Lucu..........Wong Discoutiq aja di berikan ijin usahanya, kok ngomong menemukan praktik gituan,....Pikir nape..... Ada lagi cerita Bukit tinggi, kota maksiat ( ya Allah..) Alah tabaliak kaji urang minang tu............ > ---------- > From: andi ahmad[SMTP:[EMAIL PROTECTED]] > Reply To: [EMAIL PROTECTED] > Sent: Sunday, August 19, 2001 11:41 PM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: [RantauNet] Anggota DPRD Temukan Praktik 'Esek-esek' > > Senin, 20/08/2001 > Anggota DPRD Temukan Praktik 'Esek-esek' > > PADANG, Mimbar Minang -- Meski keberadaan mobil bergoyang dan tempat > 'esek-esek' di ruas jalan Bungus telah sering diberitakan media massa, > namun para anggota dewan yang tergabung dalam Tim II Pansus Pekat masih > memerlukan untuk turun ke bawah (turba). Akankah ini ada manfaatnya? Di > sepanjang jalan ke objek Wisata Bungus dan sekitar kawasan Bukik Lampu, > Kelurahan Sungai Beremas Kecamatan Lubuk Begalung masih dijumpai sejumlah > mobil bergoyang dan 'warung esek-esek' yang dimanfaatkan pasangan > muda-mudi. > > Pemantauan Tim II Pansus Pekat (Penyakit Masyarakat) DPRD Padang pada > Sabtu (18/8) sore kemarin, dijumpai belasan anak muda yang mengisi 'warung > esek-esek', berupa tempat duduk petak ukuran dua kali dua, tertutup kayu > pada empat sisinya, kecuali pintu masuk selebar 0.5 meter. > > Selain itu, sejumlah mobil bergoyang juga tampak parkir dipinggir jalan > arah ke laut. Melihat hal tersebut, tim pansus II yang turba (turun ke > bawah) dalam rangka menghimpun sejumlah data dan dalam rangka pengamatan > terhadap ola pekat di kota Padang berpendapat, bahwa dalam penyusunan > Ranperda nanti, bakal diatur mengenai penyelenggara tempat maksiat. "Tak > tertutup kemungkinan soal sanksi tegas yang akan diberikan kepada > penyelenggara loka si areal berbuat maksiat seperti warung esek-esek > tersebut, sekarang kan mereka berda lih untuk mencari makan sehingga bukan > wa rung untuk istirahat bagi para pejalan yang lewat daerah ini," kata > Syofyan B. Amran anggota Pansus II, menjawab Mimbar Minang disela-sela > pengamatan pada akhir pekan kemarin. > > Indikasi perbuatan maksiat lainnya yang juga jelas-jelas terlihat saat tim > Pansus melihat dari dekat suasana di Hotel Talao dan Caroline Hotel. Hotel > Talao, yang beberapa waktu lalu dikadukan warga sekitar yang meyediakan > sarana maksiat itu saat didatangi tidak ada pemiliknya di tempat, hanya > seorang petugas administrasi saja, demikian halnya di Hotel Caroline. > > "Setidaknya apa yang dilakukan tim Pansus sekarang ini melihat langsung > kondisi lapangan dan memberikan informasi kepemilik atau petugas bahwa > bakal ada Peraturan yang akan mengikat nereka bila terkait dan terbukti > membantu tindakan Pekat," kata Dahrief Thaher, Ketua Tim Pansus Pekat > > Sebenarnya beberapa sudah dilakukan razia oleh tim Polisi Pamong Praja, > tapi sehabis razia tetap berulang lagi, karena memang belum ada dasar > hukum yang kuat memberikan sanksi kepada si pelaku maksiat termasuk > penyedia sarana. > Diketahui, kegiatan tim Pansus ini, menyusul proses tahapan pembahasan > Ranperda Tindak Tuna Susila dan Pekat yang dibahas tim Pansus DPRD kota > Padang, tim selama tiga hari, Sabtu, Senin dan Selasa (18, 20 dan 21 > Agustus) besok turba kelapangan guna menghimpun aspirasi dan pendapat > masyarakat soal Ranperda yang akan diajukan keeksekutif nantinya. > > Tim yang dibagi tiga kelompok itu sejak Sabtu (18/8) kemarin sudah mulai > mendatangi sejumlah kawasan objek wisata, salon, kafe musik serta Hotel > yang rawan Pekat. Selain ke objek wisata Bungus, yang menjadi objek turba > kelompok II tim Pansus, Sabtu sore kemarin mendatangi Hotel Talao, > Caroline Hotel, dalam waktu bersamaan secara terpisah Tim I dan II Pansus > Pekat juga meninjau beberapa lokasi yang telah ditetapkan. > > Khusus Tim II, dengan Ketua Dahrief Thaher, Sekretaris tim Arbain S.H., > dan anggota Drs. H. Syofyan B.Amran, Alimin Chan, Idris Yusuf S.Sos, > Muhammad Ibrahim, Saukani, B Sc dan minus dua anggota lainnya, Makmur > Lubuk dan Syafrial Kani.(sel) > > > > > ------------------------------------------------------------ > Bergabunglah dengan Free Email @mimbarminang.com > Klik berita terbaru ranah minang di http://www.mimbarminang.com > > RantauNet http://www.rantaunet.com > > Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 > =============================================== > Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di > http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 > > ATAU Kirimkan email > Ke/To: [EMAIL PROTECTED] > Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: > -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] > -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] > Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung > =============================================== > RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

