Title: FW: H-B-E>Rendang Padang Buatan Malaysia Rambah Pasar Asia
Assalmaulaikum WW.
 
Ingat Suku Minang di Malaysia, yang dikenal adat Dt. Parapatiah mengusasi satu negar bagian disitu. Meraka adalah warga negara Malaysia yang berasal dari Minang. Jadi mereka juga berhak memakai nama atau produk Rendang tersebut. Kalau kata Padang, disana juga banyak padang, padang rumput, padang ilalang dlsb. Sebagaimana saya yang merupakan warga Jakarta (32 th) keturunan Minang. Saya juga berhak memasarkan rendang kan?
 
Yang dipertanyakan, kenapa orang Padang pada diam saja orang memakai namanya. Dimana-mana banyak restoran Padang yang bukan kepunyaan orang Padang. Malah mayoritas restoran Padang buklan milik orang Padang. Pemiliknya ada yang dari Bukittinggi, Payokumbuah, Piaman, Pasaman dll. Mamak mbo pernah mambuka restoran Kapau masakan Padang. Datang kesatuan urang kapau menegur, untuang dikampuang mbo ado nan banamo "bukik kapau", cubo pai ka Canduang (V Suku) pasti urang tau jo Bukik Kapau nantun.
 
Dalam pemakaian kata kita sering rancu dan merancukan. Cuba pertanyakan beda antara "Minang", "Padang", "Sumbar", seharusnya tiga kata ini jangan dirancukan sehingga tidak merancukan generasi selanjutnya.
 
Menurut pendapat saya tiga kata tersebut (mungkin juga salah) adalah sbb:
 
"Minang" adalah nama "suku bangsa" dan "budaya" yang berasal dari "luhak nan tigo" (Agam, Tanah Data, Limo Puluah Kota, tamasuak Bangkinag nan kini di Riau), sahinggo ada yang disebut Minang dan Minang Rantau. Minag rantau nantun adolah, nan patamu kabupaten disekitar luhak nan tigo (Pasaman, Padang Pariaman, Pesisir, Kerinci, Rokan, Kampar, dll). Kemudain berkembang sampai negeri sembilan Malaysia. Malah kalau orangnya kini sudah berada dan berwarga manca negara. Orang Minang ada yang berwarganegara Australia, Burma, China, USA,  dll. Tapi dia tetap orang Minang. Ada teman dekat saya yang dosen: He is Australian but keturunan Minang. Siapa yang berani mengkalim dia bukan orang Minang. Bicara Miangnya juga masih medok. Saya yang 32 tahun sebagai penduduk resmi DKI, apa dapat di klaim bukan orang Minang?
 
"Padang" adalah nama kotamadya, yang merupakan ibukota Propinsi Sumatra Barat. " Padang juga adalah bagian selatan (tenggara) dari kabupaten Padang Pariaman. Kalau kita di Sumbar, Orang Pariaman nggak mau dibilang dia orang Padang dan sebaliknya. Demikain juga bila orang Bukittinggi dia akan bilang dia bukan orang Padang. Jadi yang bilang orang Minang adalah orang Padang adalah rancu atau dirancukan.
 
"Sumatra Barat" adalah propinsi dipantai Barat Sumatra yang berbatasan dengan propinsi Sumut, Riau dan Jambi. Jadi pemerintahan Sumbar mengklaim sebagai Minang, juga tidak tepat, dirancukan. Wong Bangkinang yang bagian dari luhak nan tigo saja kini di propinsi Riau. Apalagi yang Minang Rantau, seperti Rokan, Jambi dan juga Negeri Sembilan di Malaysia, Bengkulu dan apalagi kalau orangnya. Seorang Warga Negara Autralia atau saya penduduk DKI, juga tidak mau dan tidak rela bila dibilang bukan orang Minang dan tidak berhak memakai nama dan/atau produk Minang. Seperti Randang, kolio, lado mudo dllnya misalnya.
 
Kini, bagaimana kini dengan masakan "Padang"? yang seharusnya adalah masakan Minang. Disini orang Padang diuntungkan dan juga dirugikan. Diuntungkan karena mempopulerkan nama "Padang" tersebut. Dirugikan: kok orang Bukittinggi seenaknya memakai nama Padang untuk mengeruk keuntungan pribadinya.
 
Mohon maaf jiko ado nan indak talatak ditompaiknyo.
 
Wass. WW
Darul St. Parapatiah (50) Jkt.
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]On Behalf Of Fitriyani
Sent: Thursday, March 04, 2004 7:32 AM
To: Komunitas MINANGKABAU (Urang Awak) Pertama di Internet (sejak 1993)
Subject: [EMAIL PROTECTED] FW: H-B-E>Rendang Padang Buatan Malaysia Rambah PasarAsia

Assalamu'alaikum warahmatullah
Fitri nak batanyo ka mamak/ dunsanak nan tingga di Malaysia atau nan tau apo iyo berita nan dibawah ko tajadi ?? sadiah bana kalau iyo.

Wassalam
fitri

----- Original Message -----
Sent: Wednesday, March 03, 2004 12:17 PM
Subject: Rendang Padang Buatan Malaysia Rambah Pasar Asia


Rendang Padang Buatan Malaysia Rambah Pasar Asia

"Sebagai bagian dari masyarakat Minang tentunya bangga produk makanan khas Minang merambah mancanegara, hanya saja yang disayangkan orang lain lebih cepat menangkap peluang, sehingga orang lain yang menikmati keuntungan," demikian Irawadi Uska.(Ant/jy)

____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke