Kemerosotan Moral Masyarakat Meningkat
By padangekspres, Rabu, 19-Mei-2004, 04:08:41 WIB

Padang, Padek-Maraknya tindak kekerasan dan kriminalitas dari orang-orang
memiliki hubungan dekat, diindikasikan akibat kemerosotan moral masyarakat
Sumbar yang semakin tinggi. Bagi masyarakat Minang, ini harus dijadikan
pukulan telak sebagai dampak kurangnya kontrol dari ninik mamak terhadap
kemenakan dan orang tua kepada anak.Demikian ulama Sumbar, H Bagindo M
Letter dalam perbincangan koran ini, baru-baru ini. Ia mengajak masyarakat
Sumbar untuk merenungi kembali masalah-masalah kekerasan dan kriminal di
Sumbar.

Mulai dari tindak kekerasan sesama saudara, pembunuhan hingga pemerkosaan.
Kasus ini semakin meningkat dengan bermunculan kasus pembunuhan orang tua
atau tindak penganiayaan lainnya oleh anak, sebagaimana pernah terjadi di
Agam, Padang dan Padangpariaman. "Ini bukan muncul tiba-tiba. Ada fenomena
moral dan kekosongan dalam sistem pendidikan anak. Kekosongan jiwa anak
akibat pendidikan ini semakin kacau ketika dipengaruhi oleh lingkungan.
Bagaimana pun tidak ada anak yang lahir, lalu langsung mendapat gangguan
jiwa, dan itu dijadikan alasan untuk menghibur kita dalam mencarikan
pembenaran terhadap fenomena akhlak yang semakin melebar ini," paparnya.

Dijelaskan, pengaruh lingkungan pun beragam. Di antaranya, keinginan untuk
hidup senang tanpa berusaha dan mengembangkan diri (hedonisme) semakin
kental dalam tatanan masyarakat materialistis (menomor satukan materi).
Masyarakat Minang yang memiliki kebudayaan egaliter sangat rentan dengan
pengaruh hedonisme dan materialistis ini.

Pengaruh tersebut hinggap ke kalangan anak dan memunculkan depresi dan
kekalutan akibat tekanan keinginan pada anak. Sedangkan, masyarakat belum
memberikan porsi cukup untuk memperhatikan kebutuhan kejiwaan anak secara
menyeluruh. Hasilnya, ketika muncul prilaku menyimpang dari anak terhadap
sesama di lingkungan, reaksi kekagetan hanya bersifat sensasi. "Kondisi ini
tidak terlepas dari pengaruh dominasi pendidikan juga," ulasnya.

Disarankan, kepada pemuka masyarakat dan kalangan pendidik untuk mulai
mengembangkan kelembagaan dengan kontrol sosial tinggi dan bersifat
mendorong kedewasaan masyarakat, tanpa kehilangan pengisian akhlak dan
moral. (vya)

Padang Ekspres Online : http://www.padangekspres.com/
Versi online:
http://www.padangekspres.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=2694
4



____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke