Pak Adyan dan dun sanak nan "concern",
ass.wr.wb

maaf kosa kata minang saya tidak baik.

Perkembangan awal perbankan syariah tidak terlepas pada pemahaman
mengenai riba yang banyak dijelaskan dalam Al-Quran dan Hadist.
Persoalan riba atau tidaknya sistem perbankan memang suatu perdebatan
yang belum menghasilkan satu kesepakatan yang bulat antara para ahli
fiqih. Yang menghalalkan berpedoman bahwa belum ada suatu sistem
perbankan  alternatif yang mempermudah melakukan transaksi  finansial.
Bisnis modern diasumsikan tidak mungkin bekerja dengan baik tanpa peran
lembaga bank.  Jadi dalam hal ini, ada alasan darurat untuk membolehkan.
Juga dengan alasan asal tidak 'berlebihan' .  Yang mengharamkan
berpedoman, sedikit apapun  riba adalah haram (analog dengan
alkohol/khamar).  Mengenai kondisi darurat, pada suatu situasi dimana
belum terdapat bank tanpa bunga, ulama yang mengharamkan ada yang
memperbolehkan transaksi dengan bank asal tidak melibatkan bunga, sedang
bunga yang diperoleh dari deposito/simpanan dapat disumbangkan untuk
kepentingan umum .  
Ulama terkemuka, Dr. Yusuf Qardhawi telah melakukan telaah kritis
berdasarkan al-quran dan sunnah serta realitas empirik terhadap hukum
bunga bank dalam wacana fiqih, kesimpulannya adalah sesuai dengan judul
buku itu sendiri yaitu "Bunga Bank Haram" (sudah diterjemahkan dlm bhs
Indonesia).   Berbagai fatwa tentang riba, baik pada level nasional dan
internasional juga telah banyak dikeluarkan yang muaranya lebih banyak
menekankan pada bunga bank yang dipraktekkan oleh perbankan konvensional
dapat dianalogikan sebagai riba.   Tetapi terlepas dari kebulatan
pendapat tentang hukum fiqih bunga bank, bukankah dalam kaidah fiqih
yang mendasar yang diajarkan dan dipahami banyak orang awam adalah bahwa
bila kamu berdebat dalam suatu hal, maka yang terbaik ambilah posisi
paling aman yang dapat menghindarkan kita dari melanggar aturan Allah?
selain itu secara empirik telah banyak bukti keberhasilan sistem
perbankan syariah pada berbagai negara

BPR yang konvensional tidak boleh beroperasi dengan prinsip syraiah dan
demikian pula sebaliknya.  Untuk Bank umum memang dimungkinkan
diterapkan dual banking sytem seperti BNI adan konvensional dan ada
syariah.  BPR tidak boleh demikian.   Pembukaan BPR Syariah ada bbrp
alternatif, pertama adalah pendirian BPRS baru, kedua adalah konversi
dari BPR konvensional menjadi BPR Syariah. Jadi saya kira bila memang
ada niatan baiknya dipertimbangkan kemungkinan konversi izin usaha dari
BPR konvesnioanl yg sudah ada jadi BPRS atau dirikan BPR baru yang
beroperasi dengan prinsip syariah namun pada wilayah yg agak berjauhan
dg BPR konvensional yg ada.  Krn walau bagaimanapun mereka tetap jadi
kompetitor satu sama lain.

silahkan kontak kami bila perlu info yg lebih detail.

wasalam

-----Original Message-----
From: Adyan [ mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Wednesday, 19 September 2001 9:14 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [RantauNet] Bank Syariah di Minangkabau


Waalaikum salam, Pak Nasirwan, dan dunsanak kasadonyo.

        Rancak juo masalah bank syariah ko untuak nagari awak.. daripado
taruih
manaruih "tapaso" makan riba..

        Di kampuang ambo Pandai Sikek, mungkin Pak Nasirwan alah tau
juo,
sadang diusahokan pulo mandirikan BPR syariah ko, tarutamo ateh
inisiatif parantau-parantau Pandai Sikek di Jakarta, P.Baru dan
lain-lain. Masyarakaik di kampuang lai pulo  manyambuik positif rencana
ko.

        Tapi nan agak mangganja saketek iolah dek alah labiah daulu ado
BPR
konvensional nan jalan di kampuang. Baa caronyo: apo musti digabuang
atau buliah duo-duo nyo samo jalan walaupun badakek-dakekan? Apo buliah
satu bank dengan duo sistem? Kalau BPR nan ado ko ditutuik, banyak juo
nan kurang satuju, dek nan iko nyato alah jalan sadangkan nan baru alun
tantu lai... Tapi untuak adonyo BPR nan Islami, kami lai cikinan pulo...

        Sakitu dulu dari ambo, mohon tanggapanyo,

        Wassalam

        -Adyan-


Nasirwan wrote:
>
> Assalamualaikum wr.wb.,

> di sumatra barat kiniko ado 4 BPR Syariah dan rencananya pada bulan
> september 2001 iko Kantor Cabang Syariah BNI akan mulai beroperasi di
> Padang. Bank Syariah Mandiri dalam waktu dakek juo ka beroperasi di
> Padang
>
>


RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================



RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
==============================================Mendaftar atau berhenti menerima 
RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
==============================================

Kirim email ke