> 
> -----Original Message-----
> From: Erwin Rommy Nasution 
> Sent: Wednesday, May 09, 2001 2:11 PM
> Subject:      FW: [kaffah] Air Tawar Segar di Kedalaman
> Samudera
> 
> 
> 
> Air Tawar Segar di Kedalaman Samudera
> 
> Oleh: Ir.  H.  Bambang Pranggono, MBA.
> 
> Sumber: Majalah Percikan Iman, Edisi 4 Tahun II
> 
> 
> 
> Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton acara
> televisi 'Discovery\' 
> 
> pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau, ia seorang ahli
> kelautan (oceanografer)
> 
> 
> dan ahli selam terkemuka dari Perancis.  Orang tua
> yang berambut putih ini 
> 
> sepanjang hidupnya menyelam ke berbagai dasar
> samudera di seantero dunia dan
> 
> 
> membuat film dokumenter tentang keindahan alam bawah
> laut untuk di tonton 
> 
> jutaan pemirsa di seluruh dunia.
> 
> 
> 
> Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi
> di bawah laut, tiba-tiba 
> 
> ia menemukan beberapa kumpulan mata air tawar-segar
> yang sangat sedap 
> 
> rasanya karena tidak bercampur/tidak melebur dengan
> air laut yang asin di 
> 
> sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran
> yang membatasi keduanya.
> 
> 
> 
> Fenomena ganjil itu membuat penasaran Mr.  Costeau
> dan mendorongnya untuk 
> 
> mencari tahu penyebab terpisahnya air tawar dari air
> asin di tengah-tengah 
> 
> lautan.  Ia mulai berpikir, jangan-jangan itu hanya
> halusinansi atau 
> 
> khalayan sewaktu menyelam.  Waktu pun terus berlalu
> setelah kejadian 
> 
> tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawaban
> yang memuaskan tentang 
> 
> fenomena ganjil tersebut.
> 
> 
> 
> Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang
> profesor muslim, kemudian 
> 
> ia pun menceritakan fenomena ganjil itu.  Profesor
> itu teringat pada ayat Al
> 
> 
> Quran tentang bertemunya dua lautan (surat Ar-Rahman
> ayat
> 
> 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez.
>  Ayat itu berbunyi 
> 
> \"Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun
> laa yabghiyaan...\"
> 
> artinya \"Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara
> keduanya ada batas yang 
> 
> tidak bisa ditembus.\" Kemudian dibacakan surat Al
> Furqan ayat 53.  
> 
> Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat
> tentang bertemunya dua lautan 
> 
> tapi tak bercampur airnya diartikan sebagai lokasi
> muara sungai, di mana 
> 
> terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan
> air asin dari laut.  
> 
> Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya
> dari surat Ar-Rahman ayat
> 
> 
> 22 yang berbunyi \"Yakhruju minhuma lu\'lu'u wal
> marjaan\" artinya \"Keluar
> dari 
> 
> keduanya mutiara dan marjan.\"
> 
> Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara.
> 
> 
> 
> Terpesonalah Mr.  Costeau mendengar ayat-ayat Al
> Qur\'an itu, melebihi 
> 
> kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang
> pernah dilihatnya di lautan 
> 
> yang dalam.  Al Qur\'an ini mustahil disusun oleh
> Muhammad yang hidup di
> abad 
> 
> ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam
> yang canggih untuk 
> 
> mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman
> samudera.
> 
> 
> 
> Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena
> ganjil 14 abad yang 
> 
> silam akhirnya terbukti pada abad 20.  Mr.  Costeau
> pun berkata bahwa Al 
> 
> Qur\'an memang sungguh-sungguh kitab suci yang
> berisi firman Allah, yang 
> 
> seluruh kandungannya mutlak benar.  Dengan seketika
> ia pun memeluk Islam.  
> 
> Allahu Akbar...!  Mr.  Costeau mendapat hidayah
> melalui fenomena teknologi 
> 
> kelautan.  Maha Benar Allah yang Maha Agung. 
> Shadaqallahu Al 'Azhim.
> 
>  
> 
> Copyright (c) Yayasan Percikan Iman Bandung
> 
> 
> 
> 
> 
> \"Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir
> (berdampingan); yang ini
> tawar 
> 
> lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia
> jadikan antara keduanya 
> 
> dinding dan batas yang menghalangi.\" 
> 
> (Q.S Al Furqan :53)
> 


RantauNet http://www.rantaunet.com
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
Ket: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WebPage RantauNet dan Mailing List RantauNet adalah
servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================

Kirim email ke