berikut saya kutipkan dari Pusat Konsultasi Syariah sbg padanan dan memperluas wawasan.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~ http://www.syariahonline.com/konsultasi/?act=view&id=2203 Assalamu `alaikum Wr. Wb. Sebenarnya singkatan dalam penulisan kata atau kalimat tidak dikenal dalam bahasa arab, karena pada dasarnya bahasa arab sudah singkat dan padat. Sehingga susunan beberapa huruf sudah bisa mengandung arti dan makna yang sangat banyak, luas dan dalam. Secara umum, penulisan dalam bahasa arab jarang membutuhkan penyingkatan kata, kalimat atau phrase. Sebaliknya, umumnya huruf latin tidak mampu untuk menyimpan makna yang banyak dengan penulisan huruf yang sesedikit mungkin, sehingga seringkali kita harus menyingkat kata, kalimat atau phrase tertentu. Dan karena bahasa Indonesia menggunakan huruf latin, maka penyingkatan sering kali terjadi. Sebenarnya bila dilihat secara hukum, tidak pernah ada nash yang melarang penyingkatan kata yang terkait dengan hal yang sakral seperti penulisan Subhanahu Wa Taala menjadi SWT, atau Shallallhu `alaihi wa sallam menjadi SAW (Inggris : PBUH). Namun beberapa ulama memang ada yang sedemikian memberi perhatian dalam masalah adab atau sopan santun dalam agam, sehingga menyarankan agar penyingkatan seperti itu dihindari. Sebenarnya, ketika kita menggunakan komputer, penyingkatan seperti itu bisa dihindari tanpa bersusah payah menuliskan secara panjang. Di dalam program microsoft word misalnya, kita bisa memanfaatkan trik tertentu seperti auto correct yang bila ketika Anda mengetikkan huruf �SAW�, maka secara otomatis komputer akan memperbaiki menjadi `Shallallhu `alaihi wa sallam`. Meski demikian, secara syar`i tidak ada larangan untuk menuliskannya dengan singkatan, terutama bila menulis dengan tangan. Wallahu a`lam bishshowab. Wassalamu `alaikum Wr. Wb. ---------- Original Message ---------------------------------- From: "Ahmad Ridha" <[EMAIL PROTECTED]> Reply-To: "Komunitas MINANGKABAU (Urang Awak) Pertama di Internet (sejak 1993)" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Fri, 28 May 2004 14:18:29 +0700 >Bismillahirrahmanirrahim, > >Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, > >Menyingkat shalawat dan salam kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wassalam >serta salam kepada saudara seiman telah menjadi kebiasaan banyak muslim >terutama ketika menulis e-mail atau pun sms. Terkadang singkatannya memiliki >makna lain yang begitu jauh. Berikut ini saya kutipkan nasihat berkenaan >penyingkatan tersebut yang diambil dari: > >http://fatwa-online.com/fataawa/miscellaneous/enjoiningthegood/0020919.htm >http://www.bakkah.net/interactive/q&a/aawa004.htm > >Keterangan lainnya dapat dilihat di: > >http://www.bakkah.net/articles/SAWS.htm > >Semoga bermanfaat. > >Ahmad Ridha ibn Zainal Arifin ibn Muhammad Hamim >(l. 1980 M/1400 H) > ---------- > ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net ____________________________________________________
