A man came to Allah's Apostle and said, "O Allah's Apostle! Who is more
entitled to be treated with the best companionship by me?" The Prophet said,
"Your mother." The man said. "Who is next?" The Prophet said, "Your mother."
The man further said, "Who is next?" The Prophet said, "Your mother." The
man asked for the fourth time, "Who is next?" The Prophet said, "Your
father."
Baa kok Hadist di ateh maagiah kautamoan ka Mandeh tigo kali labiah no dari
ka Abak.
Kalau dipikia-pikia itu kan indak adia. Apo nan sabana no nan takilek di
hadist diateh tu tu sanak? Kudian kalau dikaikkan ka zaman kini ko dimano
induak-induak mintak "merdeka". Iko NAN PARTAMU.
NAN KADUO, kalau di caliak tanggapan dari kaum padusi jo topik curito ko
sarato topik nan saroman sabalunno, namapak diambo (mudah-mudahan ambo nan
salah) ajaran ugamo islam tu lah tacicia dialahan dek faham barat
jahilliyyah tu. Mangkonyo kiniko panyakik "rumah patah" lah samakin
manjadi-jadi. Dek karano tunggak utamo rumah tu lah ndak namuah lai
manjunjuang paran lai, sahinggo kudo-kudo patah, kasau baceceran, atok pun
ikuik batabangan. Bapetai-petailah kito jadi no.
Iko mungkin lah tando-tando nagari ka kiamaik mungkin goh.
Salam,
dn
>
> Assalamu'alaikum wr.wb.,
>
> Ah, anda kayaknya keliru anak muda. Banyak ayat-ayat al Quran yang
> memberi ancaman karena Allah memang menyuruh umat manusia untuk
> memikirkannya, menelaahnya, memahaminya, mengimaninya. Namun demikian
> kebanyakan manusia, hatta dia Islam, cenderung mau mengambil yang
> enak-enak saja, mendengar yang indah-indah saja.
>
> Saya tidak ingin ikut-ikutan berpolemik. Bacalah al Qur'an dan coba
> "hinokkan" bagian-bagian yang berupa ancaman Allah. Meski sekali lagi
> banyak sekali manusia tidak "takut".
>
> Saya ikut-ikutan karena merasa ajang ini adalah tempat saling
> mengingatkan.
>
> Wassalam,
>
>
> Lembang Alam
>
>
>
> ______________________________ Reply Separator
_________________________________
> Subject: RE: [Rantau-Net] Semua Wanita (memang) Ternyata Sama
> Author: [EMAIL PROTECTED] at Internet
> Date: 5/11/00 11:04 AM
>
>
> Assalamu 'alaikum wr wb.
>
> Menarik untuk menyimak perdebatan antaro Uni Evi jo Pak Khairi Yusuf ....
>
> Mohon maaf jika Ambo mengatakan bahwa Ambo sangat tidak setuju dengan Pak
> Khairi Yusuf. Menurut Ambo Pak Khairi Yusuf sudah melewati batasan Pak
> Khairi Yusuf sebagai manusia, yang seakan-akan memiliki hak prerogatif
untuk
> menjatuhkan "vonis" dengan menggunokan Al-Quran terhadap pendapek Evi ...
> Jika itu kebenaran yang diyakini Evi, kita hormati sajalah .. jangan
dihajar
> dengan vonis yang merefleksikan tafsiran kita lah yang paling benar ...
>
> Apakah jika ado wanita yang menggunakan kelebihan yang dikaruniakan Allah
> untuk menjadi menteri atau presiden, maka dia tidak tahu bahwa dia akan
> masuk neraka ?
>
> Apakah wanita yang tidak takut mengejar mimpi-mimpi (yang baik menurut
> tafsiran mereka), adalah wanita yang tidak tahu bahwa mereka bakal masuk
> neraka ?
>
> Maaf Pak Khairi Yusuf, you've gone too far ........ Biarlah Evi
berpendapat
> demikian, dan kita hormati pendapatnya. Dan saya kira semua Dunsanak pun
> akan menghormati pendapat Pak Khairi sebagai kebenaran yang Pak Khairi
> yakini .... Demikian pula dengan pendapat saya ... Siapa yang benar,
biarlah
> Allah SWT yang memutuskannya, karena Allah SWT yang maha adil dan
bijaksana.
>
> Menurut saya, sedikitpun tidak layak kita mengatakan kafir atau memvonis
> masuk neraka terhadap mereka yang mengucapkan 2 kalimah syahadat ....
apapun
> aliran pemikiran mereka. Biarlah vonis kafir atau masuk neraka itu hak
> prerogatif Allah SWT ...
>
> Ini adolah pendapat saya .... silakan dibantah atau tidak disetujui ....
> karena kebenaran itu bukan lahir dari yang membantah ... melainkan dari
Sang
> Pencipta ... kalau pendapat saya salah, setidaknya saya sudah memiliki
> pendirian dengan maksud baik ....
>
> Wassalam
> ~Riri
LAPAU RantauNet di http://lapau.rantaunet.web.id
Isi Database ke anggotaan RantauNet:
http://www.egroups.com/database/rantaunet?method=addRecord&tbl=1
=================================================
WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
=================================================
Subscribe - Mendaftar RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages: subscribe rantau-net email_anda
Unsubscribe - Berhenti menerima RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi emai / Messages: unsubscribe rantau-net email_anda
=================================================
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================