----- Original Message ----- From: "zaki" <[EMAIL PROTECTED]> To: "[EMAIL PROTECTED] (E-mail)" <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, January 29, 2001 8:45 AM Subject: FW: [daris] Dialog Imaginer dgn seorang Santri : Gus Dur itu Malaikat !! > > > -----Original Message----- > From: Pimpro [SMTP:[EMAIL PROTECTED]] > Sent: Sunday, January 28, 2001 1:16 AM > To: SCI; SCM; Milis Mimbarbebas > Subject: [daris] Dialog Imaginer dgn seorang Santri : Gus Dur itu Malaikat > !! > > Assalamu'alaikum wr wb > Menanggapi pemberitaan "Gus Dur itu Malaikat" serta pernyataan-pernyataan > lainnya yang berkaitan dengan Gus Dur oleh yang mengaku ngaku sebgagai Kyai > NU, Saya hanya mampu berdoa dan memohon perlindungan Allah SWT..... > Audzubillahi minassyaitoni rodjiiim > Astaghfirullahal adziiim > > Komentar saya secara reflek : Sungguh picik, bodoh dan menyesatkann > menyamakan manusia dengan malaikat. > Jangan jangan mereka itu dukun dukun yang mengaku kyai NU yang suka > mengamalkan "Ilmu SAMBAT atau NYAMBAT" > Untuk lebih mengetahui lebih jauh apa itu Ilmu Sambat/Nyambat, berikut ini > saya kutip perbincangan saya dengan seorang Santri yang masih polos yang > berniat mengamalkan dan memperdalam Ilmu Sambat. > FAQ : Q = Question - A = Answer > Q : Apakah Ilmu Sambat ?? > A : Ilmu sambat adalah ilmu yang banyak dianut oleh para warga masyarakat > umumnya warga NU yang seakan akan si pemegang Ilmu tsb bisa menyambat Roh > dan bahkan Malaikat masuk kedalam dirinya. Pengalaman saya pernah menemui > orang semacam itu dan meng claim ybs bisa menyambat malaikat Jibril. > Q : Apakah Manfaat Ilmu Sambat tsb ?? > A : Bagi saya mungkin tidak ada manfaatnya, tapi bagi mereka barangkali > justru banyak manfaatnya sesuai sudut pandang mereka. Bahwa dengan > mengclaim mereka bisa menyambat Roh, Malaikat dll, maka mereka bisa > menanyakan apapun kepada Sambatannya... dari persoalan Barang Hilang s/d > Sandal Jepit di mesjid hilang diambil orang. > Akibatnya.... bisa anda bayangkan... si penganut Ilmu Sambat akan meyakini > informasi yang diperolehnya itu lalu dipakainya untuk menyelesaikan masalah > mereka... Coba bayangkan Si penanya pun bisa menanyakan Istrinya nyeleweng > dengan siapa, dimana, jam berapa... lalu ujung ujungnya terjadilah Saling > Fitnah !!! > Q : Apakah Ilmu Sambat benar ?? > A : Si pemegang Ilmu Sambat biasanya cenderung menjadi orang pintar alias > dukun, coba anda bayangkan kalau seandainya Akhlak & Moral dan Keimanan si > penganut tsb masih digaris Minim alias Kurang memadai, maka Benar tidaknya > akan sangat tergantung pada sudut pandang si DUKUN tsb. > Q : Tapi Ilmu tsb Konkrit bukan?? artinya bisa di praktekan ?? A : Ya dan > Tidak. si penganut cenderung mengikuti dan lebih mempercayai bisikan > dan/atau perkataan "mahluk" yang disambatnya dan wal hasil dikelompok > mereka barangkali hal tsb menjadi bagian dari kegiatan mereka namun giliran > mereka praktekan di dunia nyata... Grrrrr Grrrrrr sangat memalukan. > Q : Berarti anda tidak percaya adanya Malaikat ?? > A : Wah saya percaya adanya malaikat, karena itu adalah bagian dari rukun > Iman, tapi kalau kita sudah bertanya hal hal yang Ghaib pada suatu > Mahluk... lebih baik saya mengucapkan Naudzubillahi... > Q : Tapi kan Mahluk tsb Malaikat ?? > A : Apa iya malaikat ?? wong namanya juga Ghaib ?? karena saya meyakini > tidak ada malaikat yang bisa bicara dengan orang awam kecuali pada Nabi > (Muhammad SAW)dan pada kasus Nabi Muhammad anda harus ingat semua firman > Allah SWT disampaikan oleh Malaikat Jibril. > Q : Jadinya, hubungan Malaikat dengan Manusia apa dong ?? A : Yahh ada dan > sangat dinamis, hanya saja hubungan pasif yang maksudnya manusia tidak akan > bisa dan mampu menyuruh nyuruh malaikat, karena malaikat adalah > suruhannya/tentara Allah SWT. > Sebagai contoh... malaikat pencabut nyawa, pencatat amal baik dan buruk, > malaikat penjaga tubuh & kesehatan manusia dll > Q : Ada berapa jenis Malaikat yang anda ketahui > A : Ada 4 Jenis.. 1)Malaikat urusan Dunia, 2)Malaikat urusan Alam Barzah > 3)Malaikat urusan Akhirat 4)Saya tidak tahu / Wallahu alam > Q : Menurut anda benar atau tidak Ilmu Sambat ?? > A : Tidak benar karena hukumnya Musyrik dan bahkan lebih dari itu akan > banyak mudharatnya al : membawa kesombongan, sok pintar, sok suci, dll yang > ujung ujungnya ybs katakanlah seorang Muslim makan akan menjadikan dirinya > BODOH - MISKIN - MALAS tapi SOMBONG, bayangkan saja ybs bisa Tau apa > saja..... dan kebanyakan mereka sekarang dulunya mungkin bernama indah tapi > skrg banyak merubah namanya Kyai ini itu dll dan lebih konyol lagi > menyebutnya Ki Jogo Bodo.... > Q : Kalau anda katakan tidak benar, berarti bukan Islam dong ?? A : Agama > mereka bisa saja Islam, tapi dengan ilmu yang mereka anut akan condong > melakukan ke Musyrikan maka jadilah mereka Islam Musyrik.... Tahukah anda > siapakah musuh Allah SWT ?? bukannya Kafir tapi kaum Musyrikun. Mereka kaum > musyrikun menyembah Tuhan Lain selain Allah SWT.... > Mereka kaum musyrikun lebih tahu banyak seakan akan mereka dekat dengan > Tuhan... > Mereka kaum musyrikun tidak suka dengan Aqidah standar Islam yang simple, > mereka merubahnya dgn ritual ritual yang rumit bla bla bla, kembang tujuh > rupa, malam jumat kliwon, ruwetan, baca al Fatihah 1000 X bisa melihat Roh, > memandikan Keris, menyembah Nyi Roro Kidul dll semuanya berkaitan erat > dengan kemusyrikan yang saya maksud diatas. Hanya saja saya tidak akan > mereka itu Islam atau bukan, yang pasti saya akan menjauhinya dan memohon > perlindungan pada Allah SWT.. Audzubillahi minassyaitoni rodjiiim Kalau > mereka pintar meningan juga sambat tuh yang namanya uang BLBI - KLBI - Uang > Korupsi dll, uangnya bagi bagi rakyat, dengan demikian mudah mudahan Insya > ALlah ALlah SWT mengampuni mereka. > Q : Kesimpulannya Gus Dur itu bukan Malaikat dong ? > A : Audzubillahi minassyaitoni rodjiiim, Astaghfirullahal adziiim. Anak > saya juga bisa mengomentari hal tsb adalah Bodoh dan menyesatkan. > Q : Bila demikian hukumnya, kenapa mereka tidak sadar ?? > A : Kalau saja Iblis tahu betapa beratnya siksaan di neraka jahannam, > niscaya mereka akan menyesal dan tidak mau di laknat Allah SWT. Begitu pula > orang orang Kafir dan Musyrikan. Hanya sayangnya kita manusia tidak ada > yang tahu, bukan ?? Coba saja ada yang tahu lalu bisa kembali ke dunia lalu > menceritakan pengalamannya niscaya manusia akan berbondong bondong Tobat > pada Allah SWT. > Q : Kalau begitu pendapat anda, susah dong kita semua, seakan akan Gelap > dan Buta. > A : Siapa bilang ?? ALlah SWT tyelah mengutus nabi terakhir Muhammad SAW, > tugas kita yang sudah mendapat nikmat Islam adalah : peganglah Al Quran & > Sunnah Rasul Insya Allah akan selalu mendapat petunjuk Allah SWT sesuai doa > di ALfatihah... Ihdinas Shirotol Mustaqiim, lalu sebarkanlah kebenaran itu > ke manusia lainnya yang belum mengenal kebenaran itu lalu tegakkanlah Amar > Ma'ruf dan Nahi Munkar secara berbarengan dan tidak sendiri sendiri. > Hanya saja dalam kaitan dengan pemberitaan Gus Dur itu Malaikat, bisa saja > bernuansa ke politis dan tidak ada kaitan dengan Aqidah... Yahh namanya > juga politik, Haram vs Halal tidak masalah, yg penting semua tujuan bisa > kecapai.. tul nggak ?? Anda harus ingat Indonesia adalah negara yang sangat > kaya sekali. > Bersambung > Demikian kira kira dialog Imaginer yang Pertama antara saya dengan seorang > santri yang berasal dari Jawa Timur. > Wassalam > > -----Original Message----- > Subject: [partai-keadilan] RE: [is-lam] Gus Dur itu Malaikat! > date: Fri, 26 Jan 2001 17:11:25 +0700 > From: "Iwan Setiawan" <[EMAIL PROTECTED]> > Reply-To: [EMAIL PROTECTED] > > Assalamu 'alaikum .... > Buat apa sich ngomongin yang bener ? Orang NU dari dulu emang suka pada > yang ghaib-ghaib. Baca dech ulasannya di Majalah Forum Keadilan Edisi > Khusus (Desember 2000). Rasulullah s.a.w saja walaupun diberi kesempatan > oleh Allah untuk dibantu malaikat, tetapi beliau menolaknya, bahkan > Rasulullah s.a.w dalam berperang melawan kaum kafir Quraisy sampai cedera > (dalam Perang Uhud). Gus Dur itu muslim, tapi pemikirannya sudah banyak > menyimpang dari Islam. Lihat saja pertemuan diam-diamnya dengan Menteri > Perdagangan Israel ! Kewajiban kita untuk menasehatinya, walaupun susah, > tapi itulah wujud amar ma'ruf nahi munkar.... > Wassalam, > > Shafwan Abi Mumtaz > > -----Original Message----- > From: M-Khan [mailto:[EMAIL PROTECTED]] > Sent: Friday, 26 January, 2001 5:00 PM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: [is-lam] Gus Dur itu Malaikat! > > > Nggak percaya? > Nih kutipannya dari Republika: > Rabu, 24 Januari 2001 21:49:00 > Kiai NU: Gus Dur Bukan Hanya Presiden tapi Malaikat > Desak DPR tak Lengserkan Abdurrahman Wahid > > Jakarta-RoL-Entah untuk mengimbangi maraknya demo anti Gus Dur atau bukan, > puluhan kiai Nahdlatul Ulama (NU) datangi DPR. Mereka meminta, wakil rakyat > tidak melengserkan Abdurrahman Wahid, yang tokoh NU. > Sebanyak 26 kiayi, pengasuh pondok pesantren dari Kabupaten > Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, dan Jember ini dipimpin > oleh Drs Akiq Zaman. Mereka diterima langsung Ketua DPR RI > Akbar Tandjung yang didampingi Wakil Ketua DPR RI Tosari > Widjaya, Wakil Ketua Komisi II Ferry Mursyidan Baldan, dan > anggota Komisi II Yahya Zaini. > > "Kita menghendaki perbedaan elite politik harus segera > dihentikan, karena sangat berpengaruh kepada masyarakat di > tingkat bawah."kata Akiq > Terus terang saja, kata Kiayi Faqih dari Banyuwangi, sampai saat ini > masyarakat masih mau mendengar kalau kiayi bicara. > Tapi kalau Gus Dur sudah dilengserkan, mereka bilang tidak > perlu pamit lagi kepada kiayi, tapi langsung membelanya. > > Karena, menurut Lukman Yasir kiayi dari Jember, bagi orang > NU, Gus Dur bukan sekedar seorang Presiden, tapi juga > malaikat. "Bagi orang NU, Gus Dur bukan saja tangannya yang harus dicium, > tapi didadanya harus dipeluk, ada karena malaikat," ungkapnya meyakinkan. > Lukman menjelaskan, coba saja Pak Akbar membacakan Surah Al-Fatihah > sebanyak 2000 kali, pasti ruhnya akan bertemu dalam mimpi. > Oleh karena itu, menurut Kiayi Faqih, kalau sampai Gus Dur > dilengserkan, Akbar Tandjung harus ikut bertanggung jawab. > Karena sebagai Ketua DPR RI mempunyai peran yang besar > terhadap anggota DPR. "Saya yakin kalau persoalan ini tidak > bisa diselesaikan, kredibilitas Akbar Tandjung dan Amien > Rais akan turun di mata masyarakat. Lihat saja > spanduk-spanduk yang ada di Jatim, isinya lebih banyak > mengancam Akbar Tandjung dan Amien Rais," tegasnya. > > Menanggapi himbauan para kiayi NU Jatim itu, Akbar > menjelaskan bahwa jabatan Presiden itu selama lima tahun, > kecuali dia terbukti melanggar konstitusi. Tapi itupun harus > bisa dibuktikan nyata-nyata telah melanggar. Jadi, kata > Akbar, sebagai Ketua Umum Partai tidak ada upaya di tengah jalan untuk > menjatuhkan Presiden. Sedangkan sebagai anggota DPR, tentunya harus > mengikuti mekanisme yang ada di DPR. > Kepada para kiayi NU itu, Akbar meyakinkan, kalau selama ini tidak ada > perbedaan yang tajam antara Presiden dengan DPR. Kalaupun ada anggota yang > keras terhadap Presiden, itu kaitannya dengan kelembagaan selaku fungsi > pengawasan, bukan secara pribadi. > Oleh karena itu, tegas Akbar, "Di tingkat bawah jangan > menganggap perbedaan ini sebagai konflik pribadi atau > kelompok. Sehingga perbedaan itu didramatisasi secara > emosional di tingkat grass root." > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-~> > eGroups is now Yahoo! Groups > Click here for more details > http://click.egroups.com/1/11231/1/_/30128/_/980619174/ > ---------------------------------------------------------------------_-> > > RantauNet http://www.rantaunet.com ================================================= Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke / To: [EMAIL PROTECTED] Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama: - mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda] - berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda] Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ================================================= WebPage RantauNet dan Mailing List RantauNet adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA =================================================

