Saudaraku,.. nikah adalah satu kata yang indah. Islam menjanjikan banyak keindahan didalamnya. Rasulullah sangat menganjurkan pada para pemuda untuk menyegerakannya. Artikel dibawah ini mengingatkan kita akan "keindahan " itu.
NP: Terkhusus untuk saudariku Fillah Yesi Elsandra "yang masih bau melati" Barakallah...., salam buat omnya (dari Maryam dan abinya)
Jazakumullah khair. Wassalamualaikum wr.wb
Ummu Maryam
Karunia Ilahi Dalam kehidupan Rumah Tangga
Ketika melihat pasangan yang baru menikah, saya suka tersenyum. Bukan
apa-apa, saya hanya ikut merasakan kebahagiaan yang berbinar spontan
dari
wajah-wajah syahdu mereka. Tangan yang saling berkaitan ketika berjalan,
tatapan-tatapan penuh makna, bahkan sirat keengganan saat hendak
berpisah.
Seorang sahabat yang tadinya mahal tersenyum, setelah menikah senyumnya
selalu saja mengembang. Ketika saya tanyakan mengapa, singkat dia
berujar
"Menikahlah! Nanti juga tahu sendiri". Aih...
Menikah itu sangat indah, kata Almarhum ayah saya dan hanya bisa
dirasakan
oleh yang sudah menjalaninya. Ketika sudah menikah, semuanya menjadi
begitu
jelas, alur ibadah suami dan istri. Beliau mengibaratkan ketika
seseorang
baru menikah dunia menjadi terang benderang, saat itu kicauan burung
terdengar begitu merdu. Sepoi angin dimaknai begitu dalam, makanan yang
terhidang selalu saja disantap lezat. Mendung di langit bukan masalah
besar. Seolah dunia milik mereka saja, mengapa? karena semuanya
dinikmati
berdua. Hidup seperti seolah baru dimulai, sejarah keluarga baru saja
disusun.
Namun sayang tambahnya, semua itu lambat laun menguap ke angkasa
membumbung
atau raib ditelan dalamnya bumi. Entahlah saat itu cinta mereka
berpendar
ke mana. Seiring detik yang berloncatan, seolah cinta mereka juga.
Banyak
dari pasangan yang akhirnya tidak sampai ke tujuan, tak terhitung
pasangan
yang terburai kehilangan pegangan, selanjutnya perahu mereka karam
sebelum
sempat berlabuh di tepian.
Bercerai, sebuah amalan yang diperbolehkan tapi sangat dibenci Allah.
Ketika Allah menjalinkan perasaan cinta diantara suami istri, sungguh
itu
adalah anugerah bertubi yang harus disyukuri. Karena cinta istri kepada
suami berbuah ketaatan untuk selalu menjaga kehormatan diri dan
keluarga.
Dan cinta suami kepada istri menetaskan keinginan melindungi dan
membimbingnya sepenuh hati. Lanjutnya kemudian.
Saya jadi ingat, saat itu seorang istri memarahi suaminya habis-habisan,
saya yang berada di sana merasa iba melihat sang suami yang terdiam.
Padahal ia baru saja pulang kantor, peluh masih membasah, kesegaran pada
saat pergi sama sekali tidak nampak, kelelahan begitu lekat di wajah.
Hanya
karena masalah kecil, emosi istri meledak begitu hebat. Saya kira akan
terjadi "perang" hingga bermaksud mengajak anak-anak main di belakang.
Tapi
ternyata di luar dugaan, suami malah mendaratkan sun sayang penuh mesra
di
kening sang istri. Istrinya yang sedang berapi-api pun padam, senyum
malu-malunya mengembang kemudian dan merdu suaranya bertutur "Maafkan
Mama
ya Pa..". Gegas ia raih tangan suami dan mendekatkannya juga ke kening,
rutinitasnya setiap kali suaminya datang.
Jauh setelah kejadian itu, saya bertanya pada sang suami kenapa ia
berbuat
demikian. "Saya mencintainya, karena ia istri yang dianugerahkan Allah,
karena ia ibu dari anak-anak. Yah karena saya mencintainya" demikian
jawabannya.
Ibn Qayyim Al-Jauziah seorang ulama besar, menyebutkan bahwa cinta
mempunyai tanda-tanda. Pertama, ketika mereka saling mencintai maka
sekali
saja mereka tidak akan pernah saling mengkhianati, Mereka akan saling
setia
senantiasa, memberikan semua komitmen mereka. Kedua, ketika seseorang
mencintai, maka dia akan mengutamakan yang dicintainya, seorang istri
akan
mengutamakan suami dalam keluarga, dan seorang suami tentu saja akan
mengutamakan istri dalam hal perlindungan dan nafkahnya. Mereka akan
sama-sama saling mengutamakan, tidak ada yang merasa superior. Ketiga,
ketika mereka saling mencintai maka sedetikpun mereka tidak akan mau
berpisah, lubuk hatinya selalu saling terpaut. Meskipun secara fisik
berjauhan, hati mereka seolah selalu tersambung.
Ada do'a istrinya agar suami selamat dalam perjalanan dan memperoleh
sukses
dalam pekerjaan. Ada tengadah jemari istri kepada Allahi supaya suami
selalu dalam perlindunganNya, tidak tergelincir. Juga ada ingatan suami
yang sedang membanting tulang meraup nafkah halal kepada istri tercinta,
sedang apakah gerangan Istrinya, lebih semangatlah ia.
Saudaraku, ketika segala sesuatunya berjalan begitu rumit dalam sebuah
rumah tangga, saat-saat cinta tidak lagi menggunung dan menghilang
seiring
persoalan yang datang silih berganti. Perkenankan saya mengingatkan lagi
sebuah hadist nabi. Ada baiknya para istri dan suami menyelami
bulir-bulir
nasehat berharga dari Nabi Muhammad.
Salah satu wasiat Rasulullah yang diucapkannya pada saat-saat terakhir
kehidupannya dalam peristiwa haji wada': "Barang siapa - diantara para
suami- bersabar atas perilaku buruk dari istrinya, maka Allah akan
memberinya pahala seperti yang Allah berikan kepada Ayyub atas
kesabarannya
menanggung penderitaan. Dan barang siapa -diantara para istri- bersabar
atas perilaku buruk suaminya, maka Allah akan memberinya pahala seperti
yang Allah berikan kepada Asiah, istri fir'aun" (HR Nasa-iy dan Ibnu
Majah
).
Kepada saudaraku yang baru saja menggenapkan setengah dien, Tak ada
salahnya juga untuk saudaraku yang sudah lama mencicipi asam garamnya
pernikahan, Patrikan firman Allah dalam ingatan : "...Mereka (para
istri)
adalah pakaian bagi kalian (para suami) dan kalian adalah pakaian bagi
mereka..." (QS. Al-Baqarah:187)
Torehkan hadist ini dalam benak : "Sesungguhnya ketika seorang suami
memperhatikan istrinya dan begitu pula dengan istrinya, maka Allah
memperhatikan mereka dengan penuh rahmat, manakala suaminya merengkuh
telapak tangan istrinya dengan mesra, berguguranlah dosa-dosa suami
istri
itu dari sela jemarinya" (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari Ar- Rafi'
dari
Abu Sa'id Alkhudzri r.a)
Kepada sahabat yang baru saja membingkai sebuah keluarga, Kepada para
pasutri yang usia rumah tangganya tidak lagi seumur jagung, Ingatlah
ketika
suami mengharapkan istri berperilaku seperti Khadijah istri Nabi, maka
suami juga harus meniru perlakukan Nabi Muhammad kepada para Istrinya.
Begitu juga sebaliknya. Perempuan yang paling mempesona adalah istri
yang
shalehah, istri yang ketika suami memandangnya pasti menyejukkan mata,
ketika suaminya menuntunnya kepada kebaikan maka dengan sepenuh hati dia
akan mentaatinya, jua tatkala suami pergi maka dia akan amanah menjaga
harta dan kehormatannya. Istri yang tidak silau dengan gemerlap dunia
melainkan istri yang selalu bergegas merengkuh setiap kemilau ridha
suami.
Lelaki yang berpredikat lelaki terbaik adalah suami yang memuliakan
istrinya. Suami yang selalu dan selalu mengukirkan senyuman di wajah
istrinya. Suami yang menjadi qawwam istrinya. Suami yang begitu tangguh
mencarikan nafkah halal untuk keluarga. Suami yang tak lelah berlemah
lembut mengingatkan kesalahan istrinya. Suami yang menjadi seorang
nahkoda
kapal keluarga, mengarungi samudera agar selamat menuju tepian hakiki
"Surga". Dia memegang teguh firman Allah, "Wahai orang-orang yang
beriman,
peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka..." (QS. At-Tahrim: 6)
Akhirnya, semuanya mudah-mudah tetap berjalan dengan semestinya. Semua
berlaku sama seperti permulaan. Tidak kurang, tidak juga berlebihan.
Meski
riak-riak gelombang mengombang-ambing perahu yang sedang dikayuh, atau
karang begitu gigih berdiri menghalangi biduk untuk sampai ketepian.
Karakter suami istri demikian, Insya Allah dapat melaluinya dengan hasil
baik. Sehingga setiap butir hari yang bergulir akan tetap indah, fajar
di
ufuk selalu saja tampak merekah.
Keduanya menghiasi masa dengan kesyukuran, keduanya berbahtera dengan
bekal
cinta. Sama seperti syair yang digaungkan Gibran, Bangun di fajar subuh
dengan hati seringan awan
Mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan Istirahat di terik siang
merenungkan puncak getaran cinta Pulang di kala senja dengan syukur
penuh
di rongga dada Kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam
sanubari Dan sebuah nyanyian kesyukuran tersungging di bibir senyuman
Semoga Allah selalu menghimpunkan kalian (yang saling mencintai karena
Allah dalam ikatan halal pernikahan) dalam kebaikan.
Mudah-mudahan Allah yang maha lembut melimpahkan kepada kalian bening
saripati cinta, cinta yang menghangati nafas keluarga, cinta yang
menyelamatkan. Semoga Allah memampukan kalian membingkai keluarga
sakinah,
mawaddah, warrahmah. Semoga Allah mematrikan helai keikhlasan di setiap
gerak dalam keluarga. Jua Allah yang maha menetapkan, mengekalkan ikatan
pernikahan tidak hanya di dunia yang serba fana tapi sampai ke sana, the
real world "Akhirat". Mudah- mudahan kalian selamat mendayung sampai
ketepian. Allahumma Aamiin.
Barakallahu, untuk para pengantin muda. Mudah-mudahan saya mampu
mengikuti
tapak kalian yang begitu berani mengambil sebuah keputusan besar, yang
begitu nyata menandakan ketaqwaan kepada Allah serta ketaatan kepada
sunnah
Rasul Pilihan. Mudah-mudahan jika giliran saya tiba, tak perlu lagi saya
bertanya mengapa teman saya menjadi begitu murah senyum. Karena mungkin
saya sudah mampu menemukan jawabannya sendiri.
_________________________________________________________________ The new MSN 8: smart spam protection and 2 months FREE* http://join.msn.com/?page=features/junkmail
____________________________________________
PK Sejahtera - No. 16 Menuju Indonesia Bersih dan Lebih Peduli ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Mailing List Keadilan4all Milis PK Sejahtera (UnOfficial) http://groups.yahoo.com/group/keadilan4all
Situs resmi DPP Partai Keadilan Sejahtera di http://www.pk-sejahtera.org
PK SEJAHTERA Partai Wong Cilik, Musuh Wong Licik �������������������������������������������� Yahoo! Groups Links
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
____________________________________________
PK Sejahtera - No. 16 Menuju Indonesia Bersih dan Lebih Peduli ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Mailing List Keadilan4all Milis PK Sejahtera (UnOfficial) http://groups.yahoo.com/group/keadilan4all
Situs resmi DPP Partai Keadilan Sejahtera di http://www.pk-sejahtera.org
PK SEJAHTERA
Partai Wong Cilik, Musuh Wong Licik
��������������������������������������������
===========================================================================================
Akses Internet Prabayar TELKOMNet-Prepaid,
nominal Rp.10.000- Rp.150.000. Dapatkan di Plasa - Plasa TELKOM terdekat (khusus di Jawa Timur)
===========================================================================================
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________
