Jika AS Serang Afghan, MUI & 32 Ormas Islam Serukan Jihad
Reporter: Danang SB
http://ad.detik.com/link/peristiwa/prs-tow-hot.ad

http://ad.detik.com/link/peristiwa/prs-tow-hot.addetikcom - Jakarta,
Dukungan jihad untuk Afghanistan tak hanya disuarakan Gerakan Pemuda Islam
(GPI). Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan 32 ormas Islam lainnya
secara resmi mengeluarkan seruan jihad jika AS menyerang Afghanistan.
Pernyataan bersama itu dikeluarkan dalam jumpa pers di kantor MUI di Masjid
Istiqlal, Jl Taman Wijayakusuma, Jakarta Pusat, Selasa (25/9/2001) pukul
14.00 WIB. Sebelumnya, MUI dan 32 ormas Islam -- MUI mengundang 50 ormas --
telah melakukan diskusi sejak 11.00 WIB. Ormas yang mengadiri pertemuan itu
di antaranya PBNU, Al Irsyad, Al Wasliyah, Aisyiah, Muhammadiyah, ICMI,
KAHMI, Persatuan Umat Islam, Syarikat Islam, PII, BKPRMI, dan MDI.
Ada pun pernyataan sikap MUI dan 32 ormas tersebut antara lain:
Pertama, menyerukan pada umat Islam se-dunia untuk bersatu padu menggalang
segala kekuatan untuk berjuang di jalan Allah (jihad fisabilillah) apabila
agresi AS dan sekutunya terhadap Afghanistan dan dunia Islam terjadi.
Kedua, kepada pemerintah negara-negara Islam, Arab khususnya, diserukan
untuk tetap pada komitmen izzul islam wal-muslimin (kejayaan Islam dan kaum
Muslimin-red) dan tidak terjebak dalam pengaruh kepentingan subjektif AS.
Ketiga, mengimbau pada umat Islam agar dalam mewujudkan solidaritas tidak
melakukan tindakan penganiayaan terhadap warga negara AS atau warga Barat
yang berada di Indonesia karena tindakan itu tidak sesuai dengan nilai-nilai
Islam yang membawa rahmat bagi alam semesta (rahmatin lil alamin) dan hal
itu dapat merusak citra Islam sebagai agama perdamaian.
Keempat, sangat menyesalkan terjadinya aksi intimidasi dan teror terhadap
kaum Muslim dan pengrusakan mesjid di AS, Inggris, dll. Sehubungan dengan
itu, meminta pemerintah yang bersangkutan untuk menindak tegas pelakunya dan
menjamin tidak terulang lagi.
Kelima, mengecam keras sikap arogansi AS yang merencanakan agresi pada
Afghanistan atas dalih tuduhan keterlibatan Osama bin Laden. Sikap ini
cerminan sikap permusuhan dan kebencian serta permusuhan terhadap umat
Islam, pelanggaran hukum internasional dan HAM yang berat, serta bentuk
nyata dari ketidakadilan, terorisme dan imperialisme baru.
Untuk itu meminta AS instropeksi atas sikap tidak adil dan standar ganda
yang dilakukan selama ini. Pada PBB dituntut tidak memberi toleransi pada
suatu negara untuk melakukan agresi terhadap negara lain.
Keenam, menyesalkan kasus penabrakan pada Pentagon dan WTC.
Ketujuh, mendesak pemerintah RI tidak terpengaruh oleh bujukan AS dalam
mendukung rencana agresi ke Afghanistan dan tidak mendukung dalam segala
bentuknya, baik dukungan politik maupun moril. Termasuk tidak mengizinkan
teritorial Indonesia dilewati armada AS dan sekutunya.
Pernyataan bersama itu juga diteken perwakilan 32 ormas Islam, dibacakan
Sekretaris MUI Din Syamsudin. Acara itu juga dihadiri Ketua MUI, Amidhan.
(nrl)



RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke