Assalamu'alaikum WW Dek alah lamo tadiam.. mungkin dek sangketo dari "petani" nan banyak manggugat dek mungkin ado pulo provokasi dari para opportunis hukum.... lupokan hal itu.. mudah mudahan Bandara iko dapek capek jadi tanpa dikorupsi dan dihambek dek para opportunis dan bisa mamajukan daerah awak.. Wassalam Z Chaniago - Palai Rinuak http://www.kompas.com/kompas-cetak/0108/06/DAERAH/gant19.htm Ganti Rugi Bandara Katapiang Telah Rampung Padang, Kompas Setelah menunggu hampir 20 tahun, akhirnya pembangunan Bandara Katapiang di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, akan dimulai awal September 2001, menyusul kepastian Presiden Megawati Soekarnoputri untuk meletakkan batu pertama pembangunan bandara berkelas internasional tersebut. Bahkan, persoalan ganti rugi tanah yang berlarut-larut telah berakhir sudah, setelah Pemerintah Daerah Provinsi Sumbar meningkatkan biaya ganti rugi. Demikian keterangan yang dihimpun Kompas dari Kepala Biro Humas Pemda Sumbar Yuen Karnova, Wakil Gubernur Sumbar Fachri Ahmad, dan Ketua Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Padang Panjang Prof Dr Mursal Esten, Sabtu (4/8), di Padang. Yuen Karnova mengatakan, Pemda Provinsi Sumbar meningkatkan lagi jumlah pembayaran ganti rugi tanah masyarakat dari semula hanya Rp 2,2 milyar menjadi Rp 3,6 milyar. "Selama ini pembangunan bandara agak terganjal, karena Kelompok 68 menuntut nilai ganti Rp 5.000 per meter persegi, lebih besar dari nilai jual obyek pajak (NJOP)," katanya. Dijelaskan, kini masyarakat yang menuntut ganti rugi sudah menerima kepastian dan kesepakatan harga. Jika pembayaran dilakukan secara terbuka maka Pemda Sumbar seharusnya juga menerima kepastian dari masyarakat bahwa tidak akan ada lagi tuntutan-tuntutan serupa di kemudian hari. Kalau pun itu terjadi, Pemda Provinsi akan menyerahkan persoalan ini ke jalur hukum. Presiden Megawati Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar Fachri Ahmad mengatakan, Bandara Internasional Katapiang akan mulai beroperasi tahun 2004. Target tersebut akan tercapai jika dana yang ditunggu kontraktor Shimiju dari Jepang sudah dicairkan Japan Bank International Coorporation (JBIC) dalam waktu dekat ini. Menurut dia, pembangunan prasarana Bandara Katapiang yang menunjang pembangunan fisik bandara telah dimulai sejak beberapa waktu lalu. Tetapi, karena salah satu kontraktor pelaksana dari Jepang masih menunggu pencairan dana untuk melanjutkan pembangunan, maka untuk sementara pembangunan tersebut belum dapat dilanjutkan. "Saya yakin target pemerintah untuk mengoperasikan Bandara Katapiang tiga tahun mendatang dapat direalisasikan. Pasalnya, kendala yang dihadapi kontraktor Jepang itu hanya masalah waktu saja," jelasnya. Secara terpisah, Mursal Esten membawa kabar dari Jakarta bahwa setelah menghadap Presiden Megawati, Presiden direncanakan melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat awal September 2001. "Selain membuka resmi Festival Kesenian Antarperguruan Seni se-Indonesia dan Malaysia di STSI Padang Panjang, Presiden Megawati juga akan meletakkan batu pertama pembangunan Bandara Internasional Katapiang," kata Mursal, usai bertemu Gubernur Zainal Bakar, Sabtu <br><br><br>====================================================================== Alam Takambang Jadi Guru ====================================================================== _________________________________________________________________ Get your FREE download of MSN Explorer at http://explorer.msn.com/intl.asp RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

