Dari KOMPAS 27 Sept
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0109/27/DAERAH/istr19.htm Kamis, 27 September 2001 Istri Anggota DPRD Sumbar Akan Tamasya dengan Dana APBD Padang, Kompas DPRD Sumatera Barat kembali menjadi sorotan masyarakat. Setelah minta anggaran untuk asuransi diri, yang dapat sebagai ganti dana pesangon nantinya, kini para istri anggota DPRD tersebut, melalui organisasinya pun minta jatah dana ABT (anggaran belanja tambahan) Tahun 2001, untuk pelesiran ke Batam dan seterusnya menyeberang ke negara tetangga. Untuk keperluan itu, sudah dianggarkan dana sebanyak Rp 147 juta. Persoalan yang mengemuka menjelang keberangkatan, bagaimana kalau yang jadi anggota DPRD itu perempuan, apa haknya jatuh kepada suaminya? Sebab, ada empat anggota DPRD Sumbar perempuan. Lalu, bagaimana pula dengan anggota DPRD yang mempunyai dua istri? Ketua Panitia Anggaran DPRD Sumbar, Arius Sampeno Datuk S Garang kepada wartawan mengatakan, dana untuk istri anggota DPRD yang ingin plesiran tersebut, sudah diplot pada ABT 2001 sekitar Rp 147 juta untuk 55 orang istri anggota dengan tujuan Padang-Batam. "Namun, bila dalam rencana selanjutnya para ibu-ibu itu melanjutkan perjalanan ke Singapura dan Malaysia, itu boleh-boleh saja, karena Batam cukup dekat dengan kedua negara itu. Soal biayanya, semuanya sudah tercakup dalam dana yang Rp 147 juta tersebut," katanya. Wakil Ketua DPRD Sumbar Masfar Rasyid, ketika dihubungi Kompas dan Sinar Pagi membenarkan hal itu. "Benar bahwa Panitia Anggaran telah memplot dana untuk organisasi istri anggota DPRD dari ABT 2001 sebesar Rp 147 juta. Persoalannya, hal ini tak bisa dikaitkan dengan anggota DPRD, sebab organisasi istri anggota DPRD tersebut sudah mandiri dan dewasa sebagaimana organisasi kemasyarakakatan lainnya," katanya, Rabu (26/9), di ruang kerjanya. Dijelaskan, sebagai organisasi formal dari istri-istri anggota DPRD, pihaknya memberikan kebebasan, apa rencana yang terbaik bagi mereka. Kalau rencananya jalan-jalan atau pelesiran, kemudian dari pengamatannya akan menjadi masukan bagi anggota DPRD, tak ada salahnya. Dasar pertimbangannya, itu hasil kesepakatan bersama mereka. Sebagai suami, pihaknya tak mau intervensi. Menurut Masfar, rencana istri-istri anggota DPRD ingin ke Batam dan seterusnya menyeberang ke negara tetangga, sudah sejak lama. Tanpa dibantu dana ABT, mereka pun akan pergi juga. Organisasi ibu-ibu lain dan organisasi masyarakat lainnya dibantu, kenapa organisasi istri anggota DPRD tidak. Dana sosial untuk itu kan ada, jadi tak ada masalah. Bagi anggota DPRD, perjalanan para istri tersebut diharapkan bisa memberikan masukan dan saran yang berarti bagi aktivitas kedewanan. Karena bagaimanapun istri anggota DPRD itu pasti akan menyokong kerja suaminya. Sejumlah tokoh masyarakat minta agar keberangkatan tersebut dipertimbangkan. "Alangkah lebih baik dana anggaran untuk pelesiran tersebut dialihkan oleh istri-istri anggota DPRD Sumbar untuk membantu peningkatan sumber daya manusia, dengan membantu ribuan anak balita yang kini mengalami gizi buruk atau kurang energi protein," kata Asril Koto, tokoh pemuda. (nal) RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

