Lah bantuak tu ajuo lai nan kadi arok-an dek Pak Wali, mundur selah. Ambo raso
masih banyak urang nan bisa mamanej kota Padang tu. Supayo jan banyak nan badoso
dek nyo.

salam,
dn

-----Original Message-----
From: Z Chaniago <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Monday, December 11, 2000 8:31 AM
Subject: [RantauNet] Pelaksanaan Eksekusi Wali Kota Padang Diperdebatkan DPRD


>http://www.mediaindo.co.id/cetak/news.asp?id=2000121100111935
>
>Pelaksanaan Eksekusi Wali Kota Padang Diperdebatkan DPRD
>Media Indonesia - Nusantara (11/12/2000 00:11 WIB)
>
>PADANG (Media): Pelaksanaan eksekusi putusan Mahkamah Agung (MA) 10 bulan
>penjara terhadap Wali Kota Padang Zuiyen Rais, menjadi perdebatan seru di
>antara sesama anggota DPRD Padang.
>Terpidana Zuiyen Rais selain minta grasi (ampunan) kepada Presiden
>Abdurrahman Wahid juga mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke MA.
>
>Langkah pemanggilan Wali Kota Zuiyen Rais ke gedung DPRD di Jalan Sawahan,
>Sabtu (9/12), yang telah diekspos kepada pers untuk membahas pemberhentian
>Wali Kota, ternyata hanya untuk mendengarkan keterangan Zuiyen Rais seputar
>persoalan hukum turunnya vonis MA terhadap dirinya.
>
>"Saya memenuhi panggilan DPRD untuk pertemuan biasa. Pertemuan dengan ketua
>fraksi dan pimpinan Dewan sebagai bagian dari konsultasi
>eksekutif-legislatif," kata Wali Kota Zuiyen Rais ketika dicegat Media saat
>keluar dari ruang rapat tertutup menuju mobilnya.
>
>Ketua DPRD Maigus Nasir yang ditanyai wartawan usai pertemuan, berusaha
>mengelak menjawab.
>
>Dalam rapat konsultasi itu Maigus sempat dicecar kubu Partai Golkar karena
>statement-nya. "Sebaiknya para ketua fraksi saja yang memberikan
>keterangan," kata Maigus.
>
>Semula Ketua DPRD Padang Maigus Nasir (Fraksi PAN) menyatakan, Dewan akan
>memanggil Wali Kota Zuiyen Rais untuk diberhentikan. Tapi Ketua Fraksi
>Partai Golkar Zailis Usman membantah. Dia menyatakan, belum ada rapat pleno
>untuk memanggil dan memberhentikan Zuiyen Rais.
>
>Sejak turunnya vonis MA terhadap Zuiyen Rais yang notabene kader Golkar,
>kursi wali kota yang didudukinya langsung digoyang para lawan politiknya.
>Goyangan paling keras datang dari kubu PAN, lewat berbagai pernyataan yang
>disampaikan oleh Maigus Nasir.
>
>Pengamat politik dan hukum dari Unand, Firman Hasan juga menyarankan agar
>Zuiyen Rais segera mengundurkan diri, sebelum diberhentikan oleh Mendagri.
>
>Meski telah didesak berbagai pihak untuk mundur, tapi Zuiyen tidak mau
>begitu saja menyerahkan kursi wali kota yang didudukinya.
>
>Dengan segala kemampuannya, dia masih berusaha bertahan. Setelah menempuh
>upaya grasi dan menggelar seminar `kasus dirinya` di Jakarta, Zuiyen Rais
>kini juga mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung. Permohonan
>PK bernomor 01/PK/2000/PN-PADANG telah diterima langsung Ketua Pengadilan
>Negeri (PN) Padang Nuraina Agus.
>
>Sementara itu kasus Wali Kota Payakumbuh Darlis Ilyas, sampai Sabtu (9/12)
>kemarin belum juga ditindaklanjuti oleh Kapolda Sumbar dengan alasan belum
>menerima izin tertulis dari Presiden Abdurrahman Wahid. Alasan Kapolda
>Sumbar Brigjen Didy Kusumayadi itu ternyata tidak bisa diterima DPRD
>Payakumbuh.
>
>Seagai reaksi atas lambannya pengusutan kasus dugaan korupsi yang dilakukan
>Wali Kota Darlis Ilyas para wakil rakyat itu telah menggembok semua pintu
>gedung DPRD sejak Selasa (5/12) lalu.
>
>Meski pintu gedung Dewan digembok, tapi aktivitas para anggota DPRD tetap
>jalan. Untuk pertama kalinya, Sabtu (9/12), DPRD Payakumbuh menggelar rapat
>pleno di rumah Ketua DPRD Chin Star. Agenda yang dibahas sekitar kegiatan
>Dewan di bulan Ramadan dan berbagai masalah pembangunan kota.
>
>Tentang pengusutan kasus Wali Kota Darlis, Asisten I Setdaprov Sumbar Rusdi
>Lubis menyatakan telah menyerahkan sepenuhnya kepada Polda Sumbar. "Saya
>tidak bisa komentar, kalau Kapolda tetap ngotot minta izin penyidikan
>tertulis dari Presiden," kata Rusdi menanggapi sikap Kapolda.
>
>Kepala Biro Otoda Pemda Sumbar Chairul Darwis menambahkan, saat mengantarkan
>langsung surat Gubernur Sumbar ke Jakarta, Depdagri langsung memberikan
>respons perihal konflik Wali Kota Payakumbuh dengan DPRD Payakumbuh, seperti
>disampaikan Dirjen Pumda Sudarsono dan Dirjen Pembinaan Urusan Daerah Dr
>Yussac yang menerima surat tersebut.
>
>"Berkaitan dengan sikap Kapolda Sumbar yang belum bersedia memeriksa Darlis
>Ilyas karena alasan belum adanya izin tertulis Presiden telah dimasukkan
>dalam agenda rapat polkam, Jumat (8/12) yang juga dihadiri Kapolri," kata
>Chairul Darwis.
>
>_______________________________________________________________________________
______
>Get more from the Web.  FREE MSN Explorer download : http://explorer.msn.com
>
>
>RantauNet http://www.rantaunet.com
>=================================================
>Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
>http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
>
>Atau kirimkan email
>Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
>Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
>- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
>- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
>Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
>=================================================
>WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
>adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
>=================================================
>


RantauNet http://www.rantaunet.com
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

Atau kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================

Kirim email ke