>Rabu, 24 Januari 2001
"Gamaik", Musik Akulturasi Barat dan Minang
JOGET gamaik!
Suasana malam itu sungguh meriah tatkala lagu Kaparinyo mengalun.
Diawali empat orang dari anggota musik tampil ke depan membawa sapu
tangan dan menari spontan-berpasangan-mengikuti irama musik gamaik,
para penonton-tua-muda-pun spontan berjoget dengan sapu tangan.
"//...Kaparinyo lagu rang Padang/ Lagu rang Padang/
Ambiak salendang baok manari/ Ambiak salendang baok manari/
/Ulasan nyao nan lah datang/ Yo nan lah datang/
Untuak pambujuak badan diri/Untuak pambujuak badan diri...//
Begitulah yang terjadi saat Dewan Kesenian Sumatera Barat (DKSB) menggelar
Pentas Gamaik di Gedung Abdullah Kamil-lebih dikenal Genta Budaya-di Jalan
Diponegoro, Padang, Sabtu (20/1) lalu.
Penonton berjoget spontan. Pada suguhan lagu dan musik gamaik berikutnya,
secara serta-merta penonton "terpancing" untuk turun berjoget mengikuti
irama musik, baik yang riang-gembira maupun melankolis, yang disuguhkan
oleh musik tradisi Minangkabau yang betul-betul unik, mempesona, dan "heboh".
***
MENGAPA musik gamaik dikatakan unik? Menurut Edy Utama, peneliti seni
tradisi Minang dan Ketua DKSB, musik gamaik adalah musik yang terlahir
dari akulturasi budaya pribumi dengan budaya Barat. Sejak kemunculannya
di awal abad ke-20, sampai sekarang ia tetap hidup dalam masyarakat
Minangkabau dan kemudian menjadi musik tradisional Minangkabau.
Akan tetapi, genre musik ini hanya tumbuh dan berkembang di Kota Padang.
"Instrumen musik gamaik didominasi oleh musik Barat, seperti saksofon,
gitar, biola, dan akordeon, tetapi vokalnya didominasi oleh musik pribumi
Minangkabau. Di sini terjadi akulturasi budaya yang mempesona.
Musik gamaik dibentuk oleh aspek musik dan aspek sastra (lagunya dalam
bentuk pantun berbahasa Minangkabau)," katanya.
Mencermati pertunjukan musik gamaik, keunikan juga tampak dalam sebuah
lagu, di mana si penyanyi dituntut terampil dalam menciptakan atau
menggubah lirik lagu secara spontan, tetapi harus dalam bentuk pantun.
Seorang penyanyi gamaik harus tahu urutan rangkaian melodi sebuah lagu
secara menyeluruh. Dengan begitu, ia baru dapat menyesuaikan bentuk
pantun apa saja ke dalam lagu.
Menurut Rizaldi, peneliti musik gamaik, keunikan lain musik ini adalah bahwa
setiap lagu selalu tampil berpasangan antara langgam dan joget, maksudnya
untuk memberi perimbangan yang bagus dan harmonis. Misalnya, setelah selesai
dinyanyikan lagu tempo langgam dengan irama melodi yang melankolis-sentimental
langsung disambung lagu joget dengan tempo cepat, sehingga menciptakan
suasana gembira.
Tradisi pertunjukkan musik gamaik yang masih melekat dalam kehidupan
masyarakat Padang itu dapat dilihat dalam upacara adat pernikahan. Biasanya
musik gamaik dipertunjukkan dirumah pengantin wanita pada malam hari mulai
pukul 20.00 sampai pukul 04.00. Tujuannya adalah untuk menghibur sanak
keluarga yang bekerja membantu persiapan upacara pernikahan.
***
TAWANTO Karim, Ketua Umum Himpunan Keluarga Gamaik Padang (Hikagapa),
mengatakan, saat ini di Padang terdapat 14 kelompok musik gamaik. Setiap
kelompok terdiri dari minimal tujuh pemusik dan delapan penyanyi. Para
pemain musik gamaik ini umumnya sudah berusia 40 tahun ke atas, dan terdiri
dari berbagai etnis seperti Nias, Keling (India), dan Minangkabau.
Dalam keseharian, pekerjaan utama para pemainnya beragam,
ada yang berdagang, buruh, dan sebagainya.
"Setiap minggu ada lima kelompok yang tampil sekaligus di berbagai tempat.
Umumnya pertunjukkan musik gamaik pada malam menjelang pesta pernikahan,
pada acara sosial dan amal, serta malam hiburan lainnya," ungkap Tawanto.
Sebagai bagian dari khazanah budaya tradisional Minangkabau, musik gamaik
sepertinya jalan di tempat. Meski sudah dikenal luas sejak awal abad ke-20,
sampai sekarang ia belum pernah direkam, baik dalam bentuk kaset, CD ataupun
VCD. "Pokoknya, kalau ingin mendengar musik gamaik, Anda harus mengundang
kelompok musik ini atau menghadiri pertunjukkan musik gamaik," jelas Ketua
Umum Hikagapa itu. (Yurnaldi)
http://www.kompas.com/kompas%2Dcetak/0101/24/dikbud/gama09.htm
RantauNet http://www.rantaunet.com
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
ATAU Kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WebPage RantauNet dan Mailing List RantauNet adalah
servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================