-----Original Message-----
From: Sri Joko
Sent: Thursday, January 11, 2001 3:18 AM
To: ANNUR
Subject: AJINOMOTO CASE
Assalamu'alaikum
Mungkinkah ini yang melatar belakangi fatwa Halal Gus Dur soal Ajinomoto?
1. Ajinomoto akan Batalkan Investasi Rp 1,3 T jika Gus Dur mengharamkannya
(lihat berita)
2. Dibisiki oleh Mentri Hukum Jepang (lihat berita)
Kalau demikian halnya, siapa sebenarnya yang memanfaatkan agama untuk
kepentingan politik GD atau MUI???
Wallahu'alam
AG
---------------------- Forwarded by Agung Primamorista/TPJ on 01/10/2001
09:17
AM ---------------------------
Akan Lapor ke Gus Dur, Ajinomoto Batalkan Investasi Rp 1,3 T
Reporter: Budi Sugiharto detikcom - Surabaya, Setelah terkena kasus enzim
babi,
PT Ajinomoto Indonesia memutuskan membatalkan rencana investasi Rp 1,3
triliun
di Indonesia. Mereka juga akan melaporkan kasus itu ke Presiden Gus Dur.
Demikian pernyataan pengacara para eksekutif PT Ajinomoto Indonesia, Wijono
Subagyo, pada wartawan di Polda Jawa Timur, Jl A Yani, Surabaya, Senin
(8/1/2001). Wijono berada di Polda untuk mendampingi para eksekutif PT
Ajinomoto
Indonesia yang ditahan Polda.
"Karena kasus ini, klien kami mengurungkan niat untuk investasi Rp 1,3
triliun,"
kata Wijono. Wijono juga mengaku kecewa pada Polda Jawa Timur yang dianggap
semena-mena pada perusahaan kliennya yang menutup paksa operasi pabrik.
"Padahal kalau mengacu pada pasal 68 KUHP, eksekusi dilakukan setelah ada
kepastian dari pengadilan. Polda keblabasan dan kami akan mengadukan hal ini
pada presiden," tandas Wijono.
PT Ajinomoto Indonesia mempunyai pabrik di Mlirip, Mojokerto, Jawa Timur.
Polda
memutuskan untuk menutup pabrik itu pada Sabtu (6/1/2001) pukul 09.30 WIB
dan
memulangkan 4.500 karyawan sampai batas waktu yang belum ditentukan. (nur)
Source : detik.com
---------------------------------------------------
Menteri Hukum Jepang: Ajinomoto Tak Mengandung Babi
Reporter: D. Sanggabuwana
detikcom - Jakarta, Ini ujian bagi Majelis Ulama Indonesia. Statemen MUI
yang
menyatakan produk Ajinomoto mengandung babi sehingga haram untuk dimakan
mendapat sanggahan dari pemerintah Jepang. Melalui Menteri Hukum Jepang
Masahiko
Koumura, disebut produk Ajinomoto halal.
Hal ini dikatakan Menteri Hukum Jepang Masahiko Koumura usai bertemu dengan
presiden Gus Dur di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/1/2001). "Presiden
(Gus
Dur) telah menerima laporan produk laporan Ajinomoto itu boleh dimakan atau
halal," Cetus Masahiko.
Seakan tak cukup berucap demikian, Masahiko melalui penerjemahnya juga
mengatakan presiden (Gus Dur) telah menerima laporan bahwa Ajinomoto tak
mengandung produk babi seperti yang dituduhkan. Namun tak disebutkan laporan
itu
datangnya dari mana.
Laporan yang sama juga telah disampaikan kepada Menteri Kehakiman dan HAM
Yusril
Ihza Mahendra. Menurut Menkum Jepang itu, produk-produk Jepang yang beredar
di
Indonesia harus menuruti perundang-undangan yang ada di Indonesia. Termasuk
tentunya Ajinomoto yang tak mengandung lemak babi.
Biarpun demikian, Menkum Jepang menjamin pemerintahnya akan menghormati
proses
hukum yang berlangsung sehubungan dengan kasus Ajinomoto. Jepang juga
berpesan
pada para investornya yang menanamkan modal di luar negeri untuk senantiasa
mentaati hukum yang berlaku di negara tersebut.
Pernyataan Menkum Jepang ini diaamini oleh Menkeh dan HAM Yusril Ihza
Mahendra.
Menkum Jepang dan Yusril sendiri bertemu karena urusan kenegaraan untuk
membicarakan kerjasama di bidang hukum.(tbs)
Source : detik.com
Milis Informasi Dunia Islam
<http://listen.to/dunia-islam.org>
RantauNet http://www.rantaunet.com
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
ATAU Kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WebPage RantauNet dan Mailing List RantauNet adalah
servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================