skala Richter.

Akibat gempa yang terjadi pada hari Minggu (22/2) itu, ribuan warga yang semula trauma menjadi panik dan berhamburan ke luar rumah menyelamatkan diri. Hingga Senin malam, laporan sementara menyebutkan empat korban luka dan 44 rumah hancur di empat kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan. Di Kota Padang, sejumlah ruko dan rumah penduduk retak-retak dan kacanya pecah, namun tidak ada korban luka. Kerugian sementara ditaksir mencapai Rp 250 juta.

"Gempa berkekuatan 5,9 pada skala Richter itu terjadi hari Minggu pukul 13.46,29 WIB, dengan pusat gempa pada kedalaman 77 kilometer di bawah permukaan laut di Selat Mentawai. Gempa tersebut hanya empat detik, namun dirasakan selama empat menit," kata Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Lubuak Matokuciang Soemarso.

Didampingi bagian teknisi Heru Nurman, Soemarso menjelaskan, gempa tersebut dirasakan 4-5 MMI di Kota Padang, sedangkan di Kota Padang Panjang, termasuk di Batipuah, Kabupaten Tanah Datar, 2-3 MMI. Gempa susulan tercatat hanya lima kali, dengan kekuatan di bawah 3 pada skala Richter.

Dari pemantauan Kompas di lapangan, sepanjang hari Minggu sampai Senin kemarin, kerusakan terparah terjadi di Gunuangpauah, Ampiang Parak, Kecamatan Sutra. Dari data sementara, terdapat 44 rumah dan rumah ibadah yang rusak atau hancur, 21 rumah dan 2 rumah ibadah di antaranya berada di Kecamatan Sutra. Ada tiga korban luka, yakni Wira (5), patah di bagian kaki dan luka memar di bagian kepala; Pesri Gunardi (33), luka robek di bagian kaki dan memar di bagian kepala; serta Joni (15), luka di bagian kaki dan badan. Seorang korban luka lagi, Emi (25), yang tengah hamil 6 bulan dan terluka di bagian tengkuk, adalah warga Kecamatan Batangkapeh. Rumah rusak juga terdapat di dua kecamatan lain, yaitu Kecamatan Bayang dan Kecamatan Tarusan.

"Dari 13 kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, di empat kecamatan sudah ditemukan adanya korban luka dan rumah rusak atau hancur. Sedangkan di kecamatan lain, laporannya masih ditunggu karena saat kejadian, ada sejumlah camat yang libur, tidak berada di tempat," kata Wakil Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit, yang didampingi Humas Sabrul Bayang.

Seorang korban, Wira, dirujuk ke Rumah Sakit Umum di Painan, sedangkan Pesri Gunardi, yang baru mendapat penanganan dari bidan desa, Senin siang diminta Wakil Bupati ke rumah sakit karena pada bagian yang luka dikhawatirkan infeksi. "Segera berobat ke rumah sakit, segala biaya akan ditanggung pemerintah daerah," katanya.

Hal senada dikemukakan Ketua DPRD Sumbar Arwan Karsi, yang meninjau korban di empat kecamatan bersama Nasrul Abit. "Korban luka harus ditangani serius, dan segala biaya ditanggung pemerintah. Jangan pikirkan berapa pun biaya pengobatan," katanya.

Dari pemantauan ke lapangan, dari 44 rumah yang rusak, hanya 10 unit di antaranya yang hancur atau rusak parah. Untuk ini belum jelas kebijakan pemerintah setempat, kecuali bantuan paket makanan yang telah diserahkan langsung Nasrul Abit kepada korban yang terdapat di Surantih, Kecamatan Sutra.

"Kami sudah siapkan posko penanggulangan bencana di setiap kecamatan. Bantuan segera kami serahkan langsung ke korban, dan tak ingin menumpuk di posko. Posko terus mendata dan memantau korban untuk diberikan penanganan darurat," lanjut Wakil Bupati Nasrul Abit.

Hingga kemarin, warga Kota Padang, Pesisir Selatan, Tanah Datar, dan Padang Panjang masih trauma dengan gempa yang datang bertubi-tubi. Bahkan, di Batipuah, hampir seluruh masyarakat tidur di tenda dan sejumlah keluarga di Padang juga demikian. Sementara itu, korban gempa di Pesisir Selatan untuk sementara menumpang di rumah tetangga mereka yang tidak rusak.

Dompet RN untuak Gampo Sumbar

BCA KCU Jkt Sudirman Rek No. 0350154469
Mandiri KCP Jkt RS Jakarta Rek No. 1220093036567

Kaduonyo ateh namo Darul Makmur.
Untuak mamudahkan identifikasi mohon kiriman ditigo angko
terakhir adolah 764 (RNG), jadi kalau Rp 100 rb dikirim
jumlah Rp. 100,764 atau Rp. 250 rb jadi Rp. 250,764.







Z Chaniago - Palai Rinuak -http://photos.yahoo.com/bada_masiak/

======================================================================
Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================

_________________________________________________________________
Take off on a romantic weekend or a family adventure to these great U.S. locations. http://special.msn.com/local/hotdestinations.armx


____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke