Assalamu'alaikum WW
Secara jujur memang itulah keadaannyo, mungkin alah ka maniru di barat pulo,
kok ado anak gadih bajalan samo anak gadih, atau laku-laki bakalan samo
laki-laki itu nan indak normal karano keceknyo anak jawi (alias homo....),
nah kalau cw samo cowok itu baru pasangannyo.... masyallah....
Babaliak ka masalah kristenisasi iko...., sacaro politik di Indonesia secara
umum Umat Islam alah kalah angin...., kalau manuruik ambo salamo iko taruih
sajo di permasalah kan kato "toleransi terhadap umat beragama lain oleh umat
Islam " hal itu alah kito lakukan salamo iko pulo..., padahal pemikiran ambo
hal itu paralu diubah dengan ..."baa pulo toleransi umat non Islan terhadap
Umat Islam di Indonesia ? "....... misalnyo umat Islam telah mengalah pada
penghapusan beberapa kata pada piagam jakarta...., namun dalam pelaksanaan
tri rukun - ala Alamsyah RPN ..... rukun yang kedua, yaitu Kerukunan antar
umat beragama itu lah yang tidak dilaksanakan...
Dan secara kesadaran berpolitik negara ambo berharap banyak kepada
Partai-Partai Islam dan Partai yang dipimpin oleh orang Muslim untuk
memperjuangkannyo.
Dan ka dalam (umat Islam),khususnyo di Ranah Minang babaliak kapado nan
salamo iko alah dicubo diangkek di balerong...bahwa secara ideologi urang
minang itu alah tercemar...dalam arti kebudayaan minang itu banyak di
pengaruhi oleh kebudayaan nan kurang bamutu dari daerah lain,......
TIndak lanjuiknyo manuruik ambo bisa dimulai dari surang-surang, ka anak -
kamanakan dakek , ka urang sa jorong, sa nagari dst.....
Wassalam
Z Chaniago - Palai Rinuak
>From: harman <[EMAIL PROTECTED]>
>Apayg di katakan yanti itu memang ada benarnya, tapi kalau lah kita mau
>jujur sebenarnya andil urang awak terhadap hal itu juga ada. maksudnya
>setiap urang awak yang pulang kampung, mereka cenderung menjadikannya
>sebagai ajang prestise ( pamer aksesoris badan ) di kampungnya dan lebih
>dari itu tentu perilaku yg mereka bawa pun berlagak seperti orang betawi,
>hal itu sedikit banyaknya mempengaruhi kawan-kawan nya yang tinggal di
>kampung. selain itu faktor kebiasan rantau urang awak pun adalah bagian
>dari
>permasalahan, dengan banyak nya orang yg merantau tentu akan terjadi
>kekosongan dan itu adalah merupakan peluang dan kesempatan bagi mereka (
>gol. misionaris kristen ) untuk mengisi kekosongan kampung yg telah di
>tinggalkan oleh pemuda bahkan mungkin para guru ngaji atau buya yang
>mungkin
>lebih suka ikut kemenakan atau anaknya yg telah merantau ke jakarta. Saya
>pernah mendengarkan kisah dari bp. lukman harun tentang perubahan drastis
>di
>ranah minang ( daerah nya saya lupa ) beliau mengatakan jika waktu muda nya
>jika ada anak gadis yg berjalan bergandengan tangan di depan umum, orang
>tua
>dari gadis itu akan merasa malu dengan lingkungannya, tapi sejak arus
>wisata
>yg masuk kedaerah tsb. justru orang tua mereka merasa bangga jika melihat
>anak gadisnya di gandeng oleh turis asing sebagai guide untuk
>berjalan-jalan
>melihat alam di kampung mereka ( sekali lagi orang tua juga yg menajdi
>kunci
>permasalahan ). Mengenai pesantren yg di wajibkan , saya kira kita bisa
>melihat fenomena di tanah jawa ini, begitu banyak pesantren di suatu daerah
>tersebar tapi justru kristenisasi terjadi di sekitar wilayah tersebut.
>Mungkin kita dapat berharap dengan otonomi yg akan di berlakukan, kita
>harus
>bisa membuat aturan daerah sendiri yg dapat membendung arus misionaris yg
>nampaknya kian hari kian deras dan yg tidak kalah penting adalah mentalitas
>para birokrat kita untuk tidak mudah di suap oleh mereka.
>wallahualam,
>
>wassalam
>harman
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
=================================================
WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
=================================================
Subscribe - Mendaftar RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages: subscribe rantau-net email_anda
Unsubscribe - Berhenti menerima RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi emai / Messages: unsubscribe rantau-net email_anda
=================================================
WebPage RantauNet http://rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================