http://www.mimbarminang.com/cgi-bin/baca.cgi?sumber=hotnews/utama12311

SUMBAR �BASAH KUYUP� DILANDA BANJIR
Solok-Padang dan Padang-Painan Putus


mimbarminang.com - Hujan turun lagi. Kali ini tak sekedar syair lagu, tapi 
sampai memakan korban. Dua rumah di Lubuk Paraku tertimbun longsor, hubungan 
Solok-Padang dan Padang-Painan putus total sejak malam kemarin.

Sumbar basah kuyup, dan Padang nyaris terisolasi dari hubungan ke Pesisir 
Selatan dan Solok. Banjir dan longsor menimpa berbagai pelosok Sumatra Barat 
ketika hujan lebat tiada henti sejak hari Ahad lalu.
Sejak pagi kemarin hubungan Padang-Painan putus total, lantaran air yang 
menggenangi badan jalan di kawasan Tarusan membuat banyak kendaraan mogok. 
Sementara di perbatasan Padang-Pesisir Selatan perbukit an di sisi jalan 
raya terban menimbun badan jalan.

�Saya membatalkan perjalanan ke Tapan,� kata Azwir yang tiap hari membawa 
barang dagangannya berupa kue kering dari Bukittinggi ke Tapan. Ia berbalik 
arah ketika sampai di Tarusan. Mitsubishi L-300 box yang dikemudikannya dia 
putar kembali menuju Padang. Sementara arus kendaraan dari Padang ke Solok 
sejak malam kemarin terhenti menyusul terjadi longsoran di kawasan Lubuk 
Paraku.

Alat berat yang dikerahkan oleh pihak PU Sumbar maupun Padang sampai tadi 
malam masih bekerja untuk membuka kembali timbunan yang memadati jalan itu. 
Seperti di beritakan kemarin, sebuah rumah tertimbun longsor di kawasan 
Ladang Padi itu. Arus kendaraan menuju Solok dari Padang atau sebaliknya 
dialihkan ke jalur Padang-Padang Panjang-Solok. Akibatnya ruas jalan itu 
juga menjadi dua kali lebih padat dari biasanya. �Untunglah kawasan Silaiang 
Kariang aman-aman saja,� tutur seorang petugas LLAJR Sumbar.

Delapan Korban
Peristiwa longsor di Lubuk Paraku menelan korban, dua rumah penduduk 
tertimbun, delapan orang mengalami luka-luka akibat terhimpit bangunan dan 
batu-batu. Meski sampai saat ini belum ditemukan adanya korban jiwa, namun 
aparat kepolisian Polresta Padang bersama aparat Dinas PU Bina Marga masih 
bekerja keras membersihkan tanah yang menutupi jalan Padang menuju Solok 
tersebut. Hal ini dilakukan, selain untuk normalnya kembali hubungan Padang 
- Solok juga untuk memastikan adanya informasi bahwa satu unit Mobil Toyota 
Hiace dan satu sepeda motor yang sedang melintas di jalan itu terkubur dalam 
longsor.

Kondisi timbunan cukup merepotkan pihak petugas untuk menguruknya. �Maklum 
volumenya cukup besar, saya perkirakan sekitar 2500 kubik,� kata Kepada 
Dinas PU Kota Padang Helmi Moenyar. Apalagi selama operasi pembebasan, hujan 
terus menerus mengguyur lokasi. �Ini membuat operasi menjadi tidak lancar,� 
kata seorang petugas.

Menurut Pimpro Pengendalian Banjir Padang, Winarto, menyebutkan bahwa curah 
hujan di Kota Padang dalam tiga hari terakhir naik tajam. Menurut dia, 
catatan terakhir menunjukkan bahwa curah hujan di daerah itu mencapai 194 
mm/hari, atau naik drastis dibanding empat hari sebelumnya yang hanya 6,3 
mm/hari.

Curah hujan sebesar itu telah menyebabkan debit air di tiga sungai terbesar 
di Kota Padang, seperti Batang (sungai) Kuranji, Harau dan Banjir Kanal, 
meningkat pesat, sehingga tidak lagi mampu menampung genangan air.

Solok terendam
Sementara kondisi yang sama juga dialami warga Kota Solok dan sebagian 
Kabupaten Solok terutama di Kecamatan Kubung dan Singkarak.

Di Kecamatan Kubung, setidaknya seperti diakui Bupati Gamawan Fauzi terdapat 
seribu rumah yang terendam air. Banjir di Solok akibat meluapnya Batang 
Lembang. Sungai Batang Lembang yang berhulu di Danau Kembar itu melintasi 
beberapa Kecamatan sampai bermuara di Danau Singkarak. Selama ini kawasan 
sekitar Kubung, Kota Solok dan sebagian Kecamatan Singkarak selalu menjadi 
langganan banjir akibat luapan sungai itu.

Upaya proyek pengendalian banjir Batang Lembang dengan cara meluruskan jalur 
sungai sampai saat ini tidak membantu. Lantaran terlalu banyak tikungan 
sungai yang mengakibatkan benturan arus air jadi menguat dan membuatnya 
meluap ke luar.

Banjir yang menimpa Solok itu juga menenggelamkan padi di sawah petani. 
�Padahal petani berencana hendak mema nennya,� kata Bupati Gamawan. Kawasan 
Kota Solok juga tak kurang menderitanya akibat luapan Batang Lembang dan 
Batang Gawan. Kelurahan seperti KTK, X Korong, Aro, VI Suku dan Tanah Garam 
adalah byang terparah dilanda banjir. Rumah-rumah terendam air.

Biasanya, pasca banjir penyakit yang diabehkan Pemda kota adalah penyakit 
perut. Karena begitu banjir susut, banyak lumpur dan kotoran yang tinggal di 
permukaan tanah. �Untuk penanggulangan ben cana, kita mendirikan dapur-dapur 
umum,� kata Sekda Kota Solok, Yohannes Dahlan. Mantan jurubicara Pemda 
Sumbar ini mengatakan bahwa Pemerintah Kota Solok lewat Satkorlak PBA akan 
terus bersiaga guna mengantisipasi kondisi yang lebih parah lagi soal banjir 
yang sudah menahun ini. Apalagi musim hujan masih akan berlangsung lama. 
Akibat banjir ini proses belajar mengajar berbagai sekolah di Solok dan 
Kabupaten Solok terhenti.

Sedangkan Wakil Walikota Solok Sabri Yusni, Ketua DPRD Noviardi Syam, 
Kapolres Solok Supt. Drs. Misran Musa, Dandim Letkol Czi Dadi Kusumayadi 
menginstruksikan agar semua warga yang terkurung agar diselamatkan sebab 
akan bisa menimbulkan petaka lebih besar. Dengan basah kuyub Sabri dan 
Noviardi Syam ikut masuk komplek-komplek yang terendam banjir.

Ketua Satkorlak PBA (Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana Alam) Drs. 
Batrius Hamid mengatakan rumah penduduk yang terendam banjir mencapai 
ratusan, yang terparah masyarakat Kelurahah KTK, Koto Panjang dan Sinapa 
Piliang. Dari laporan sementara tercatat masyarakat yang terendam air KTK 
235 KK, Koto Panjang 300 KK, Sinapa Piliang 176 KK, IX Korogn 175 KK, Aro 99 
KK dan Kelurahan Tanah Garam 75 KK. Untuk menyelamatkan masyarakat lanjut 
Batrius juga dibantu Tim SAR Brimob, tapi air telah mulai surut. Kepada 
masyarakat juga harus waspada, sebab hujan masih turun di Kota Solok, 
mungkin banjir kembali datang,� tambah Batrius yang akrab disapa �Boy�.

Sedang di Kabupetan Solok beberapa rumah di Desa Gelanggang Tangah Selayo, 
Kelurahan Simpang, Kajai dan Kelurahan Mesjid di Koto Baru ketinggian air 
mencapai 2 meter.
Bupati Gamawan Fauzi bersama ketua DPRD Kabupaten Solok Drs. H. Sa�aduddin, 
Kepala Kejaksaan Negeri Solok Prakoso, S.H. dan sejumlah pejabat darah sejak 
pagi hingga siang kemarin berkeliling ke daerah bencana. �Selain 
mengingatkan supaya masyarakat segera menyelamatkan barang-barang dan 
perabotan berhara lainnya kita juga memberi nasi bungkus,� ujar Gamawan yang 
ditemui di Posko Utama di Puskesmas Selayu usai melakukan peninjauan ke 
berbagai lokasi bencana, terutama di Kecamatan Kubung dan Kecamatan  X Koto 
Singkarak.

Bersama Gamawan di Posko itu sejak siang hingga sore kemarin di Posko Utama 
di Puskesmas Selayo terlihat pula Dandim 0309 Solok Lektol TNI Yadi 
Kusumayadi, Asisten I Drs. Syamsir Pane, Asisten II Ir. Benny Mukhtar, 
Asisten III Sudirman Gani, S.H. Kadis Kesehatan Dr. Yasril Rivai, Kadis P 
dan K H. Suarman, S.H. Kadis PU Ir. M. Yunus Dt. Muncak. Kadis Pariwisata 
Wizarman, S.H. serta sejumlah Kepala Bagian (Kabag).

Beberapa masyarakat dan pemuda terlihat aktif menolong sejumlah  petugas, 
baik menyalurkan bantuan maupun membantu penduduk yang rumahnya digenangi 
air. Demikian pula sejumlah aparat ekamanan disiagakan di beberapa tempat. 
Masyarakat lainnya pun turut pula membantu, misalnya dengan mengirimkan nasi 
bungkus dan sumbangan spontan berupa uang.

Dilaporkan pula sebuah jembatan yang menghubungkan Selayo dengan Parak 
Gadang terancam putus. �Untuk sementara terpaksa jalan ke sana ditutup,� 
kata Ketua Satuan Koordinasi dan Pelaksanaan (Sastkorlak) Penanggulangan 
Bencana, A. Jalil Karim, S.H. kepada Mimbar Minang.

Sedang di Gunung Talang dilaporkan sejumlah bukit di sini jalan longsor. 
�Setidaknya ada tiga tempat longsoran, masing-masing dua tempat di Kayu Jao 
dan di Kayu Aro,� kata Kadis PU Ir. M. Yunus Dt. Muncak. Ia mengatakan untuk 
sementara jalan Alahan Panjang-Solok yang melewati Kayu Jao dan Kayu Aro 
dialihkan ke Kubang Nan Duo. Ia mengatakan jika hukan berhenti longsoran 
tersebut segera dapat diatasi dengan alat berat.
Sementara itu hujan lebat yang turun sejak dua hari belakangan menyebabkan 
pula longsoran di sejumlah tempat di ruas jalan Lubuk Selasih-Padang. Sedang 
longsoran itu sendiri diperkirakan sampai pagi ini masiih menutupi badan 
jalan. Dilaporkan hampir 30 ribu kubik tanah menimbun jala yang arus 
lalulintasnya cukup ini.

Banjir yang melanda Kecamatan Kubung dan sekitarnya, terutama Selayo dan 
Koto Baru sebenarnya sudah menjadi langganan bagi dareah itu. Menurut 
sejumlah warga pada tahun 1983 dan 1994 pernah pula terjadi banjir serupa. 
�Tiap tahun dareah ini selalu terkena banjir akibatnya luapan air sungai 
Batang Lembang. Tapi yang parah baru tiga kali dengan yang sekarang,� ungkap 
seorang warga asal Koto Baru.

Hal inipun diakui oleh Bupati Solok Gamawan Fauzi. Katanya dirinya telah 
pernah mengusulkan pembangunan normalisasi aliran sungai Batang Lembang. 
�Sebenarnya jika aliran sungai itu bisa dinormalisasi dan dibenahi, mungkin 
dengan membuat dam-dam sepanjang aliran sungai yang permukaannya hampir sama 
dengan daratan di pinggirnya, saya pikir banjir ini dapat dihindari,� kata 
Gamawan.

Mengingat kerugian yang ditimbulkan banjir itu, Gamawan berjanji akan 
berusaha buat memperjuangkan hal itu ditingkat yang lebih tinggi. �Bahkan 
masyarakat pun sudah berulang kali memohon pada saya untuk membenahi aliran 
sungai itu,� kata Gamawan kepada Mimbar Minang.

_____________________________________________________________________________________
Get more from the Web.  FREE MSN Explorer download : http://explorer.msn.com


Mailing List RantauNet http://lapau.rantaunet.web.id
Database keanggotaan RantauNet:
http://www.egroups.com/database/rantaunet?method=addRecord&tbl=1
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima dari RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]

[email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
-------------------------------------------------------------------------------------------------
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================

Kirim email ke