Manga juo bisa labiah banyak di bandingkan jo di medan, padahal kalau preman
nya itu yyg terkenal kan dari sinan.
wassalam,
harman
nb.
untuak adiak reni, kama sen ko indak pernah nampak lai do kini? apo ado
masalh jo mail-nyo?
-----Original Message-----
From: Z Chaniago [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Friday, March 31, 2000 7:59 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Rantau-Net] Padang memiliki anak jalanan 5 besar di Indonesia
Assalamu'alaikum WW
Dari media Indonesia ado berita sarupo nan dibawah...
Ambo takana pas di Padang wakatu liburan akhir taun nan lalu.
Salah surang kawan ambo, maajak untuak sato rapek dalam pambantuak kan LSM
nan akan manangani masalah Anak Jalanan di Padang iko.
Wakatu itu diundang untuak datang di sekretariat-nyo di daerah Puruih.
Beberapa kawan di sinan pernah di training lapangan di Medan.
Namun sampai saat iko - ambo alun mandanga 'follow-up' nyo....
Wassalam
Z Chaniago - Palai Rinuak
http://www.mediaindo.co.id/detail_news.asp?id=2000033101381429
12 Kota Besar Miliki Banyak Anak Jalanan
Media Indonesia - Kesra (3/31/00)
JAKARTA (Media): Terdapat 1.322 lokasi yang diduga menjadi kantong anak
jalanan dari 12 kota di Indonesia. Secara berturut-turut lima kota yang
terbanyak memiliki kantong anak jalanan adalah Jakarta, Semarang, Surabaya,
Padang, dan Bandung.
Angka tersebut terungkap dari hasil pemetaan dan survei sosial anak jalanan
di 12 kota besar dilakukan Pusat Kajian Pembangunan Masyarakat Unika Atma
Jaya bersama Departemen Sosial (sebelum dibubarkan). Survei tersebut
dilakukan Maret hingga Mei 1999.
Hasil survei yang diseminarkan di kantor Badan Kesejahteraan Sosial Nasional
(BKSN), kemarin, mengungkapkan masalah anak jalanan di 12 kota besar
dianggap cukup memprihatinkan.
Bahkan dalam sambutannya Menteri Negara Masalah-masalah Kemasyarakatan
RI/Kepala BKSN Anak Agung Gde Agung mengatakan di Makassar, Pontianak, dan
Medan, banyak anak pengungsi menjadi anak jalanan.
Dari 1.322 kantong anak jalanan di 12 kota tersebut secara rinci
diungkapkan, Jakarta mempunyai 312 lokasi, Semarang (163), Surabaya (135),
Padang (125), Bandung (120), Palembang (101), Yogyakarta (85), Mataram (77),
Malang (60), Makassar (59), Lampung (57), dan Medan (28).
Survei tersebut juga menunjukkan rata-rata anak jalanan di kota-kota besar
lebih banyak beroperasi pada pagi dan sore hari. Namun, biasanya anak
jalanan laki-laki yang beroperasi pada pagi hari, sementara yang perempuan
pada sore hari.
Sementara anak jalanan laki-laki di Jakarta, Bandung, Mataram, dan Makassar,
waktu puncak mereka beroperasi pada pagi hari.
Deputi I BKSN Soeparman mengatakan saat ini kebijakan penangan anak jalanan
perlu diperbaiki. Pasalnya, pada masa lalu, penanganan anak jalanan
cenderung hanya mengejar target. ``Misalnya kita diberi dana untuk mengejar
DIP, maka kita buat rumah singgah.``
Menurut dia, kini harus dilakukan pendekatan lebih kualitatif. Misalnya,
pendekatan kepada orang tua atau keluarga anak jalanan perlu dilakukan juga.
Kekhawatiran lainnya yang diungkapkan Soeparman adalah, dengan
diberlakukannya UU No. 22 Tahun 1999 tentang otonomi daerah, kemungkinan
pemda setiap provinsi kurang memperhatikan anak-anak jalanan tersebut.
Hal itu kemungkinan disebabkan kurangnya dana setiap pemda tadi. ``Biasanya
kan pemda mendapat dana dari pemerintah pusat untuk masalah penanganan
perbaikan kesejahteran masyarakat, juga bantuan dari badan-badan
internasional,`` ujarnya.
Sementara itu Tamim, anggota Yayasan Bahtera, Bandung, mengingatkan
pemerintah akan kurang efektifnya rumah singgah. Selain banyak pengelola
rumah singgah yang hanya bertujuan mendapat dana dari pemerintah sebesar Rp
66 juta untuk satu rumah singgah.
``Karena dana terbatas, mereka mengelola rumah singgah seenaknya saja,``
tegas Tamim. (Ddn/V-1)
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
=================================================
WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
=================================================
Subscribe - Mendaftar RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages: subscribe rantau-net email_anda
Unsubscribe - Berhenti menerima RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi emai / Messages: unsubscribe rantau-net email_anda
=================================================
WebPage RantauNet http://rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================
=================================================
WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
=================================================
Subscribe - Mendaftar RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages: subscribe rantau-net email_anda
Unsubscribe - Berhenti menerima RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi emai / Messages: unsubscribe rantau-net email_anda
=================================================
WebPage RantauNet http://rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================