Assalamu'alaikum.w.w.
Kito lanjukkan pangajian kito, bari maaf ambo bilo
indak "berkenan".
PAHAM KITA
KITA MEMAHAMI ISLAM SECARA KESELURUHAN SEPERTI PEMAHAMAN
ULAMA-ULAMA UMAT YANG DAPAT DIPERCAYA, YAITU YANG MENGIKUTI
SUNNAH NABI SAW SERTA SUNNAH KHALIFAH-KHALIFAHNYA YANG
MENDAPAT PETUNJUK
Kita sangat berkeinginan, bahwa orang yang mengatakan
dirinya sebagai muslim, berarti ia memahami dan meng-
amalkan Dinul Islam secara keseluruhan, dan dalam per-
masalahan hidup sehari-hari dia mengikuti ulama-ulama umat
kita dan salaf kita yang shaleh.
Tetapi sayang, keinginan semacam itu saat ini tidak berbeda
dengan angan-angan belaka. Istilah muslim sekarang ini, tidak
lagi menunjukkan cara pemeluknya memahami dinnya, dan tidak
lagi menjamin bahwa pemeluknya mengerti Islam.
Di masa sekarang ini adalah sudah biasa jika kita mendengar
tentang orang muslim sosialis, yang lain muslim liberalis, yang
lain sekular, atau orang muslim yang tidak berpendirian bahwa
menghukum dengan syari'at Islam itu wajib, atau merasa nyeri
jika mendengar sebagian dari hukum-hukum pidana dalam Islam.
Dan yang terakhir adalah orang muslim yang tak dapat menerima
adanya jihad.
Semua ini menunjukkan bahwa manusia tidak lagi dapat
memahami Dinul Islam yang sebenarnya, seperti yang diturunkan
kepada nabi kita Muhammad saw. Keadaan ini, tiada lain dise-
babkan oleh ulah tangan-tangan berdosa untuk mengacau balau-
kan pengertian Dinul Islam kepada pemeluk-pemeluknya, yang
telah berlangsung berabad-abad lamanya, sehingga kaum musli-
min menerima pengertian tentang Islam dalam bentuk yang sudah
tidak murni, dan itulah yang tertanam di akal mereka. Tujuan
mereka dengan ulahnya ini tiada lain adalah untuk menggoncangkan
kepercayaan kaum muslimin terhadap Islam dan untuk dapat me-
malingkan mereka dari mengimaninya kepada mengkufurinya
secara keseluruhan, atau memahami serta menetapi Islam secara
tidak benar (menyeleweng).
Sehubungan dengan ini kita berkomentar dengan penuh rasa
menyayangkan, bahwa mereka telah meraih keberhasilan besar
terhadap apa yang mereka kehendaki. Mereka berhasil menghi-
langkan dan memalsukan ajaran Islam serta mengubah-ubah
pengertian Islam di kalangan kaum muslimin, terkecuali orang-
orang yang dipelihara oleh Allah.
Musuh-musun kita selama ini telah belajar berperang dari kita,
dengan masa peperangan yang cukup panjang, yaitu selama lima
belas abad. Mereka belajar dari apa yang mereka saksikan. Mereka
belajar ketika menyaksikan singgasana Kisra Persi dan Kaisar
Romawi dihancurkan pedang para penghuni Jazirah Arab.
Mereka belajar ketika melihat lslam bangkit kembali untuk
menghancurkan bangsa Tartar, setelah mereka menyerang ibu kota
kekhilafahan Islam hingga ke perbatasan Mesir Timur, Syam,
Irak, dan Asia Tengah. Mereka menyaksikan betapa tiba-tiba Islam
muncul kembali untuk memporak-porandakan Tartar, sehingga mereka
tidak dapat berkutik lagi dan menanglah Islam dan pemeluk-pemeluknya.
Mereka belajar ketika menyaksikan Islam mampu menghancurkan
pasukan-pasukan besar tentara Salib yang silih berganti memasuki Syam
dan Mesir selama dua abad.
Mereka belajar ketika menyaksikan Islam menyebar ke Timur dan
memungut pajak dari penduduk Cina, melebarkan sayapnya ke Barat
hingga Spanyol, menyerbu jantung Eropa, dan mengetuk pintu gerbang
Wina. Musuh-musuh kita belajar, bagaimana Islam menemukan pengikut-
pengikut yang percaya dengannya dan percaya dengan potensinya sebagai
pemimpin dunia ini, baik di Barat maupun Timur, serta percaya dengan
perhatiannya terhadap masalah kemanusiaan, baik Arab maupun Ajam,
baik bangsa kulit putih maupun kulit hitam. Kemudian mereka berbuat
sesuai dengan apa yang telah mereka pelajari, demi meneguhkan agama
mereka. Jika saja umat Islam bisa mengambil hikmah seperti
mereka itu, tentu Islam senantiasa menang dengan izin Allah
Ta'ala:
.
"....Dan di hari itu bergembiralah orang-orang yang ber-
iman, karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang
dikehendaki-Nya, dan Dia-Iah Yang Mahaperkasa lagi Maha
Penyanyang". (QS:Ar-Rum:04-05)
Musuh-musuh Islam menjadi bingung ketika mengetahui
hakikat ini dan ketika melihat bahwa semua itu sebagai sunnah
(hukum alam) seperti halnya peredaran benda-benda langit yang
tak dapat berubah-ubah, tak pernah berhenti, dan selalu ber-
ulang-ulang. Setiap kali din ini menemukan pemeluk-pemeluknya
yang beriman pada Islam dengan sebenar-benar iman dan bekerja
dengan sungguh-sungguh, setiap kali pula din ini menjadi teguh
kedudukannya dan menang, kendatipun harus menghadapi ham-.
batan, kekejaman, dan kekuatan pihak musuh yang tidak kecil,
dan walaupun pada mulanya ada perbedaan yang besar sekali
(dalam hal kekuatan) antara pemeluk-pemeluknya dan musuh-
musuhnya. Mereka bingung seperti hampir gila, namun mereka
tidak sekedar hanya menggigit jari karena rasa dongkolnya.
"Dan sesungguhnya mereka telah membuat makar yang
besar. padahal di sisi Allah lah (balasan) makar mereka
itu. Dan sesungguhnya makar mereka itu (amat besar)
sehingga gunung-gunung dapat lenyap karenanya".
(QS:Ibrahim:46)
Allah swt. memelihara din-Nya, agar jangan sampai tersentuh
oleh hal yang buruk, sehingga yang buruk itu kembali menimpa
mereka.
"....Yang demikian itu adalah dari karunia Allah kepada
kami dan kepada manusia seluruhnya. (QS;Yusuf:38)
Dengan belajar dari kenyataan-kenyataan dan pengalaman-
pengalaman ini, mereka akhirnya mengubah rencana dan tipu
daya. Kini mereka arahkan kepada pemeluk-pemeluk Islam de-
ngan tujuan memalingkannya dari Dinul Islam. Kemudian mereka
melancarkan serangan dengan kejam, dalam rangka merobek-
robek Islam di akal kita, memalsukan bentuknya, serta mengubah
hakikatnya dalam pengertian kita. Selanjutnya, usaha memotong-
motong, memisah-misahkan, dan mengubah-ubah ajaran Islam
itu dilancarkan dengan semakin intensif.
...bersambung....
RantauNet http://www.rantaunet.com
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
ATAU Kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WebPage RantauNet dan Mailing List RantauNet adalah
servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================