Assalamu'alaikum wr.wb.
Mabaco postiang Ustadz Khairi ko iyo sajuak dikiro-kiro. Mano ado nan takana di kiro-kiro adolah, sasuai jo judul ota, mungkin Ustadz bisa bacarito satantang baa kiaknyo Japang tu kok bisa maju. Dulu ambo pernah mambaco sabuah buku satantangan suksesnyo program robotisasi dalam industri di Japang nan dibandiangkan dek Jerman - panalitino urang Amerika. Kunci ka berhasilan program robot tu kecek buku tu adolah dek karanano adaik di Japang nan managahan padusi bakarajo (di pabrik) sasudah inyo manikah. Sabab dek adaik tu kecek no tanago karajo di Japang sangaik pas-pasan (bahkan kurang di sektor tertentu) sadangkan kito tau panduduak Japang kan banyak juo. Makonyo Japang mamuta kincia-kincia no, dan hasia no adolah robot tu.
Dek karano ustadz ado di dapua (japang) kiniko, tolonglah dikatangahkan apo iyo curito tu. Mudah-mudahan curito dari Japang tu bisa manambah referensi kito salain nan dibaruah tu.
Salam,
dn

 
>
>>Tapi para penganut paham kaku diatas tak bisa pula disalahkan seratus persen.
>
>> yang dikembangkan oleh Ibn Khaldun, Al-Kindi, Ibn Rush, Ibn  Sina, Ibn Farabi
>dll. sudah tamat!!
>>
>>   yang salah satunya adalah mengerangkeng wanita  dengan fitrahnya. Kita masih
>asyik memaki bahwa saudara kita yang tak sejalah tafsirnya dengan kita  sebagai
>kafir, tergoda  rayuan setan! Kita masih nyaman kalau bisa mempersempit bahwa
>ilmu dari semua ilmu pengetahuan hanya ilmu agama. Entah kapan semua ini akan
>berakhir? Entahlah! Saya hanya dapat gelisah!
>>
>>  Salam,
>>
>>  Evi   
>
>Wa'alaikum salam.w.w.
>
>   Banyak tulisan Gamut nih, cuma beberapa yang saya garis bawahi termasuk
>kegelisahan yang Gamut isyaratkan.
>Yang pertama soal paham kaku dan tidak kaku. Siapa saja berhak mengatakan
>itu kaku atau tidak kaku. Akan tetapi yang penting adalah inti dari masalah.
>  Yang dikemukakan pada tulisan sebelumnya hanyalah paduan dari banyak
>pendapat para ulama dari dulu sampai sekarang ditambah dengan hasil tela'ahan
>sendiri dari Al-Qur'an dan hadist. Kalau tulisan itu dapat membawa manfaat
>dan kemaslahatan bagi ummat dan kemudian mencoba menggiring ummat dari kete-
>ledoran yang mendekatkan mereka ke jurang neraka, kemudian dapat pula memberikan
>suluh atau penerangan yang dapat membawa ummat memahami jiwa agamanya,
>silahkan katakan itu tafsiran kaku. Tapi bila kemudian tulisan itu berlawanan
>dengan tulisan yang tidak kaku, lalu memberikan toleransi seluas-luasnya dan
>kemudian memasukkan pemahaman yang sudah terimbas dan terbias oleh imperialisme
>serta devide et impera, yang akan menggiring ummat terjauh dari agama mereka dan
>membiarkan Setan bekerja menungganginya, silahkan katakan apa saja. Semuanya
>harus  dikembalikan kepada iman di dada. Yang penting diingat salah satu
>kriteria iman adalah "Ikut Allah dan ikut rasul". Dan juga bila kemudian ada
>yang mempunyai tafsiran dalam bentuk lain (sebagaimana yang disebutkan sanak
>Riri), lalu dapat bertoleransi sangat luas, selama tidak bertentangan dengan apa
>yang diturunkan Allah dan diajarkan oleh Rasulnya, silahkan pakai. Yang penting
>diingat, bila sudah memberikan kebebasan tanpa batas untuk wanita, sudah
>jelas-jelas bertentangan dengan hukum yang dapat dibaca secara harfiah
>dari Allah swt. dalam Al-Qur'an.
>   Yang kedua, kalau nama-nama Ibn Khaldun, Al-Kindi, Ibn Rush, Ibn  Sina, Al-
>Farabi disebut, orang-orang ini justru masih berpegang teguh kepada ajaran
>"Ikut Allah dan ikut Rasul", sebab mereka adalah orang yang hafidz Al-Qur'an
>sebagaiman Ibn Sina hafidz Al-Qur'an pada umur 20 tahun. Mustahil mereka
>memberi tafsir yang keluar dari yang disebut paham kaku tadi, dan mustahil
>pula apa yang mereka fatwakan akan sejalan dengan paham yang sudah terimbas
>imperialism dan capitalism tersebut, kalau tak percaya baca sejarah. Ingat
>apa yang dikatakan Ibn Sina pada bujangnya (pembantunya),
>"Engkau memuji aku seolah-olah aku lebih daripada Muhammad rasulullah dan
>Ali Karamalluwajah, tapi engkau minta bertayamum karena mengatakan hari
>dingin, tak engkau pedulikan bagaimana takutnya orang yang memanjat menara
>kepada Allah swt. dikala dingin kemudian memanggil orang untuk shalat subuh
>dengan azannya". Dari yang sedikit ini saja sudah tergambar dibenak kita
>bagaimana ketaqwaan mereka kepada Allah yang membawa Islam ke puncak kejayaan.
>Apakah mungkin fatwa mereka sejalan dengan paham yang terimbas barat tersebut ?.
>   Yang ketiga, tak sejalan tafsirnya bukan berarti seseorang itu kafir.
>Yang kafir adalah tidak percaya kepada apa yang telah disampaikan para rasul,
>yang berarti tidak percaya kepada apa yang telah diturunkan kepada Rasulullah,
>dan berarti tidak mempercayai Sang pencipta yang menurunkannya. Silahkan ber-
>interpretasi selama tidak keluar dari garisan yang sudah diturunkan oleh Allah
>kepada Rasulnya.
>  Yang keempat, kalau mengatakan tulisan tersebut mengkerangkeng wanita dengan
>fitrahnya, silahkan jangan dihiraukan. Tapi bila Allah swt. yang sudah membuat
>agama ini menjadi agama fitrah dikatakan demikian. Saya tak tahu harus berkata
>apa. Saya hanya menyarankan, sebelum seorang wanita mu'min terikat dalam tali
>perkawinan dengan seorang lelaki, adalah lebih baik baginya memahami agama Islam
>ini dengan benar.
>  Yang kelima, ilmu dari ilmu pengetahuan adalah ilmu agama, saya tak berkata
>demikian, karena seseorang tak akan mendapati bagaimana integral dan differen-
>sial di dalam Al Qur'an, seseorang tak akan mendapati deret Taylor atau
>transformasi Fourier di situ. Tapi kalau dikatakan ilmu agama adalah kunci
>dari semua ilmu yang ada, saya boleh setuju. Sebab kalau tidak, sebagaimana
>yang dikatakan Einstein dia akan buta. Dari pengalaman saya di bangku sekolah
>sampai sejuah ini, ilmu pengetahuan belum dapat memberi informasi yang terang
>mengenai kehidupan yang kedua yang sangat panjang. Hanya Agama yang saya anut
>yang mampu  memberikan informasi yang detail dan akurat. Dan yang dapat
>membuktikannya bukan demonstration (kecuali soal al-Qur'an mengatakan semua yang
>berjiwa akan mati), akan tetapi iman di dalam dada.
>  Yang keenam, bila Gamut gelisah, ambil wudhu', kerjakan shalat sunat mutlaq
>dua rakaat dan mohon petunjuk Ilahi, bila tidak juga, bangun tengah malam,
>shalat tahajud dan mohon petunjuknya. Hanya itu yang dapat saya berikan obat
>dari kegelisahan. Kegelisahan pada ummat ini hanya dapat diselesaikan dengan
>membawa ummat ini kembali kepada agama mereka, karena sudah kita ketahui
>bahwa kemunduran ummat adalah akibat terjauh dari agamanya. Dan inilah yang
>menjadi pegangan kuat musuh-musuh Islam. Sebagaimana salah seorang orientalist
>berkata mengomentari perang Salib, "Anggur dan artis adalah lebih berguna untuk
>melumpuhkan ummat Muhammad dari agamanya lebih dari seribu laras meriam".
>(dicuplik dari buku "Dari Dinasti Ummayah sampai ke imperealisme modern",
>karangan Dr. Yusuf Al Qardawi).
>  Yang ketujuh, Mari kita dekatkan diri kepada Allah swt. dan mohon ampunan dan
>petunjuk serta lindungan-Nya. Insya Allah, Allah akan menolong kita. Aaamiin
>yaa rabbal 'aalamiiin.
>
>Wabillahi taufiq wal hidayah
>
>Wassalam
>
>Khairi Yusuf
>
>
>
>

>

>http://lapau.rantaunet.web.id
>=================================================
>WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
>=================================================
>Subscribe - Mendaftar RantauNet Mailing List, kirimkan email
>Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
>Isi email / Messages: subscribe rantau-net email_anda
>
>Unsubscribe - Berhenti menerima RantauNet Mailing List, kirimkan email
>Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
>Isi emai / Messages: unsubscribe rantau-net email_anda
>=================================================
>WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
>adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
>=================================================
>

Kirim email ke