Ondee, Angku-angku dan Dunsanak kito di DPRD ko. Katiko sadang "Jatuah ka
Ateh" tu iyobana balapehan bana salero gadang tu, bapagunopan bana filsafat
"SARAGO DI AWAK KO" yo?   Kok macam iko filasafah nan dipaciak kok batambah
sansai Rakyaik nan diwaklili tu beko.

Kami pitaruahkan "Atah" ka Wakia-wakia kami untuak dijago supayo "Jan
dicotok Ayam." Tapi kalau baitu caronyo tampaknyo iyo ka bak kecek-kecek
Rang Gaek kito juo:  "Bapitaruah atah ka Ayam" malah kami jadinyo. Ka
tandeh malah atah dicotokinyo...

Lah tarambau diimpik janjang pulo kami kironyo.

Elok-elok nan di ateh, nan di bawah kok jatuah mainmpo pulo beko.

Salam,
Inyiak Sunguik
Di Tapi Riak nan Badabua



>Anggota DPRD Enak, PNS Menjerit
> 55 Anggota DPRD Sumbar Bakal Terima Kredit Rp 4,95 Milyar dari Bank Nagari
>
>Padang, PE
>
>Anggota DPRD Sumbar benar-benar bertabur fasilitas. Setelah honor dan
>tunjangan naik secara spetakuler, dari Rp 920 ribu perbulan menjadi Rp
>13.155.000 per orang, namun dalam waktu tak lama lagi 55 anggota DPRD
>bakal dapat fasilitas kredit dari Bank Nagari Sumatera Barat dengan bunga
>ringan, delapan persen. Jumlah kredit mencapai Rp 4,95 milyar. Angka
>sebesar itu, berasal dari 55 anggota dewan dikalikan Rp 90 juta
>peranggota.
>
>Demikian bocoran yang berhasil dihimpun Padang Ekspres, dan kini proses
>permohonan kredit personal untuk wakil-wakil rakyat Sumatera Barat yang
>terhormat itu, sudah berada di tangan pimpinan Bank Nagari Sumatera Barat
>untuk ditindaklanjuti.
>
>Namun apa yang bakal dinikmati anggota DPRD Sumbar, serta fasilitas kredit
>yang juga diperoleh anggota DPRD II se-Sumatera Barat, sangat bertolak
>belakang dengan 'nasib' yang dialami para PNS termasuk guru-guru Sumatera
>Barat.Seperti dikeluhkan Sekwilda Pasaman Drs Khairul selaku Ketua Korpri
>berharap tingkat bunga kredit personal yang ditetapkan Bank Nagari,
>khususnya untuk PNS yang selama ini 21 persen pertahun ditinjau  kembali,
>karena memberatkan bagi PNS.
>

>PNS, sebagai nasabah yang mayoritas, selama ini kontribusinya terhadap
>Bank Nagari cukup besar, baik secara perorangan maupun secara organisasi,
>oleh sebab itu sewajarnya mendapakan fasilitas kredit yang khusus. Apalagi
>PNS telah menjadi nasabah sejak diangkat sebagai PNS sampai memasuki
>pensiun." Paling tidak untuk  PNS tingkat bunga dua belas persen," ujar
>Khairul dalam suratnya kepada pimpinan Bank Nagari Pasaman.
>
> Selanjutnya, katanya mengingat apa yang disampaikan ini merupakan
>aspirasi dari anggota Korpri dan PNS, diharapkan dapat jadi bahan
>pertimbangan. Sebab, bagi PNS kredit khusus itu sangat dibutuhkan.
>Misalnya untuk pembangunan rumah, tambahan modal usaha diluar jam kerja,
>dan langkah ini dilakukan tanpa  mengurangi persyaratan dan ketentuan lain
>yang berlaku di Bank Nagari.
>
Sikapi Aspirasi PNS
 Sementara itu mencermati aspirasi Korpri dan PNS Kabupaten Pasaman Ketua
Fraksi PPP DPRD Sumbar Drs Syukriadi Syukur Mpd menghimbau direksi Bank
Nagari agar mensikapi permohonan PNS di Lubuk Sikaping. Karena mungkin
bunga yang diberikan saat krismon dulu, memang cukup tinggi. Sekarang
keadaan sudah agak  membaik," ujarnya ketika dihubungi di Padang, kemarin.
>
Ditegaskan, jika nasabah dari PNS tersebut bisa mencicil angsuran
pinjamannya tepat waktu, kan bagus jika hal itu dibantu dengan
diturunkannya suku bunga pinjaman atau kredit dari Bank Nagari. Daripada
suku bunga itu tinggi, tapi mereka tidak sanggup membayar sama sekali.
>
"Jadi perlu pertimbangan kemanusiaan dari Direksi Bank Nagari dengan adanya
kebijakan yang dikeluarkan untuk menurunkan suku bunga pinjaman," ujar
Syukriadi menekankan.
>
Malahan Syukriadi berpendapat, bahwa nasabah dari kalangan PNS yang meminta
penurunan suku bunga pinjaman tersebut, bagi yang tinggal menyelesaikan
sisa pinjaman mereka dengan membayar lunas, sedapatnya dikurangi suku bunga
itu lebih besar lagi.
>
Korpri DPC Kabupaten Pasaman berdasarkan surat nomor 49/DPC-KORPRI/V-2000
ke pimpinan Bank Nagari Sumbar cabang Lubuk Sikaping yang ditandatangani
Ketuanya Drs Khairul, meminta fasilitas kredit untuk PNS sebesar 21 persen
ditinjau kembali karena memberatkan PNS. Disebutkan, PNS sebagai mayoritas
nasabah Bank Nagari dan berakhir hingga pensiun daripada anggota Legislatif
yang hanya 5 tahunan, kenapa dibedakan suku bunganya dengan anggota DPRD
yang hanya 8 persen pertahun?.
>
 Sementara itu, pihak direksi Bank Nagari Sumbar ketika dihubungi kemarin
sore, sedang tidak berada di tempat.  Menurut salah seorang staf, direksi
ada yang sedang ke Malaysia dan ada yang sedang rapat di luar.
(hsn/tfd)

>Padang Ekspres http://www.padang-ekspres.co.id/padek/sumbar/sumbar1.html

****************************************************************************
"The real contest now is not so much airplanes, trucks, roadways or ships,
but who has the best  information and who knows how to use it" IBM
*****************************************************************************1.h


LAPAU RantauNet di http://lapau.rantaunet.web.id
Isi Database ke anggotaan RantauNet:
http://www.egroups.com/database/rantaunet?method=addRecord&tbl=1
=================================================
WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
=================================================
Subscribe - Mendaftar RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages: subscribe rantau-net email_anda

Unsubscribe - Berhenti menerima RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi emai / Messages: unsubscribe rantau-net email_anda
=================================================
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================

Kirim email ke