Baa ko caronyo mangko sampai sumbek manyumbek ko karajo urang?

Dari Kompas Online kito baco.
Rabu, 24 Mei 2000


Sumber Air Ditutup,


Pelanggan PDAM Menjerit


* Warga Kesulitan Air Bersih Sejak Dua Pekan

Lalu


Padang, Kompas


Sekitar 6.000 kepala keluarga (KK) pelanggan air bersih pada Perusahaan
Daerah

Air Minum (PDAM) Padang, Sumatera Barat, menjerit tidak mendapatkan air
sejak

dua pekan terakhir. Penyebabnya, sumber air di Batang (sungai) Guo,
Kecamatan

Kuranji, ditutup beton oleh sekelompok warga sebuah kelurahan. Tidak hanya
itu,

bak penampungan dan pipa PDAM disumbat dengan batu dan dibeton. "Sejak dua

pekan lalu sampai sekarang, tidak setetes pun air bisa masuk ke saluran bak

penampungan PDAM. Sebab, selain sungai dibeton, bak saluran dan pipa bak

penampung dibeton sekelompok warga," kata Harmensyah, Direktur Utama PDAM

Padang, Selasa (23/5).


Para pelanggan yang tidak bisa menikmati air bersih PDAM adalah yang
tinggal di

perumahan Kuranji, Belimbing, Kompleks Buana, TNI AD/Polri, Taruko, Wisma

Indah V, Kurao, dan juga Perumahan Siteba. Harmensyah mengatakan, untuk

memenuhi kebutuhan air warga, PDAM mengerahkan truk-truk tanki air.


Menurut sejumlah warga, setiap hari ia hanya bisa mendapatkan dua-tiga
ember air

dari truk tanki. "Kita harus berebutan, kalau tidak demikian, tak bakalan
dapat air.

Dua-tiga ember cukuplah untuk minum. Untuk keperluan lain boleh dikatakan
tidak

ada. Untuk mandi, misalnya, terpaksa di kantor tempat kerja," kata Ny Irma,
warga

Jalan Delima IV, Perumahan Belimbing, Padang.


Di perumahan-perumahan yang air PDAM-nya macet itu, ada sumur bor, kata

sebagian warga. Akan tetapi, airnya tidak bisa digunakan. Selain berwarna

kemerah-merahan dan berbau juga mengandung zat besi.


Dibendung


Pengecekan ke lokasi sumber air, sekitar 15 km timur pusat Kota Padang, 100
meter

dari saluran ke PDAM yang berada di pinggiran Batang Guo, warga membendung

aliran air dengan beton sepanjang lebih kurang 30 meter dan dialirkan ke
sebuah

saluran lain yang dibuat warga.


Sedang air yang mengalir ke arah muara sungai di daerah Buo hanya rembesan
dari

sungai yang dibendung. Air yang keluar dari rembesan itu pun oleh warga tak
boleh

pula masuk ke saluran PDAM. Sejak sepekan terakhir, pipa air PDAM
berdiameter 30

cm disumbat dengan batu dan bak penampung dibeton.


"Warga Batang Guo tak berani menghadapi warga yang datang dari daerah lain

untuk membeton dan menyumbat pipa PDAM, karena jumlahnya mencapai 400

orang," kata warga Batang Guo.


Dirut PDAM Padang Harmensyah menjelaskan, dari 120 liter/detik debit air
Batang

Guo, untuk PDAM hanya dipakai 40 liter/detik. Artinya tanpa dibendung,
dibeton,

dan pipa PDAM ditutup pun, air untuk keperluan sawah para petani tetap
tercukupi.

"Kapasitas kita di Instalasi Lubuk Tempurung hanya untuk 40 liter/detik.
Bila lebih

dari itu, airnya akan mengalir juga ke irigasi milik para petani," ujarnya.


Sementara itu, hasil pertemuan tokoh-tokoh masyarakat dari kelurahan
Kuranji,

Sungaisapih, Gunungsarik, dan Kuraopagang dengan DPRD Kota Padang dan Dirut

PDAM Padang, telah disepakati pembagian air 20 persen untuk PDAM dan 80

persen untuk keperluan petani.


"Dengan kesepakatan itu, kebutuhan air pelanggan PDAM tidak mencukupi. PDAM

terpaksa melayani pelanggan hanya selama tiga jam per hari dengan kapasitas
air

lima liter per detik, sedangkan sebelumnya 40 liter/detik," jelas
Harmensyah.


LAPAU RantauNet di http://lapau.rantaunet.web.id
Isi Database ke anggotaan RantauNet:
http://www.egroups.com/database/rantaunet?method=addRecord&tbl=1
=================================================
WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
=================================================
Subscribe - Mendaftar RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages: subscribe rantau-net email_anda

Unsubscribe - Berhenti menerima RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi emai / Messages: unsubscribe rantau-net email_anda
=================================================
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================

Kirim email ke