Sanak di palanta: ma nyo Sanak Urpas? latiah bana bapuaso? indak talakik lai mangirinkan tulisan2 nan samacam ko lai sanak ooi? apo masih ado juo indak di lapau ko?
wassalam, Boes -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]]On Behalf Of Urpas by : urpas ==================================== Ayah sudah berdiri di sampingku, tersenyum, sedikit saja, dan mengacak-acak rambutku. "Ayo bangun, sembahyang, dan kita melintasi embun..." Betul, ayah berjanji semalam, janji lama ayah yang tak pernah sempat tertepati. Pagi ini kami akan melintasi embun di lutut Gunung Sago, jauh dari tanah pesisirku yang berkelapa berangin berombak. Pintu rumah tua ini berderit ketika kami melangkah keluar. Angin gunung menghujam-tikam dalam sekali ke pusat tulang. Aku mengikuti langkah ayah menuruni tangga kayu. Seekor kupu-kupu hinggap di bahu ayah. "Ayah seperti Aladin," aku tertawa karena ayah membiarkan saja kupu-kupu itu rebah di bahunya. ====ba hapuih== RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

