Yang jelas kerusakan ini bukan kerusakan yang baru kemaren di lakukan, bisa
di duga kerusakan sudah ber tahun tahun dan terencana, siapa yang
bisa....................... orang orang yang punya kekeuasaan bukan
?????????????????

Sekarang apalagi....................... memperbaikinya butuh dana dan usaha
yang punya peluang untuk bisa di lalap lagi jadi.........................

Kapan kita baru bisa memahami bahwa kerusakan Alam adalah racun kehidupan

Amat di sayangkan yang merusak adalah dari dalam sendiri jika memang
demikian, jika dari luar dan bekerja dengan orang dalam .......... itu lebih
celaka lagi

Cuma inilah yang bisa kita katakan

Mudah mudahan Allah masih berkenan menyadarkan kita ........... Amiiiiinn

Azizar Aras

> ----------
> From:         Z Chaniago[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To:     [EMAIL PROTECTED]
> Sent:         Monday, April 16, 2001 8:28 AM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      [RantauNet] Bank Dunia Pertanyakan Kerusakan TNKS di Sumbar
> 
> http://www.kompas.com/kompas-cetak/0104/16/DAERAH/bank20.htm
> 
> Bank Dunia Pertanyakan Kerusakan TNKS di Sumbar
> 
> Padang, Kompas
> Kondisi Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) di wilayah Sumatera Barat, 
> kini sangat parah. Tiga instansi, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional 
> (Bappenas), Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah, dan Bank Dunia 
> mempertanyakan kondisi taman nasional itu.
> 
> Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sumatera Barat Muchlis Muchtar 
> mengatakan, berdasarkan pantauan citra satelit dua tahun terakhir, kawasan
> 
> TNKS mengalami kerusakan parah akibat penebangan kayu yang tak terkendali.
> 
> "Kerusakan cukup parah berada pada Kecamatan IV Jurai, Sutera, dan
> Kecamatan 
> Lengayang, Kabupaten Pesisirselatan," kata Muchlis, yang ikut mendampingi 
> Gubernur Sumbar Zainal Bakar, Sabtu (14/4), di Padang.
> 
> Muchlis Muchtar menawarkan pembentukan forum pengawasan yang melibatkan 
> semua pihak, termasuk aparat keamanan. TKNS ditetapkan Menteri Pertanian 
> sejak tahun 1982 seluas 1.484.185 hektar, yang melibatkan sembilan
> kabupaten 
> di Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Sumatera Barat. Setelah diadakan
> 
> evaluasi dan penataan batas, sesuai SK Menteri Kehutanan Nomor
> 901/Kpts-II/ 
> 1999 tanggal 14 Oktober 1999, luas kawasan TNKS ditetapkan 1.375.349,867 
> hektar.
> 
> TNKS memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dan penting, karena 
> ekosistem yang diwakilinya, yaitu tipe hutan tropis, daratan rendah sampai
> 
> hutan pegunungan. Nilai penting lainnya adalah fungsinya sebagai pelindung
> 
> daerah aliran sungai di sekitar kawasan TNKS pada provinsi terkait. Di 
> samping itu juga terdapat fauna yang memiliki keanekaragaman jenis yang 
> sangat banyak, sebagian besar jenis langka dan dilindungi seperti badak 
> sumatera, harimau sumatera, dan gajah sumatera.
> 
> Muchlis Muchtar mengatakan, berdasarkan laporan Ketua Tim TNKS Raleigh A 
> Blouch, kerusakan yang paling parah di tiga kecamatan itu pemicunya adalah
> 
> pembukaan jalan yang dibuat oleh masyarakat. Kerusakan hutan terutama 
> disebabkan oleh pencurian kayu. Kerusakan kawasan TNKS tidak hanya terjadi
> 
> di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan, tetapi juga kawasan TKNS di wilayah 
> Kabupaten Solok.
> 
> Menurut Gubernur Zainal Bakar, persoalan lain yang menyangkut TNKS adalah 
> belum semua desa di sekitar TNKS mendapat dana hibah desa dari Bank Dunia.
> 
> Padahal, sejak tahun 1996 disepakati pengelolaan TNKS mempergunakan dana 
> bantuan Bank Dunia selama enam tahun, melalui empat komponen. Salah satu 
> komponen itu adalah village area development
> 
> _________________________________________________________________
> Get your FREE download of MSN Explorer at http://explorer.msn.com
> 
> 
> RantauNet http://www.rantaunet.com
> =================================================
> Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
> http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
> 
> ATAU Kirimkan email
> Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
> Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
> - mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
> - berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
> Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
> =================================================
> WebPage RantauNet dan Mailing List RantauNet adalah
> servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
> =================================================
> 

RantauNet http://www.rantaunet.com
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WebPage RantauNet dan Mailing List RantauNet adalah
servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================

Kirim email ke