Assalamu'alaikum Wr. Wb.
 
Selama saya mengikuti diskusi di palanta ini, bertambah pengetahuan saya dengan mengenal ungkapan "alam takambang menjadi guru". Maknanya sangat dalam, saya yakin ini merupakan hasil pemikiran yang teliti dan mendalam dari orang tua kita zaman dahulu. Dan bisa-jadi merupakan pendalaman dari kitab suci kita yang jelas-jelas menyuruh dan mengajarkan kita untuk belajar dengan membaca.
 
Sekarang kita sebagai pewaris hasil pikiran yang sudah dibangun oleh orang tua kita, perlu untuk menilai diri kita sendiri apakah kita sudah bisa dan lebih bijak dalam membaca fenomena yang terjadi dalam kehidupan kita. Kalau kita bisa lebih baik dari apa yang dihasilkan oleh orang-orang dahulu, kita bisa senang karena sudah bisa disebut sebagai orang yang beruntung. Kalau sama saja artinya kita perlu bersedih, karena kita telah menghabiskan waktu dan tidak menghasilkan perubahan. Apabila sebaliknya malah kurang bijak dalam membaca keadaan kita patut disebut sebagai orang-orang yang merugi.
 
Wassalam,
 
Ridwan
 
 
 
 
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke