Assalamu'alaikum wr.wb. Cecille dan sanak di palanta yang saya hormati.
Tepat sekali yang dikatakan ukhti kita yang masih muda ini. Memang seharusnyalah kita tidak perlu mudah terpengaruh dengan label label negatip yang sekarang dipasang dipundak orang islam. Kita sebagai orang yang bertanggung jawab membawa syi'ar Islam ini harus berupaya menggalakkan syi'ar tersebut keseluruh pelosok bumi ini. Cara yang paling tepat adalah melakukan syiar tersebut dengan memberikan contoh dan amal amalan yang sesuai dengan petunjuk Al-Qur'an dan Al Hadits. Bersikap emosi, marah marah dan segala sikap negatip lainnya bukannya menggalakkan syi'ar Islam, namun sebaliknya justru yang sudah Islam pun akan lari dan berbalik menjadi tidak Islam. Apakah memang begini syi'ar yang dimaksud ?. Tentu saja tidak, syi'ar tujuannya mengajak yang belum iman menjadi beriman dan meramut (menjaga) yang sudah beriman agar bertambah tambah keimanannya. Sikap sikap yang radikal. apalagi dengan menyodorkan ayat2 tertentu untuk pembenaran pendapat kita, kadang kala tidak selamanya membawa keberhasilan dalam syi'ar. Akhlak dan tingkah laku kita adalah yang pertama dinilai orang lain, baru kemudian didengar orang apa yang kita bicarakan. Yang kita bicarakan juga harus mengena pada sasaran atau audience yang tepat. Seperti halnya memberi makan pada seseorang, maka tentu saja menu untuk bayi dengan orang dewasa akan berbeda, kita tentu saja tidak bisa memberikan menu sate padang untuk bayi yang baru saja belajar makan nasi halus. Dan yang paling utama, hentikanlah perpecahan, saya berkeyakinan, semua ide dan aliran2 yang ada dalam Islam sekarang ini bertujuan agar islam ini segera bangkit kembali dari keterpurukan. Pendapat2 yang liberal sekalipun masih perlu untuk dipertimbangkan, bahkan didiskusikan agar bisa dicari titik temu dan hasil yang terbaik buat umat islam. Benar kata ikhwan kita yang lalu (Mak Darwin) bahwa Islam itu adalah untuk orang yang berfikir, bukan cuma untuk orang yang taqlid membabi buta. Al-Qur'an adalah satu satunya wahyu Allah yang harus menjadi pegangan kita, dan alhadits adalah contoh dan guidance yang harus kita ikuti, namun hadits bukanlah wahyu Allah, dan tak ada jaminan dari Allah mutlaq kebenarannya. Diperlukan kehati hatian dalam memilih dan menggunakan Hadits agar kita tidak salah langkah dan kadang2 sering menimbulkan perpecahan. Mempelajari Alqur'an juga tidak cukup hanya mempelajari lewat terjemahan, kadang kala ada ayat2 yang dimansukh dan nasikhnya di ayat ayat yang lain, kalau kita tidak hati2 akan timbul salah pemahaman. Yang paling ideal rasanya adalah mulai mempelajari bahasa arab itu sendiri, walaupun juga ini bukanlah hal yang mudah karena bahasa arab dalam alqur'an adalah bahasa arab klasik dan sudah banyak perbedaaanya dengan bahsa arab modern sekarang ini. Insya Allah saya ada pelajaran bahasa Arab-Inggris lengkap dalam bentuk CD yang saya dapat waktu tinggal di Qatar dulu, kalau sekiranya ada yang berminat nanti akan saya copykan dan titipkan ke ikhwan yang ada di Jakarta. Sekian dan semoga kita semua tetap dipersatukan Allah dalam tali keimanan wassalam Adrisman ----- Original Message ----- From: "ce cille" <[EMAIL PROTECTED]> To: "Komunitas MINANGKABAU (Urang Awak) Pertama di Internet (sejak 1993)" <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Saturday, March 06, 2004 6:22 AM Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] Fw: [mencintai-islam] Indonesia adalah negaraterkorup > > > > > Temanku juga mengatakan, ternyata memang benar bahwa > > dimana ada muslim, di situ pasti ada kekacauan. > > Untuk ini aku bantah besar-besar, aku marah sekali > > ke mereka. Sambil berkacak pinggang aku katakan, > > mungkin Hindu atau Buddha itu baik, tetapi bukan > > berarti agama mereka adalah agama yang benar. Islam > > adalah agama besar yang diturunkan dari Allah SWT, > > tidak ada agama lain di dunia ini yang diturunkan > > dari Allah SWT. Lantas aku pergi meninggalkan > > mereka. Benci rasanya kalau Islam disinggung oleh > > mereka, pengen rasanya memukul wajah mereka, tetapi > > aku hanya sendiri, dan tidak bisa berbuat apa-apa. > > > hanya sedikit comment aja Oom Ad....apa ygtertulis di > paragraf di atas, memang begitulah kejadian yg sering > kita lihat...kalau ada seseorang yang mengatakan islam > tidak bagus...islam begini..islam begitu...maka > kebanyakan dari kita langsung marah....tak terkecuali > langsung ngak mau ngomong sama orang tersebut seperti > yg di lakukan oleh penulis di atas...... > > kemudian pertanyaan lain yang timbul? Apakah sudah > tepat kita bersikap demikian menghadapi pertanyaan > ataupun penyataan seperti itu....cecille rasa kurang > tepat...karena hanya akan membenarkan pernyataan orang > tersebut bahwa islam jelek..... > > cecille > > __________________________________ > Do you Yahoo!? > Yahoo! Search - Find what you're looking for faster > http://search.yahoo.com > ____________________________________________________ > Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: > http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net > ____________________________________________________ ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net ____________________________________________________
