Inikah yang di namakan reformasi ??????? ================================== palai-rinuak Pemilihan Wali Kota Solok Dibatalkan http://www.republika.co.id/2004/05/14820.htm PADANG -- Pemilihan wali kota Solok, Sumbar, Senin (3/4), terpaksa dibatalkan karena situasi keamanan yang tidak memungkinkan menyusul unjukrasa yang dilakukan rakyat ke gedung DPRD setempat. Sesaat sebelum pemilihan dimulai, tepatnya saat kotak suara kosong dibuka dan nama-nama anggota dewan akan dipanggil, massa mendesak agar sidang ditunda dan diadakan dialog. Massa yang sudah muak dengan isu-isu politik uang, tidak mau pemilihan walikota di kotanya, rusak karena sogok menyogok tersebut. Ketua DPRD Solok, Naviar Syam, tak bisa berbuat banyak. Akhirnya, pemilihan pun dihentikan dan ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan. Pada Senin pagi itu, semua anggota DPRD Kodya Solok sudah berada dalam ruangan sidang. Acara pemilihan malah sudah dibuka oleh Ketua DPRD. Namun ketika itulah Dewan Pemuda Rakyat Kota Solok (DPRR-KS), datang bersama puluhan masyarakat. Ada yang datang dengan ikat kepala warna hitam, ada yang datang dengan telanjang dada. Mereka meneriakkan suap dan anggota dewan tidak becus serta berbagai umpatan lainnya. Para pemuda itu nekad, tersebab sejumlah anggota dewan ada yang tertangkap tangan menerima uang suap. Ada pula diantara wakil rakyat ini yang kepergok oleh sejumlah pemuda mengembalikan uang suap, karena yang menyuap kalah dalam pemilihan lima bakal calon wali kota. Warga kota Solok sejak awal sudah memperingatkan agar para anggota DPRD jangan terjebak permainan politik uang seperti di tempat lain. Namun permintaan itu, tak diindahkan. Anggota dewan mengeluarkan dalih macam-macam. Karena isu politik uang itu, maka pemuda mendesak agar DPRD melakukan dialog ulang dengan mereka. Pemuda mendesak agar pemilihan bakal calon walikota dibatalkan, ulang pemilihan dari proses awal dan pelaksanaannya ditunda sampai waktu yang tak jelas. Dialog yang semula direncanakan hanya 10 menit, molor sampai dua jam. Setelah usai, rombongan yang dipimpin mantan calon walikota Solok, Bakri Mukhtar beserta isteri, Mirwan Datuk Ganjie, Datuk Tan Kali, dan beberapa tokoh pemuda itu, akhirnya pun pulang. Kasus pemilihan wali kota Solok itu, merupakan yang pertama di Sumbar dan mungkin juga di Indonesia. ''Ini memang gejala baru, saya harap kita berhati-hati memasuki wilayah yang bernama demokrasi, jangan saling menyalahkan, mari cari penyelesaian terbaik,'' kata Humas Kantor Sumbar, Drs. Zul Khaidir kepada Republika, kemarin. ______________________________________________________ Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com ================================================= WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id ================================================= Subscribe - Mendaftar RantauNet Mailing List, kirimkan email Ke / To: [EMAIL PROTECTED] Isi email / Messages: subscribe rantau-net email_anda Unsubscribe - Berhenti menerima RantauNet Mailing List, kirimkan email Ke / To: [EMAIL PROTECTED] Isi emai / Messages: unsubscribe rantau-net email_anda ================================================= WebPage RantauNet http://rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA =================================================

