http://www.kompas.com/kompas-cetak/0012/12/daerah/tind23.htm

Tindakan Darurat dan Rehabilitasi Bencana Sumbar

Padang, Kompas
Gubernur Sumatera Barat Zainal Bakar mengatakan, untuk tindakan darurat dan 
rehabilitasi prasarana umum yang rusak akibat bencana banjir dan tanah 
longsor/galodo dibutuhkan dana sedikitnya Rp 28,932 milyar. Sementara 
kerugian akibat kerusakan prasarana umum (jalan, irigasi, drainase kota, dan 
air bersih) berkisar Rp 106 milyar.

"Kerugian yang sulit dihitung karena menyangkut harta benda serta 
terhentinya kegiatan perekonomian daerah/masyarakat karena terputusnya jalan 
nasional dan jalan provinsi diperkirakan sekitar Rp 270 milyar sampai Rp 300 
milyar," kata Zainal Bakar, Senin (11/12), di Padang.

Akibat curah hujan tinggi, sampai 362 mm per hari, bencana banjir dan tanah 
longsor/ galodo melanda delapan daerah tingkat II di Sumatera Barat. Banjir 
menggenangi 22.000 hektar sawah pertanian, 44.719 hektar kawasan pantai dan 
28 desa yang mencakup 5.219 kawasan permukiman. Korban tewas 111 orang dan 
belasan luka-luka. Rumah penduduk yang rusak 242 unit, rumah ibadah sembilan 
buah, dan sekolah 26 buah.

Zainal mengatakan, dalam tahap darurat pihaknya berusaha antara lain 
menyediakan kebutuhan air bersih, membuka akses/jalan yang terputus dalam 
waktu lima sampai 15 hari, menyediakan obat-obatan, tempat penampungan, 
tenda darurat dan bantuan makanan kepada masyarakat terkena bencana.

Pada tahap rehabilitasi, akan berupaya memperbaiki jalan sesuai fungsi 
standar yang ditentukan, membangun jembatan permanen pengganti yang rubuh, 
membersihkan longsor dan membuat saluran drainase sebagaimana seharusnya. 
Juga membangun irigasi yang rubuh, memperbaiki rumah rusak atau menyiapkan 
permukiman baru.

"Untuk prasarana jalan, tindakan darurat membutuhkan biaya Rp 4 milyar dan 
kegiatan rehabilitasi Rp 7,2 milyar. Prasarana pengairan dan pedesaan butuh 
dana Rp 700 juta, sedang kegiatan rehabilitasi butuh Rp 7,2 milyar. Tindakan 
darurat permukiman butuh dana Rp 1 milyar dan kegiatan rehabilitasi mencapai 
Rp 8,7 milyar," jelas Gubernur.

Ia mengungkapkan, Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Erna Witoelar 
pernah mengatakan, Pemerintah Pusat menyetujui bantuan darurat Rp 400 juta 
untuk perbaikan prasarana pengairan dan pedesaan, Rp 4 milyar untuk 
prasarana jalan, dan satu milyar untuk permukiman.

_____________________________________________________________________________________
Get more from the Web.  FREE MSN Explorer download : http://explorer.msn.com


RantauNet http://www.rantaunet.com
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

Atau kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================

Kirim email ke