Menyaksikan Kubah berjalan dan Payung Menguncup

 

Madinah , 20 Februari 2004 ( 29 Zulhijjah 1422 H)

 

Selesai sholat subuh , saya tidak buru pulang ke Hotel ,  tapi jalan jalan dulu diseantero Masjid Nabawi  , untuk melihat sisi lain dari Masjid Nabawi baik bagian bawah maupun bagian atas atau Roof dari masjid tersebut  .

Saya lewat di bagian Masjid yang lama yang keasliannya masih dipertahankan sampai kini , yakni seperti Kubah�Al Hadra � dan menara yang semua dicat hijau dan biasa disebut Kubah Hijau . Saat itu adalah pergantian antara fajar dan terbit matahari pada jam 06.30 , saya sempat menyaksikan proses menguncupnya payung raksasa yang jumlahnya 12 buah  yang fungsinya untuk menahan udara dingin dimalam hari dan juga untuk menahan udara panas disiang hari . Kalau semua payung tersebut menguncup , maka ia akan kelihatan seperti tiang menara didalam Masjid . Sungguh suatu perpaduan antara teknologi dan seni . Mengembang dan menguncupnya payung ini digerakkan oleh motor elektrik yang dikendalikan komputer .Pada bagian dalam Masjid Nabawi yang begitu luas saya menyaksikan keindahan arsitektur dan interior yang luar biasa . Dengan ratusan t iang penyangga yang menyemburkan udara dingin pada dasarnya , dan seluruh tiang dihiasi dengan ornamen dari kuningan yang konon disepuh emas menambah keindahan Masjid . Permadani tebal warna merah dengan motif kembang kembang serta logo pedang dan pohon korma ( symbol KSA ) terhampar diseluruh bagian dalam Masjid ( kecuali yang diperuntukkan  buat jalan masuk ) . Langit langit dan flafond dihias dengan bermacam motif dan didominasi warna krem dan maroon membuat sejuk ruangan . Lampu lampu kristal dengan garis tengah lima meter mengantung dilangit langit ruangan . Saya berjalan ke bagian atas atau atap Masjid Nabawi , tenyata dibagian atas ini ada juga tempat sholat yang lebih luas dari  bagian bawah , karena tidak ada tiang tiang yang mengganggu . seluruh lantai pada bagian atas terdiri dari marmer putih yang berpendingin dibawahnya . Dibagian atas ini saya menyaksikan  Kubah yang bisa bergeser diatas rel besi , yang digerakkan motor elektrik dan dikontrol komputer . Berat masing masing kubah tersebut konon mencapai 80 ton dan untuk mengeser kubah tersebut diperlukan waktu tak lebih dari lima menit .

Setelah saya hitung hitung ada lebih kurang 20 bh kubah yang bisa digeser geser tersebut . Pengaturan sound system sangat bagus sekali sama dengan yang ada di Masjidil Haram , sehingga suara Imam dan azan jelas terdengar keseluruh pojok Masjid dan dapat mencapai radius 1 � 2 km . Ada sepuluh buah menara di Masjid Nabawi  termasuk Menara Hijau yang terdapat dibangunan masjid yang lama . Dibagian sisi Selatan Masjid Nabawi ada pelataran Masjid yang tidak bisa digunakan untuk sholat , karena diluar sempadan garis Imam , dan bagian tersebut berada dibelakang Masjid Nabawi .

 

 

Wassalam : zul amry piliang

  


Do you Yahoo!?
Yahoo! Search - Find what you�re looking for faster.
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke