Dari harian Singgalang pagiko ambo baco, kiro-kiro isinyo bantuak-ko :
 
Dek karano DPRD Sumbar sacaro resmi alah maminta Pres GD mundur, mako batambah jauah jalan pulang, masalah Spin Off akan batambah balaruik-laruik.
  
----- Original Message -----
From: Z Chaniago
Sent: 18 April, 2001 07:42
Subject: [RantauNet] Spin Off` Semen Padang belum Final

Spin Off` Semen Padang belum Final
Media Indonesia - Ekonomi (18/04/2001 00:03 WIB)
JAKARTA (Media): Pemerintah belum menerima hasil kajian spin off PT Semen Padang dari induknya, Semen Gresik, dan mitranya, Cemex. Diperkirakan hasil kajian itu baru akan diketahui akhir bulan ini.
Hal itu diungkapkan Dirjen BUMN I Nyoman Tjager seusai menghadiri acara pencatatan dan perdagangan perdana saham PT Indo Farma di Bursa Efek Jakarta (BEJ), kemarin.
"Pemerintah, akan mengumumkan keputusan mekanisme spin off PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa dari PT Semen Gresik Tbk paling lambat minggu kedua Mei 2001, setelah memperoleh kajian komprehensif mengenai hal tersebut," kata Nyoman.
Dia mengutarakan, pihaknya sudah membicarakan masalah ini dengan Gubernur Sumatra Barat dan aspirasi masyarakatnya sangat diperhatikan pemerintah pusat. "Gubernur minta supaya ada keputusan," ucapnya.
Dijelaskannya, hasil kajian spin off akan dibicarakan dengan Menko Perekonomian Rizal Ramli, Bapepam, dan menteri terkait lainnya.
Menurut dia, persoalan spin off tersebut harus disikapi secara arif dan mendalam, jangan sampai keputusan pemerintah kelak menimbulkan dampak negatif di kemudian hari.
Selain aspirasi masyarakat Sumbar, tambahnya, pemerintah akan memperhatikan aspirasi pemegang saham lainnya, yaitu pemilik saham lain di Semen Padang. Yaitu, mitra asing Cemex SA de CV pemilik 25% saham, PT Semen Gresik Tbk (holding PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa), serta suara publik yang memiliki 24% saham.
Sementara itu, menurut dia, hasil kajian mekanisme spin off
sebenarnya telah selesai pada 12 April 2001 sesuai dengan jadwal yang ditentukan pemerintah, namun belum mencapai titik temu. Manajemen Semen Gresik memiliki proposal sendiri mengenai pola pelaksanaan spin off
, demikian pula dengan Semen Padang dan Semen Tonasa.
Karenanya, tim tersebut hanya menyepakati usulan tahapan spin off melalui split off
. Sementara struktur kepemilikan saham Semen Padang nantinya menjadi 76 persen pemerintah dan 24 persen publik, sedangkan Semen Tonasa 100 persen dikuasai pemerintah.
Penggantian hak Cemex di PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa diusulkan melalui pengalihan saham (share swap) pemerintah di PT Semen Gresik Tbk. Pemerintah akan menyampaikan keputusan spin off tersebut kepada Cemex dan publik secara langsung melalui Bapepam dan Bursa Efek Jakarta (BEJ).
Sebagai dasar yuridis dalam pelaksanaan spin off diusulkan dikeluarkannya SK Menkeu sebagai pemegang saham mayoritas PT Semen Gresik Tbk, dan konsultan keuangan independen yang akan menghitung nilai kompensasi saham dari spin off itu.
Mengenai pola pelaksanaan spin off, manajemen PT Semen Gresik Tbk menghendaki perundingan klausul put option dalam perjanjian jual-beli bersyarat dengan Cemex. Sedangkan PT Semen Padang meminta pemerintah melakukan negosiasi agar Cemex tidak menjadi pemegang saham dalam perusahaan tersebut.
 


Get your FREE download of MSN Explorer at http://explorer.msn.com

RantauNet http://www.rantaunet.com ================================================= Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke / To: [EMAIL PROTECTED] Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama: - mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda] - berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda] Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ================================================= WebPage RantauNet dan Mailing List RantauNet adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA =================================================

Kirim email ke